Pages

Rabu, 24 Februari 2021

Memahami apa tujuan engkau di ciptakan Allah


Bismillahirrahmanirrahim,

( Semangat untuk mempersiapkan bekal di akhirat selama Allah masih izinkan dirimu hidup di dunia, sehingga atas izinnya Allah, Allah hadirkan hati untuk terus istiqomah di jalan yang Allah cintai )

Alhamdulillah, In sya Alllah, atas izin Allah, saya ingin berkongsi sedikit tulisan, pemahaman yang Allah beri, sehingga dimana ketika ada seseorang yang membaca bisa dengan mudah memahami maksud dan tujuan dari penulisan ini.

Betapa bahagianya seseorang yang hidupnya sentiasa mengingat Allah, mempersiapkan segalanya ketika masih Allah beri hidup di dunia untuk sentiasa bertaqwa kepada Allah dan mempersiapkan bekal di akhirat.

Apa kunci utama dalam kehidupan di dunia bagi orang-orang yang bertaqwa kepada Allah ? Takut kepada Allah.

Maksudnya takut kepada Allah, merasakan sesuatu setiap detik hidupnya tidak pernah luput dari pantauan Allah, menghadirkan dalam hatinya rasa takut yang dalam kepada Allah, sehingga apapun perbuatannya selama hidup, ia akan sentiasa meminta ampun, ridha Serta bimbingan Allah.

Takut akan Allah cabut rahmat, nikmat rezeki, nikmat sehat, nikmat hidup, nikmat mata yang bisa melihat keindahan yang Allah ciptakan, nikmat telinga yang bisa mendengarkan lantunan ayat Alquran, serta masih banyak lagi, insyallah dari rasa takut di dalam hati akan menuntun kita untuk bisa menjalani kehidupan di dunia dengan selamat, atas izin Allah.

Untuk perjalanan hidup Hari demi hari saya terkadang suka membayangkan tentang bagaimana caranya mengartikan hidup di dunia, sehingga saya pun minta doa kepada Allah, supaya Allah memberikan petunjuk untuk bisa lebih mengartikan apa arti kehidupan di dunia ini.

Bukankah ketika kita hanya mengejar dunia, yang kita dapati hanya lah dunia, melainkan ketika kita persiapkan untuk akhirat, in sya Allah, Allah akan cukupkan dunia dan mendapatkan akhirat? Itulah satu-satunya tujuan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah.

Seandainya bisa kita berikan waktu sedikit untuk hati ini memahami arti hidup sebenar, dan berdoa supaya Allah beri petunjuk, in sya Allah, kita akan mengejar/mempersiapkan bekal untuk menuju akhirat.

Akhir hidup manusia yang beriman kepada Allah adalah neraka dan surganya Allah bukan Bukankah setiap perbuatan yang kita lakukan di dunia ini tidak pernah lepas dari pantauan Allah? Bukankah setiap perbuatan yang kita lakukan di dunia ini akan kita pertanggung-jawaban 'sendiri' di hadapan Allah?

Sungguh ketika kita sudah menyadari hal itu in sya Allah iman di hati akan bersemangat, akan bertambah. Maka kecintaan kepada dunia perlahan-lahan akan memudar.

Semua yang terlahir di dunia atas izin Allah, kemudian ia tumbuh dewasa, menikah, dan meninggal dunia. Yang ada di bumi, di langit serta kehidupan diluar nalar manusia, semua itu atas izin Allah.

Semua atas kehendaknya Allah, anak, suami, istri, ayah, ibu, siapapun itu, orang-orang yang beriman kepada Allah hendak lah menyadari apa sebenarnya tujuan kita semua di ciptakan Allah.

Bukankah tujuan satu-satunya hanya menyembah Allah, beribadah kepada Allah?

In sya Allah, ketika kita semua sudah mengerti tentang apa tujuan kita di ciptakan Allah maka, seorang anak, ibu, ayah, istri, suami, akan menghadirkan Allah dalam hidupnya, menjalani hidup sesuai yang Allah perintahkan.

Saya izin untuk mengutip ilmu Allah, Allah ta’ala berfirman:

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ

--> “Katakanlah (wahai Muhammad kepada umatmu): Jika kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa kalian“. (QS. Ali Imron: 31).


Bukankah setiap manusia mempunyai dosa? tidak yang sempurna melainnya kesempurnaan Allah dan Baginda Rasullullah, ( shallallahu ala muhammad ). Bukankah setiap kita mengharapkan ampunan Allah atas dosa yang diperbuat mau itu sengaja atau tidak?

jangan pernah putus untuk menucapkannya, terus lah bershalawat kepada Baginda Rasullullah, dan menyakini tanpa ragu, rasa was-was di hati, untuk menjalani semuanya, karna hadirnya Rasulullah adalah Rahmat bagi kita semua, orang-orang yang beriman kepada Allah.

In sya Allah, tanamkan dalam hati, memohon kepada Allah untuk dikuatkan iman, terus mencari ridha Allah, terus berbuat baik, usahakan diri untuk menjadi hamba yang takut kepada Allah, hadirkan diri dalam setiap pekerjaan Kita sambil berdakwah, mengajak kepada jalan yang Allah rihda.

Sehingga satu- satunya yang kita harapkan sebagai hamba Allah, atas izin Allah, kita akan mendapatkan rahmat, hidayah, raufiq, ridha, petunjuk dari Allah, supaya terjauhi dari kenikmatan dunia yang sementara, sehingga kita sadar bahwa tujuan akhirat adalah yang paling penting.

Tersenyum, senangnya hati, ketika bisa berkumpul bersama keluarga, orang-orang beriman, orang-orang sholeh di surganya Allah dan berjumpa bersama Rasullullah.

Adalah hal yang paling bahagia daripada itu?


Tidak ada komentar:

More Article about this Blog