اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِى وَلِوَ الِدَىَّ وَارْ حَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَا نِى صَغِيْرًا
26. Katakanlah, “Tuhan kita akan mengumpulkan kita semua, kemudian Dia memberi keputusan antara kita dengan benar. Dan Dia Yang Maha Pemberi keputusan, Maha Mengetahui.
( Kolal al imamul ghazali, al-fattah huwalladzi Yan fatihu bi inayatihi kullu mum gholiq, wa bihidayatihi, Yan khasibu kullu mushkil, fataratan Yaf tahul ma Malika wa li'anbiya ih, wa yukhorijuhaaa min aidi 'a da ih, wa yakul inna fatahna laka fatham mubina. )
( Wa taratan Yar fa ul hijaba ankulubi auliya' ih, wa yaftahuhal humul abwab ila malakuti sama' 'ihi, wa jamali kibriya' ih, )
Wayakul
مَّا يَفْتَحِ ٱللَّهُ لِلنَّاسِ مِن رَّحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا
( Wa man biyadihi ma fatihul ghoib, wa ma fatihul rizqi, pabil hariyyi, ayyakuna fattaaha.
______
Imam Al ghazali menerangkan tentang makna nama Allah al-fattah Ini, al-fattah itu adalah yang terbuka dengan pertolongannya, tiap-tiap yang tertutup.
Contohnya :
a. rezeki yang tertutup, dibuka, yang membuka itu adalah al-fattah,
b. ilmu tertutup, yang membuka pintu ilmu itu adalah al-fattah,
c. Langit tertutup, yang membuka pintu langit itu adalah al-fattah,
Segala yang tertutup daripada anugerah Allah subhanahu wa ta'ala : kesihatan, kekayaan, ilmu pengetahuan, makrifat itu semua di tutupi oleh Allah, kemudian Allah buka, untuk orang-orang yang dia kehendaki, nah yang membuka itu adalah al-fattah.
Jadi al-fattah Ini adalah merupakan nama Allah yang sangat penting kita kenal, supaya kita bisa di bukak kan pintu pintu ilmu, pintu pintu rezeki, pintu pintu makrifat, pintu pintu kebahagiaan dunia akhirat.
Dengan mengenali, mengimani nama Allah al-fattah Ini, nah kita ada harapan di bukak kan oleh Allah subhanahu wa ta'ala pintu-pintu tadi.
Al-fattah dialah yang terbuka, daripada tiap-tiap yang tertutup.
Contohnya: orang mencari rezeki kesini luput, pindah lagi usaha kesini bangkrut, pindah lagi usaha kesini malah menambah hutang, tertutup pintu rezeki, kenapa sebabnya? Karna belum di buka oleh al-fattah.
Nah kalau orang yang sudah di bukan pintu rezeki oleh al-fattah, segala usahanya akan berhasil, buka usaha Ini untung, buka usaha itu untung, semua usaha jadi untung, Karna pintu rezeki sudah di buka oleh Alfattah Ini,
Dia menuntut ilmu Ini dapat ilmu Ini, dia menuntut makrifat kepada Allah, diberi Allah makrifat, Karna pintu perbendaharaan ghoib di buka kan oleh Allah,
_________
Dan dengan hidayah, terbukalah tiap-tiap yang sulit. kadang-kadang Allah membuka kerajaan-kerajaan untuk para nabinya Dan mengeluarkan kerajaan-kerajaan itu Dari tangan musuh-musuhnya.
Allah berfirman dalam surah Al fath, surah ke 48, ayat pertama, pada juz 26,
Dulu Baginda Rasulullah itu tertutup pintu masuk mekkah, setelah beliau hijrah ke madinah.
Beberapa Kali berusaha untuk masuk mekkah, di tutup oleh orang-orang mekkah, tapi sampai pada saatnya di buka oleh Allah,
( Inna fatahna laka ) kami buka kan wahai rasul, bagi engkau sehingga beliau dengan mudah membuka kota mekkah, Dan merebutnya kembali dari tangan-tangan musuh-musuh Allah subhanahu wa ta'ala.
