Pages

Rabu, 07 Desember 2022

#1 kunci untuk mendekatkan diri kepada Allah

Alhamdulillah, puji syukur yang tak terhingga kehadhirat Allah subhanahu wata'ala, di karenakan hingga sampai saat ini Allah masi memberikan kita nikmat, iman dan Islam, dan memberikan kita waktu berupa umur yang panjang untuk bisa senantiasa beribadah kepada Allah.

Shalawat serta salam kita haturkan kepada junjungan kita Rasulullah, Nabi Besar Muhammad shalallahu alahi wasallam, serta keluarga dan para sahabat dan juga pengikut beliau sampai hari akhir.

Bismillah, 

الحمد لله ربّ العالمين و به نستعين على أمور الدين و الدنيا

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, dan dengan Allah kita minta pertolongan atas segala perkara dunia dan perkara agama

Firman Allah dalam Al-Quran surah az-zumar ayat 53 :

قُلْ يَٰعِبَادِىَ ٱلَّذِينَ أَسْرَفُوا۟ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا۟ مِن رَّحْمَةِ ٱللَّهِ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغْفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

Artinya: Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Sampaikan wahai Rasulullah, dan Allahpun berkata wahai hamba-hambaku, (kemudian para ulama mentafsirkan) yang di maksud dengan hamba-hambaku itu ialah orang-orang yang beriman kepada Allah, yang mana mereka itu melampaui batas akan diri mereka, (melakukan maksiat, melakukan perampokan, melakukan perzinahan, dan melakukan perbuatan dosa lainnya.

Dimana orang-orang yang beriman kepada Allah, yakni orang-orang yang beriman itu melakukan perbuatan dosa, melampaui batas pada dirinya, maka kata Allah, jangan lah kalian berputus asa dari Rahmat Allah, sehingga siapapun yang memiliki dosa sebesar apapun itu, maka jangan lah merasa bahwa pintu taubat itu sudah tertutup baginya : 

Contohnya seperti : perbuatan mencuri, melakukan pembunuhan, berzina, dan perbuatan dosa yang lainnya, maka janganlah merasa bahwa Allah tidak mengampuni atas dosa yang di perbuatnya itu, jangan merasa pintu Rahmat dan pintu taubat itu sudah tertutup baginya.

Baik perbuatan itu di lakukan untuk diri sendiri melainkan perbuatan itu di lakukan oleh orang lain, semisal kita ada melihat orang lain melakukan perbuatan maksiat, kemudian kita bilang bahwa orang itu sudah tidak harapan untuk di ampuni Allah, maka perbuatan ini tidak lah baik.

Karna Allah mengatakan bahwa sesungguhnya Allah itu maha pengampun atas setiap perbuatan, sebesar apapun dosa itu, karna Allah maha penyayang, walaupun sedikitnya iman yang ada pada dalam diri, maka insyaaAllah ketika ia benar-benar bertaubat kepada Allah, maka akan Allah ampuni dosa-dosanya, kecuali dosa itu ialah dosa syirik kepada Allah.

Allah subhanahu wata'ala Berfirman dalam hadist qudsi yang di sampaikan oleh Rasulullah, yang ada pada shahih Bukhari ke 22 dalam kitab Al iman : 

يَدْخُلُ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ ، وَأَهْلُ النَّارِ النَّارَ ، ثُمَّ يَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى أَخْرِجُوا مَنْ كَانَ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةٍ

Setelah penduduk surga masuk ke surga dan penduduk neraka masuk ke neraka, maka Allah Ta'ala pun berfirman, 'Keluarkanlah dari neraka orang-orang yang dalam hatinya terdapat iman walaupun sebesar biji sawi.'

Dan Rasulullah bersabda : 

وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: {أكْثِرُوْا مِنَ الْاِسْتِغْفَارِ، فَمَنْ أَكْثَرَ مِنْهُ جَعَلَ الله لَهُ مِنْ كُلِّ غَمٍّ وَهَمٍّ فَرَجًا وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ}.

“Perbanyaklah beristighfar, siapa yang memperbanyaknya maka Allah memberikan kelapangan untuknya dari setiap kesedihan dan kegundahan, dan Allah akan memberikan rezeki untuknya dari arah yang tidak terkira.

Sehingga ucapan istighfar itu di ucapkan ketika sesudah taubat, taubat itu di dalam hati, dan diucapkan di lisan dan hati dengan ucapan istighfar, memohon ampunan kepada Allah, Rukun taubat :  

1. Menyesal atas perbuatan dosa yang di lakukan

2. Berhenti melakukan perbuatan dosa

3. Bercita-cita kuat untuk tidak mengulangi perbuatan dosa

4. Mengucapkan istighfar, memohon ampun kepada Allah

Maka ketika taubat itu di lakukan dengan baik, maka taubat itu akan mendatangkan kebaikan kepada diri kita, sehingga harapan besar di dalam hati Allah mengampuni dan menerima taubat kita ini, hingga taubat itu memberikan manfaat kepada diri kita, sehingga hidup kita akan di tolong oleh Allah sesuai dengan apa yang sudah di sampaikan oleh Rasulullah. 

Sehingga ketika kita bertaubat kepada Allah dari dosa, itu adalah permulaan orang yang menjalani jalan Allah, contohnya ketika kita mengerjakan shalat, maka perbuatan itu ialah menjalani jalan Allah, sehingga ketika kita ingin shalat maka bertaubatlah terlebih dahulu kepada Allah, sama hal nya seperti kita mengambil air wudhu, seperti doa yang kita lakukan saat berwudhu : 

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Artinya: "Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shalih.

Sehingga perbuatan taubat itu ialah modal bagi orang-orang yang beruntung, kunci istiqomahnya orang-orang condong hatinya oleh Allah, sehingga taubat itu ialah jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah.








Tidak ada komentar:

More Article about this Blog