Bismillahirrahmanirrohim. Sebuah kata awal yang tepat untuk memulai tulisan saya kali ini dalam menyampaikan langkah-langkah dan cara instalasi dari awal hingga akhir. Sekilas info alangkah baiknya anda mengetahui terlabih dahulu tentang apa itu Linux Dan Ubuntu?
Pengenalan Linux & Ubuntu mungkin selama ini sistem operasi yang paling diminati oleh awam adalah sistem operasi berbasis Windows atau mungkin segelintir orang dengan sitemoperasi Mac OS-nya. Kedua sistem operasi tersebut memang sudah tidak dapat diragukan lagi jika menilik dari lingkungan kerja Desktop.
Lalu bagaimana jika kita berbicara soal jaringan? Sudah tentu Linux jawabannya. Linux terbukti sebagai sistem operasi yang handal, stabil, dan paling aman untuk masalah jaringan. Selain itu Linux adalah sistem operasi yang gratis karena berbasiskan Open Source. Masih banyak kelebihan kelebihan lain dari sistem operasi Linux yang membuat Linux menjadi pilihan paling tepat untuk dijadikan sebuah komputer server.
Apa itu Linux ?
Linux (Linux Is Not Unix) adalah sebuah kernel dari sistem operasi UNIX-like berbasis Open Source yang dibuat oleh seorang mahasiswa bernama Linux Torvalds pada sekitar awal tahun 90-an. Sebenarnya ada sedikit salah persepsi di kalangan masyarakat terhadap Linux. Linux sebenarnya bukanlah sebuah sistem operasi layaknya Windows atau Mac OS.
Karena apa? karena Linux memang hanyalah sebuah kernel. Jadi Linux itu ya hanya inti dari sistem operasinya saja. Ibarat manusia, Linux itu hanyalah roh dari jasad manusia tersebut. Baru setelah muncul seorang bernama Richard Stallman dengan proyek GNU (GNU's Not Unix) miliknya, dimana GNU ini adalah kumpulan dari tools-tools, libraries, dan aplikasi, yang kemudian digabungkan dengan kernel atau inti sistem operasi bernama Linux tadi. Sehingga akhirnya jadilah sebuah sistem operasi yang terkenal powerful dan handal di masa yang akan datang bernama GNU/Linux.
Apa itu Ubuntu ?
Ubuntu merupakan sistem operasi berbasis GNU/Linux turunan dari distro Debian yang sangat mudah digunakan, handal, stabil dan aman. Ubuntu berasal dari filosofi Afrika yang berarti "Kemanusiaan kepada sesama”. Ubuntu didesain untuk kepentingan penggunaan personal, namun tersedia juga untuk versi server serperti Ubuntu server 12.04 LTS yang akan digunakan untuk percobaan Instalasi pada tulisan blog ini.
Rilis pertama Ubuntu adalah Ubuntu 4.10 pada tahun 2004 dengan codename Warty Warthog. Mark Shuttleworth adalah tokoh dibalik dari kesuksesan Ubuntu hingga Ubuntu bisa terkenal seperti saat
ini. Ia adalah pendiri dari perusahaan Cannonical, Ltd yang merupakan perusahan resmi pensupport Ubuntu.
Apa itu Ubuntu 12.04 LTS?
Ubuntu 12.04 LTS sendiri adalah rilis Ubuntu yang ke 16 dan merupakan seri Long Term Support atau LTS yang ke 4.
Apa itu Long Term Support ? LTS adalah versi Ubuntu yang disupport lebih lama dari versi-versi Ubuntu yang biasa yaitu 4 tahun untuk versi Desktop dan 5 tahun untuk versi Server. Namun pada Ubuntu 12.04 ini, seri LTS akan sama-sama disupport selama 5 tahun baik itu untuk versi Desktop maupun Server. Seri LTS lebih ditujukan untuk kehandalan dan kestabilan sistem, sehingga sangat cocok digunakan untuk komputer server.
- Persiapan Instalasi
Pada tulisan kali ini kita akan menyampaikan serta mempraktekan bagaimana cara menginstalasi sistem operasi Ubuntu Server 12.04 LTS di mesin kalian. Tapi ada beberapa hal teknis yang perlu kalian ketahui sebelum melakukan instalasi.