( Wa taratan Yar fa ul hijaba ankulubi auliya' ih, wa yaftahuhal humul abwab ila malakuti sama' 'ihi, wa jamali kibriya' ih, )
Kadang-kadang Allah subhanahu wa ta'ala, yang namanya Alfattah membuka hijab, kalau Allah buka hijab, kita akan bisa melihat hakikat sesuatu.
Contohnya : kenapa kita melihat matahari itu hanya matahari, kenapa kita melihat bulan itu, bulan, kita tidak bisa melihat apa yang ada di balik bulan itu, apa yang ada di balik satu nikmat itu, apa yang ada di balik satu musibah itu , kita tidak bisa melihat, Karna di dinding oleh Allah sibhanahu wa ta'ala.
Karna di dinding oleh Allah, musibah yang datang itu menyedihkan kita, musibah yang datang itu menyusahkan kita, kenapa musibah itu buat kita susah ? Karna kita di dinding oleh Allah tentang di balik musibah itu ada apa.
Nah kalau sudah di buka oleh Allah dinding, di buka oleh Allah hijab, sehingga kita bisa melihat apa di balik satu musibah itu, niscaya kita akan dapat ketenangan, kita akan dapat kegembiraan, Karna kita sudah tahu, ternyata di balik musibah itu ada sesuati anugerah yang sangat besar yang di sediakan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
Jadi nama allah Al-fattah Ini musti kita kenal, kita perdalam, musti kita yakin, kita Imani, supaya kita bisa di bukakan segala macam pintu-pintu perbendaharaan Allah subhanahu wa ta'ala.
____
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman di dalam Alquranul qarim, pada juz 22, surah al-fathir, ayat 2
مَّا يَفْتَحِ ٱللَّهُ لِلنَّاسِ مِن رَّحْمَةٍ فَلَا مُمْسِكَ لَهَا
Apabila Allah sudah membuka pintu rahmat, ini Allah sudah membuka pintu rahmat kepada manusia, kepada seseorang, tidak ada seorangpun yang sanggup bisa menahannya,
Ini kalau Allah sudah membuka pintu rahmat kepada kita, siapapun yang menghalangi kita, siapapun yang menjegal kita, tidak akan berhasil, Karna sudah di buka Allah pintunya.
Contohnya : di musuhi, di halangi, di cegal, di hancurkan nama baiknya, tetap naik derajatnya, Karna apa? Karna orang ini sudah di bukan Allah pintu rahmatnya.
Jadi apabila Allah sudah membukakan pintu rahmatnya kepada kita, bagaimanapun halangannya, tidak akan ada yang menghalangi, tetap rahmat itu akan sampai kepada kita.
Tapi bila Allah belum membukakan pintu rahmat, seperti apapun kita mendorong, seperti apapun kita memberikan semangat, tidak akan jalan, macet, terkendala, di nasihat, di doakan, tetap saja,
Kenapa? Karna Allah belum membukakan pintu hatinya. Karna kalau sudah Allah bukakan pintu hati Ini orang, maka segala macam kebaikan akan dengan mudah di laksanakannya
( Wa man biyadihi ma fatihul ghoib, wa ma fatihul rizqi, pabil hariyyi, ayyakuna fattaaha )
Tuhan, yang padanya ada kunci-kunci ghoib, maksudnya Allah, tuhan yang adanya kunci-kunci rezeki, (kunci-kunci yang ghoib itu di tangan Allah, kunci-kunci rezeki itu di tangan allah, )
Maka dia dia berhaklah bernama al-fattah, yang maha pembuka, jadi kalau kita ringkat maknanya al-fattah itu yang Maha membuka.
_______
Jadi kalau kita hendak meminta apapun kepada Allah, maka mintalah supaya Allah bukakan, kita hendak rezeki maka kita minta bukakan kepada Allah pintu rezeki, Karna semuaan itu adalah anugerah Allah, yang ada dalam perbendaharaan Allah.
Karna ilmu ada perbendaharaannya, makrifat itu ada perbendaharaannya, rezeki ada perbendaharaannya, rahmat ada perbendaharaannya, kalau kita hendak perbendaharaan itu, maka minta di bukakan oleh Allah.
