INDONESIAKU
Kepalaku mulai muak
Mengapa abad ini terlalu buruk
Terpuruk
Bagai mesin tua penuh karat
Kusam
Di tengah-tengah perkabungan
Dan ketakutan yang pingsan
Ayo, angkat tanganmu tinggi-tinggi
Lakukan kejujuran dalam diri
Ku tujukan pada pemuda pemudi
Sudah lama kita berdiam diri
Sudah pukul berapa ini
Jangan kebanyakan mimpi
Disini agama saling menjatuhkan
Demi kepentingan, kebohongan
Yang tak bisa dibiarkan
Dan maaf seakan buku hitam sebagai janji
Janji-janji
Haha-hihi
Palsu
Kau bikin kami muak
Menolak lupa dengan kata maaf
Menipu-nipu kami
Lagi dan lagi
Sudahkah kau merasa luka paling buruk
Dan meninggalkan mereka yang tak tersentuhkan tangan kita?
Ayo, angkat tanganmu tinggi-tinggi
Bangkitlah indonesiaku
Cahaya yang jatuh masih berkilau
Kau bunuh kami dengan harapan lampau
Membusuk
Negeri ini bukan lagi negeri kolam susu
Yang ada semuanya lesu
Kau tau di tepian barat
Kematian menandai tiap rumah
dengan tanda silang
Jangan sampai itu terjadi pada negeriku
Kau tau di tepian barat
Kematian menandai tiap rumah
dengan tanda silang
Jangan sampai itu terjadi pada rumahmu
Memanggil gagak memanggil
Gagak pun berterbangan datang
Jangan berdiam diri saja
Negeri sudahlah hancur tuan
Jangan kau tambah babak belur
Kemarin
Para pejuang mati mempertahankan negeri ini
Kali ini
kau tak bisa lagi membohongi diri
Bisa-bisa mati
dalam kebohongan yang kau buat sendiri
Negeriku sangatlah luas
Memiliki suku bangsa, budaya, agama dan ras
Dijadikan satu dalam Indonesiaku
Rukun kami selalu
Negeriku sangat kaya
Di ambil alih penguasa
Tangan mereka sudah gila
Sudah gila-gila kuasa
Di tipu-tipu keindahan dunia
Mereka pikir uang adalah segalanya
Menginjak-injak orang biasa
Di pihak-pihak di kepala
Mau jadi apa nantinya?
Indonesia sudah tua dik
Ayolah, kita bangun bersama
Untuk anak cucu bangsa
Untuk anak-anak kita
Maka, kukirimkan doa di dinding langit
Terus menembus 7 dimensi
Menghadap Tuhan yang maha tinggi
Semoga Indonesia selalu di berkahi
Seperti nyanyian itu
Nyanyian kita bersama
Rakyat sejahtera
Atas nama Tuhan yang maha Esa
Hiduplah Indonesia raya

Tidak ada komentar:
Posting Komentar