Hal pertama yang harus diperlukan adalah Mendapatkan DVD Repositori Ubuntu Sebelum melakukan instalasi, tentunya kalian harus memiliki CD installer dari Ubuntu itu sendiri. Ada beberapa cara untuk mendapatkan CD Ubuntu Server 12.04 LTS, salah satunya adalah dengan mendownload langsung file image/iso dari situs resmi Ubuntu. Nantinya file iso ini dapat kalian burning ke dalam bentuk CD
- Arahkan browser kalian ke http://www.ubuntu.com/download. Kemudian klik Ubuntu Server.
- Setelah itu terserah kalian ingin pilih Ubuntu yang versi 32 bit atau 64 bit tergantung dengan komputer yang sedang anda gunakan, lalu klik Start
- Lakukan proses download tunggu hingga proses download selesai. Karena ukuran filenya cukup besar yaitu sekitar 700MB, maka untuk masalah lama tidaknya, tergantung kecepatan internet kalian masing-masing. Kemudian setelah download selesai, kalian tinggal memburning iso tersebut ke dalam bentuk CD.
Setelah mendapatkan CD installer Ubuntu server 12.04, saya menyarankan kalian untuk juga memiliki DVD repositori Ubuntu server 12.04. Untuk apa? DVD Repositori ini gunanya untuk menginstall paket-paket aplikasi yang kalian butuhkan untuk praktek nanti. Intinya DVD repository merupakan kumpulan paket-paket dari repositori Ubuntu yang dikemas dan didistribusikan dalam
bentuk media DVD. Jadi nanti kalian tidak membutuhkan lagi koneksi internet untuk menginstall aplikasi-aplikasi yang kalian perlukan, cukup menggunakan DVD repositori saja. Tapi apabila kalian memang sudah memiliki koneksi internet, dan merasa sudah paham untuk menginstall aplikasi melalui internet, maka kalian boleh melewatkan bagian ini.
Bagi anda yang mengingatkanya
Ada 2 cara untuk mendapatkan DVD repositori Ubuntu server 12.04. Yang pertama adalah dengan cara mendownloadnya. Tetapi harus saya ingatkan bahwa ukuran filenya sangat besar yaitu total kira-kira 47 GB yang dibagi kedalam 11 DVD. Kalian bisa mendownloadnya di situs lokal kambing.ui yaitu di http://kambing.ui.ac.id/iso/ubuntu repository/12.04/ . Pilih iso yang amd atau
i386 sesuai dengan spesifikasi hardware kalian masing-masing.
Spesifikasi Minimum Hardware Jika kalian sudah memiliki CD installer dan repositori, hal yang perlu kalian perhatikan berikutnya adalah berapa spesifikasi minimum hardware yang dibutuhkan untuk menginstall Ubuntu Server 12.04 LTS. Sebenarnya, komputer jadul pentium 2 pun bisa diinstallkan Ubuntu Server karena resource memory yang dibutuhkan untuk OS yang berbasis CLI (Command Line Interfaces) memang kecil sekali. Ini didukung pula jika kita melihat dari situs resminya langsung di https://help.ubuntu.com/community/Installation/SystemRequirements :
Ubuntu Server (CLI) Installation
• 300 MHz x86 processor
• 128 MiB of system memory (RAM)
• 1 GB of disk space
• Graphics card and monitor capable of 640x480
Nah demikan info yang penulis sampaikan, semoga anda membacanya karena penulis tahu bahwa anda tidak malas membaca, selanjutnya kita akan langsung memulai proses Instalasi ya
Tahapan Instalasi
Setelah CD Ubuntu 12.04 LTS sudah ditangan, saatnya kalian untuk menginstall Ubuntu ke dalam komputer. Berikut langkah-langkahnya :
- Nyalakan komputer kalian, kemudian masuklah ke mode BIOS Setup Utility dengan menekan tombol DEL, F2, atau F10 tergantung dari merek BIOS komputer kalian masing-masing.
- Untuk dapat booting melalui media CD, aturlah agar pengaturan First Boot Device menjadi CD-ROM di bagian Boot Device Priority.
- Tekan F10 untuk menyimpan pengaturan dan keluar dari mode BIOS, lalu komputer akan restart sendiri dan terlihat menu awal instalasi seperti gambar dibawah. Pilih saja English untuk bahasa menu instalasi.
- Muncul tampilan untuk pemilihan bahasa selama proses instalasi, pilih saja English kemudian tekan enter.