Tinggal kita usaha, mengenali, memperlajari seperti apa cara-caranya minta bukakan pintu itu, Karna kalau kita Inu tidak tahu caranya, maka tidak di bukakan oleh Allah, jadi kita harus usaha, belajar, mempejari cara-caranya : supaya Allah yang bernama al-fattah Ini mau membukakannya pintu-pintu kebaikan itu kepada kita:
( Paman arhoda ayyaftahallah hu abwabal 'ilim, )
barang siapa yang mengkehendaki dibukakan Allah pintu ilmu baginya.
(Pa 'alaihi biddu'a, wa ta 'allum bil 'ilim, ma 'a adabihima)
1. Ajukan permohonan kepada Allah, artinya bermunajat kepada Allah,
2. Belajar ilmu itu,
Karna banyak orang yang belajar ilmu tapi gagal, kenapa? Karna tidak di bukakan oleh Allah pintu ilmu, Karna ilmu itu bukan kitab, ilmu itu bukan buku, banyak orang yang pandai bisa baca kitab, baca buku, fasih bacaannya, tapi belum di bukakan oleh Allah pintu ilmu.
Sehingga apa yang dia baca itu menjadi sia-sia.
Jadi, supaya kita mendapatkan pintu ilmu, maka minta kepada Allah supaya dibuka pintunya, seperti apa caranya, satu berdoa, kedua perlajari, (ma 'a adabihima) dengan adab keduanya.
Artinya : berdoa, ber adab, menuntut ilmu, ber adab, nah bila kedua itu jalan, maka Allah akan membukakan pintu ilmu kepada kita.
Contohnya : kita ini hendak bertamu kerumah orang, sampai disana rumahnya berkunci, maka kalau hendak membukanya ada dua cara,
pertama : Assalamualaikum tuan, gitu kan, beradab Assalamualaikumnya baik-baik. Kemudian yang kedua, mengetuk pintunya, (Karna menguatkan Assalamualaikum itu ada adabnya, mengetuk pintupun juga ada adabnya, Karna kalau terlalu kuat, terlalu nyaring, orang bisa tidak nyaman, )
Nah kita berdoa pun,
Kita menuntut ilmu pun,
Kalau tidak ber adab, Allah tidak akan membukakan pintu ilmu kepada kita, Karna kalau sudah berdoa, sudah menuntut ilmu, Dan keduanya itu beradab, InsyaAllah Allah tidak akan menyalahi janji, pasti akan Allah bukakan pintu ilmu itu kepada kita.
Nah, apa adabnya orang berdoa itu?, Dan apa caranya permohonan kita yang beradap itu seperti apa ?
Sangat banyak tatacaranya, adabnya itu, yang pertama secara ringkasnya
1. (Ayyuh tilal qalba) dia hadirkan hatinya,
Contohnya: jadi kita minta bukai pintu itu, jangan hanya di mulut, Karna Allah tahu isi hati kita, jadi musti mulut minta bukai pintu ilmu, hatipun sama. Jadi ketika berdoa kepada Allah, kalau hanya di mulut, Allah tidak akan hiraukan Allah,
Allah tidak mengabulkan satu doa (min qalbin ghofil) Dari hati yang lalai, jadi musti kedua-duanya, Lisan di ucapkan, Dan hati hadir pada saat itu, artinya yakin.
Itu adabnya doa kepada Allah
2. ( Tadarru ) benar-benar berharap kepada Allah
Contohnya itu : apa yang kita doakan kepada Allah itu, sangat-sangat kita harapkan, sangat-sangat kita perlukan, sangat-sangat kita butuhkan.
Jadi demikian itu, hati kita pun benar-benar berharap, anggota tubuh kita pun benar-benar, (artinya mengangkat tangan saat bedoa kepada Allah dengan sungguh-sungguh) dan ucapan kitapun benar-benar mengharapkan pertolongan kepadanya Allah. Supaya Allah bukakan pintu, sesuai dengan apa yang kita kehendaki.