- Tahap berikutnya adalah memilih pengaturan format lokal. Untuk wilayah negara Indonesia biasanya formatnya adalah United States. Jadi pilih saja defaultnya yaitu United States.
- Pilih No jika muncul pertanyaan untuk mendeteksi layout keyboard secara otomatis, karena kita akan memilihnya secara manual pada tahapan berikutnya
- Pada bagian ini kita akan memilih layout keyboard secara manual. Pilih English (US) lalu English (US) lagi
- Kemudian akan muncul sebuah proses dimana Ubuntu meminta konfigurasi ip address secara DHCP. Berhubung disini kalian sedang praktek instalasi untuk komputer Server, sehingga hanya bermain di jaringan lokal dan tidak terkoneksi ke Internet, maka akan muncul peringatan gagal seperti ini. Pilih saja Continue
- Untuk keperluan konfigurasi komputer Server, lebih baik kalian samakan saja pengaturan ip address secara manual seperti di buku ini agar tidak membingungkan kalian nantinya. Pilih Configure Network Manually.
- Masukkan alamat ip addressnya dengan 192.168.1.1
- Untuk Netmask nya, isikan saja dengan 255.255.255.0. Netmask adalah patokan berapa jumlah host maksimal pada jaringan. Disini kita menggunakan ip jaringan kelas C dengan jumlah maksimum 254 host, sehingga kita isikan seperti dibawah.
- Untuk Nameserver addressnya, masukkan ip address dari komputer server itu sendiri yaitu 192.168.1.1
- Setelah itu kalian akan diminta untuk memasukkan hostname. Hostname adalah nama untuk komputer. Misalkan kalian isi server
- Selanjutnya kalian diminta memasukkan nama domain yang kalian gunakan di dalam jaringan. Misalnya disini kalian isi dengan ubuntults.com
- Setelah mengisikan nama pengguna, kalian juga diminta untuk memasukkan password. Password ini sangatlah penting untuk kemanan server yang kalian miliki. Jangan sampai lupa dan pilihlah penggunaan password secara bijak, yaitu dengan menggunakan minimal sebanyak 8 digit. Usahakan ditambah dengan kombinasi angka, huruf, karakter-karakter spesial, serta kombinasi huruf kapital.
- Setelah itu kalian diminta untuk memilih zona waktu. Pilih Jakarta
- Tahap selanjutnya adalah pemartisian harddisk. Pilih Guided – Use Entire Disk. Ingat, pilihan ini akan menghapus seluruh isi partisi dan menjadikan harddisk kalian sepenuhnya untuk Ubuntu Server 12.04 LTS. Pilih saja Manual, jika kalian ingin melakukan pemartisian sendiri sesuai keinginan kalian
- Kemudian pilih harddisk mana yang ingin kalian install. Jika hanya terdapat satu harddisk di komputer kalian, maka pilih saja yang muncul seperti gambar dibawah
- Jika kalian sudah yakin, pilih Yes pada bagian ini
- Selanjutnya kalian akan ditanya apakah kalian ingin mengkoneksikan komputer kalian dengan proxy server dari Internet. Berhubung kalian tidak terhubung ke internet, kosongkansaja dan pilih Continue
- Disini pilih No automatic updates
- Selanjutnya adalah memilih paket-paket mana saja yang ingin kalian install ke dalam Ubuntu server kalian. Pada tahap ini lebih baik kalian lewati saja, karena kalian akan menginstall paket-paket tersebut secara manual nanti. Biarkan apa adanya, kemudian pilih Continue
- Terakhir adalah tahapan penginstalan GRUB Boot Loader ke dalam harddisk. GRUB Boot Loader ini berfungsi untuk membuat Ubuntu Server dapat booting ke dalam komputer. Pilih Yes
- Pilih Continue untuk terakhir kalinya. Komputer pun akan merestart sendiri dan kemudian akan muncul tampilan login tanda instalasi telah berhasil
- Masukkan nama user dan password kalian untuk login. Disini misalnya saya masukkan rizal untuk Server Login nya, kemudian saya masukkan passwordnya. Karena alasan keamanan, di Linux password memang tidak terlihat saat kalian mengetik, namun sebenarnya itu ada. Ketikkan saja passwordnya, kemudian tekan enter

































2 komentar:
menarik hehe
terima kasih banyak atas infonya kak
Posting Komentar