3. (Wa yuhlih haa) mengulang-ulang, di ulang-ulang terus, apa yang hendak kita mintakan kepada Allah, jangan sekali aja, terus mengulang-ulang doa kita itu kepada Allah,
kenapa di suruh mengulang-ulang bila berdoa itu? Karna Allah ta'ala itu dengan rahasianya, bisa mengabulkan apa yang kita minta di saat kita sudah mengulang-ulang doa yang hendak kita pinta itu kepada Allah. Karna itu bentuk Sunnah di dalam agama kita untuk mengulang-ulang doa kita itu, maka itu adalah adabnya doa. Teruslah berdoa kepada Allah tanpa henti.
4. Kemudian adabnya lagi, Cari tempat-tempat yang mulai ketika kita hendak berdoa kepada Allah
Contohnya : di waktu kita sujud, di malam juma'at/di hari jumaat, Dan waktu-waktu yang mustajab doa. Jadi kalau kita sudah berdoa dengan adab yang baik, adab yang sempurna, tinggal lagi menuntut ilmu.
Menuntut ilmu inipun ada adabnya, supaya Allah memberikan ilmu kepada kita, apa adab orang yang menuntut ilmu itu?
1. Niat yang baik, artinya niat yang baik itu, supaya menjunjung perintah Allah, perintah rasul, membuang kejahilan dalam diri, supaya bisa melaksanakan kefarduan-kefarduan, supaya bisa menjauhi yang di larang, nah itu adalah bentuk niat yang bagus.
2. Tawalluq, artinya : meminta ridha, mau itu orangtua, tuan guru, uztadz Dan lain sebagiannya, minta ridha mereka.
3. Kemudian adabnya lagi ialah tawadhu, musti rendah hati.
4. Adab menuntut ilmu lagi ('amalul 'ilim) dalam ilmu sedikit amalkan, belajar perihal wudhu, kemudian shalat Sunnah wudhu, amalkan
5. Dan yang terakhir adab ilmu itu adalah berusaha menjauhi perbuatan yang tidak baik, atau perbuatan-perbuatan doa.
Jadi kalau sudah kita laksanakan semuaan itu, maka, pasti akan Allah bukakan kepada kita pintu ilmu.
( Man arodha ayyaftahallahu alaihi babal 'ilmi) siapa yang menghendaki, meng ingini, di bukakan Allah pintu ilmu, Karna ilmu ni ada pintu, Karna ilmu itu adalah barang mahal. Dimana bukti ilmu itu adalah barang mahal?
(Innallah yuktil Mal, 'alaman yuhib, wa'ala man la yuhib, wala yuktil 'ilma, illa 'alaman yuhib, )
Allah itu memberikan harta kepada orang yang dia cintai, Dan kepada orang yang tidak dia cintai, makanya orang kafir ada harta, orang yang takwapun ada harta, kenapa? Karna Allah memberikan harta kepada orang yang dia cintai, Dan kepada orang yang tidak dia cintai.
(Wala yuktil 'ilma, illa 'alaman yuhib)
Allah tidak akan beri ilmu kecuali kepada orang yang dia cintai, Karna kalau orang yang tidak di cintai oleh allah maka tidak akan dapat ilmu.
Maksud ilmu Ini, ilmu yang mendekatkan diri kepada Allah, bukan ilmu ilmu Matematika, ilmu fisika, ilmu hukum, itu lain lagi.
Karna ilmu yang di maksud Ini adalah ilmu yang mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Karna kalau Kita hendak demikian kita musti menjadi orang-orang yang di cintai oleh Allah dulu, supaya terbuka hati kita Ini.
Mangkanya ilmu itu mahal,
Jadi perbanyak lah berdoa kepada Allah, laksakan adabnya dengan sempurna, Pergilah menuntut ilmu Dan laksanakan adabnya dengan sempurna, sehingga Allah akan bukakan pintu ilmu itu, sehingga kita akan mendapatkan ilmu Dari Allah subhanahu wa ta'ala
Dan dengan ilmu itu kita akan dekat dengan Allah subhanahu.
, Nah selanjutnya kita akan menceritakan tentang bagaimana Allah membukakan pintu rezeki kepada manusia, yang Halal, yang toyyib, kepada kita, nah itu pun ada caranya. InsyaAllah di lain kesempatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar