Pages

Selasa, 06 Agustus 2024

Al-Qur'an/ 51. Surah Adz zariyyat / hlm. 59

Bismillah wal hamdulillah 

( Al Hadi Wal krhomsun min shuwaril qur'an suratuzzariyyat ) surah yang ke 51 daripada surah-surah di dalam Alquran yaitu surah yang bernama adz zarriyat, 
Ini surah ( Makkiyyatun) di turunkan Allah subhanahu wa  ta'ala kepada Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam sebelum hijrah dari Mekkah ke kota Madinah 
( Wa ayatuha ) Dan ayat-ayatnya berjumlah( Sittun ) 60ayat, sebagaimana yang sudah di sampaikan Allah subhanahu wa ta'ala di dalam Alquran pada surah ini 


Allah subhanahu wa ta'ala bersumpah dengan ciptaan-ciptaannya, demi angin yang bertiup


Demi awan-awan yang membawa hujan


Demi kapal-kapal yang berlayar di luat dengan mudah 


Demi malaikat-malaikat yang telah berbagai macam perkara dan tugas-tugasnnya


Bahwasanya sesuatu yang di janjikan kepada kalian itu sungguh benar, 



dan sesungguhnya hari pembalasan itu pasti terjadi


Allah subhanahu wa ta'ala bersumpah, pertama dengan angin yang bertiup, angin salah satu ciptaan Allah subhanahu wa ta'ala yang tidak bisa di ciptakan siapapun, selain daripada Allah, awan yang membawa hujan dan Allah bersumpah lagi dengan kapal-kapal yang berlayar di laut dengan mudah, Allah bersumpah pula dengan Malaikat-malaikat yang telah berbagi tugas dan perkara, dari sekian banyak makhluk Allah yang bernama malaikat semua telah mendapatkan tugas daripada Allah subhanahu wa ta'ala dan malaikat itu menjalankan tugasnya dengan tepat dan tidak ada kesalahan sedikitpun, Allah berfirman di dalam Alquran pada surah at tarim ayat 6, Allah mengatakan bahwa 

Malaikat tidak pernah berbuat dosa dan maksiat kepada Allah, dan selalu melaksanakan apa yang sudah di perintahkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala, malaikat yang bertugas menyampaikan Wahyu seperti sayyidina malaikat yakni Jibril, ada malaikat yang bertugas mengurus rezeki, mengurus hujan, Mikail, ada malaikat yang bertugas meniup sangkakala isrofil, ada malaikat yang di tugaskan untuk mencabut ruh izroil, ada malaikat yang khusus di tugaskan Allah untuk menguji iman seseorang di alam kubur, Munkar dan nankir, malaikat yang bertugas untuk mencapai amal buruk dan baik Rokib dan 'atid, ada malaikat penunggu neraka namanya Malik, penjaga syurga namanya Ridwan, ada malaikat yang spesial menyiksa orang-orang yang maksiat malaikat zabaniyyah 

Ada lagi malaikat yang khusus untuk datang ke majelis-majelis ilmu, majlis dzikir, ada pula malaikat yang khusus mendoahkan orang-orang yang suka bershalawat kepada Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam, nah intinya dari sekian banyaknya malaikat mereka semuaan itu punya tugasnya masing-masing sesuai dengan perintah Allah subhanahu wa ta'ala 

Dan Allah bersumpah ingin menyampaikan bahwa yang di janjikan Allah itu sungguhlah benar, 

Karna Allah tidaklah ingkar janji, pada surah Ali Imran ayat 9 Allah mengatakan bahwa

Baik janji Allah itu di dalam dunia maupun di akhirat pasti benar

Dan bahwasanya hari pembalasan, hari pertanggungjawaban amal kita, ( lawaqi') pasti akan terjadi nantinya, nah itulah hikmah dan pelajaran yang ingin di sampaikan Allah kepada kita semuaan ini, mudah-mudahan kita bisa senantiasa berjaga-jaga dan memperbaiki diri kita, dan benar-benar menjadi hamba yang bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta'ala 

Sebagaimana dengan surah-surah lainnya, maka surah ini juga banyak memberikan petunjuk dan arahan kepada kita untuk menjalani kehidupan kita sesuai dengan perintah Allah subhanahu wa ta'ala, di dalam surah ini pada ayat 15 dan seterusnya 


Allah subhanahu wa ta'ala menyatakan, sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa mereka berada di dalam syurga yang di kelilingi oleh mata air mata air, inilah ketetapan yang sudah Allah sampaikan bahwa syurga itu di ciptakan Allah untuk orang-orang yang taqwa, di dalam ayat lain Allah mengatakan bahwa, pada surah Ali Imran ayat 133

syurga yang luasnya seperti langit dan bumi itu di sediakan khusus ( Lil Muttaqin ) kepada orang-orang yang beriman dan taqwa kepada Allah subhanahu wa ta'ala, 

Nah apa tanda-tandanya orang yang bertaqwa kepada Allah itu, perlu juga kita belajar bersama tanda-tanda orang yang bertaqwa kepada Allah adalah, pertama tandanya orang yang taqwa kepada Allah yang bakal menjadi penghuni syurga itu 

1. 
Menurut sebahagian ahli tafsir mengatakan ( amilina bima 'amarahumullah) orang yang taqwa itu adalah orang yang mengamalkan apa-apa yang sudah di perintahkan Allah kepada mereka, orang-orang yang melaksanakan apa-apa yang di suruh Allah kepada mereka, pengertian melaksanakan itu macam apa? ( Fil qolbih Wal zawarih ) Dengan hati dan seluruh anggota tubuhnya, nah bila kita sembahyang dengan gerak gerik anggota tubuh beserta dengan hadirnya hati maka itu namanya adalah 'amilin orang yang mengamalkan 

Tapi kalau hanya sedekar gerakan sahaja, tapi hatinya lupa kepada Allah maka belum bisa dikatakan sebagai 'amilin, begitupun sebaliknya 


2. 
Bahwa mereka di dalam dunia itu adalah tergolong kepada orang yang ( muhsinin) berbuat kebaikan, nah apa yang di maksudkan dengan Muhsinin itu? Apa maksud nya, macam apa orang yang berbuat itu supaya di sebut Allah orang yang berbuat baik itu? Allah menyatakan di dalam surah Ali Imran ayat 134 bahwa

Orang yang Ihsan itu adalah orang yang mengeluarkan hartanya di jalan Allah, pada keadaan susah maupun dalam keadaan lapang, dalam keadaan sakit atau dalam keadaan sihat, dia menafkahkan hartanya kepada siapapun baik orang yang dia cintai atau kepada orang yang tidak dia kenal, dan orang-orang yang mampu menahan marahnya ketika sedang marah dan suka memaafkan kesalahan orang lain,

Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda (man khaffa grhodobahu khaffallahu 'anhu 'azabahu rowahut thabaroni) siapa-siapa yang mampu menahan marahnya, maka di akhirat nanti Allah akan menahan siksaan terhadap dirinya itu, dan kemudian Allah subhanahu wa ta'ala menjelaskan lagi 
( wal'afina 'aninnas)orang-orang yang muhsinin mereka akan mampu menahan marah dan suka memaafkan kesalahan orang lain, Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda ( iza wa kafal 'ibad nada mu Nadin liyakum man azruhu 'alallah, falidkrhulil Jannah, Kila wamanzallazi law azrun Ya rasulallah Qola Al 'afuna aninnas, rowahu abu nu'aim bil hilyah) 

Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda di Padang Mahsyar nanti ada pengumuman daripada Allah subhanahu wa ta'ala, yang isi pengumuman itu adalah orang-orang yang punya pahala atas Allah hendaklah masuk syurga, padahal belum di timbang lagi amalnya, tapi Allah sudah mengumumkan kepada orang-orang yang punya pahala maka hendaknya dia segera masuk syurga, sahabat bertanya siapa mereka itu ya Baginda Rasulullah, maka Baginda Rasulullah pun menjawab ( Al 'afuna aninnas) orang-orang yang suka memaafkan kesalahan manusia, nah orang-orang yang punya sifat Ihsan ini, punya gelar Muhsinin, maka akan mendapatkan kebaikan baik di dunia maupun di akhirat 
sungguh Allah sangat cinta perbuatan baik yang demikian itu, nah inilah tandanya orang-orang yang muhsinin yang sudah di smapaikan Allah di dalam Alquranul Karim 

Dan di dalam ayat lain Allah subhanahu wa ta'ala mencontohkan perilaku orang yang berbuat Ihsan
Pada surah an-nisa ayat 86, 

Kalau kamu di beri penghormatan, kalau kamu di beri salam, maka berilah penghormatan itu, jawablah salam itu dengan yang lebih baik daripadanya, nah ini termasuk akhlaknya orang Ihsan, contohnya ada orang memberikan salam, assalamualaikum, kita di suruh wa'alaikumussalam warohmah Matiullah tanda bahwa kita Ihsan berbuat lebih baik, dan kalau ada orang lagi memulai dengan assalamualaikum warahmatullah, maka jawablah, wa'alaikumussalam warohmah Matullah wabarokatu, Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menjelaskan lagi tentang berbuat Ihsan 
( Inna khriyarakum ahsanakum kado'a) Orang yang terbaik di antara kalian adalah orang yang paling baik dalam prihal hal melunasi hutang-hutangnya 

3. 
Mereka itu sedikit tidur di dalam hari, kemudian dia bangun di waktu malam, nah bangun untuk apa, untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala, Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda 
( Yukrh sarunnas bi so'idin Wahid yaumal kiyamah, fayunadi munadin fayaqulu 'ainalladzi kana yuktazaba
Junubuhum 'anil mazozik,Fayakumun, wahum kolil, fayadkrhulunal Jannata bi ghoiril hisab, Summa yukmarunnaas bil hisab, rowahuAl Baihaqi ) Di halau manusia di hari kiamat di suatu halaman yang rata, ada panggilan, ada seruan, mana orang-orang yang renggang belakang mereka dari tempat tidurnya, maka orang-orang yang berjaga di malam hari semata-mata hendak beribadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala

 (Fayakumun) mereka bangkit, ( wahum kolil) sungguh sedikit mereka itu( fayadkrhulunal Jannata bi ghoiril hisab,) mereka masuk surga tanpa di hisab tanpa di timbang amalnya, sesudah mereka masuk ke dalam syurga ( Summa yukmarunnaas fil hisab) kemudian di perintah manusia yang lainnya untuk di hisab, jadi beribadah di malam hari ini adalah kelakuan orang yang takwa kepada Allah, dan itupun orangnya sangat sedikit, 
Orang-orang bangun di malam hari semata-mata hendak beribadah kepada Allah adalah orang-orang yang benar-benar di cintai oleh Allah, mereka ini menjaga betul dirinya daripada perkara dosa baik itu dosa kecil maupun dosa benar, dan ikhlas mengerjakan ibadah itu karena Allah, mangkanya tadi kata Baginda Rasulullah ( wahum kolil) sungguh sedikit yang demikian itu 

4. 
Mereka selalu istighfar kepada Allah, meminta ampun kepada Allah, di waktu sahur di waktu akhir malam, annas bin Malik Radhiyallahu Anh, krhadamnya Baginda Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam 
( umirna annastagrhfira bissahhar sab'ina istighfara )
Kami di perintahkan di waktu sahur beristighfar oleh Baginda Rasulullah sebanyak 70kali khusus untuk waktu sahur, karena orang yang istighfar di waktu sahur adalah orang-orang yang taqwa kepada Allah, ibadahnya, kelakuan, kebiasaan, amalan, sifatnya orang-orang yang taqwa kepada Allah subhanahu wa ta'ala 

Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam menyampaikan sebuah hadist qudsi daripada Allah 
( Yakulullahu ta'ala inni la'ahummu bi'azabi ahlil Ardi 
Fa'iza nazorotu ila ummari Buyuti wa Ilal mutahaffina fiya, Wa Ilal mutahazzidin Waal Mustaghfirin bil ashar, saroftu 'anhumul azab ) ujar Allah subhanahu wa ta'ala, aku menghendaki, menurunkan azab dengan penduduk bumi ini karena banyak orang yang melakukan dosa dan maksiat kepadaku, manakala aku lihat ada orang-orang yang suka sembahyang berjamaah, aku lihat orang-orang satu dengan yang lainnya berkasih sayang karena ku, aku lihat ada orang-orang yang tahadzud, aku lihat orang-orang beristighfar di waktu sahur, maka aku tidak jadi menurunkan azab kepada penduduk bumi, 
Nah waktu sahur ini sangat luar biasa, karena di waktu ini akan di saksikan oleh malaikat bagi siapa-siapa yang beribadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala 

5.

Mereka memberikan hartanya baik kepada orang yang minta-minta ataupun kepada orang yang tidak meminta, baik kepada orang yang dia cintai maupun kepada orang yang tidak dia kenal, intinya berbuat baik dengan hartanya itu kepada siapapun semata-mata hanya karena Allah subhanahu wa ta'ala,

nah fakir miskin ini ada terbaik menjadi dua, ada yang suka minta-minta, ada orang fakir miskin tetapi dia dengan kuat menjaga kehormatan dirinya, dia menampakkan kegembiraan, dia menampakkan kebersihannya, dia menampakkan keelokannya, sehingga orang lain tidak menyangka kalau dia ini adalah orang fakir miskin, nah tapi bila mana kita tahu bahwa ini orang adalah fakir miskin, maka musti kita beri dia, nah itulah sifat orang-orang yang taqwa kepada Allah subhanahu wa ta'ala, karena ada hak mereka pada harta kita yang di berikan oleh Allah 

5 tanda itulah daripada sekian banyak tanda-tanda orang yang bertaqwa kepada Allah yang demikian itu sudah di jelaskan oleh Allah subhanahu wa ta'ala di dalam Alquran, yang mana bila kita bisa mengamalkannya, maka nanti kita akan di sediakan oleh Allah syurga di akhirat nanti, mudah-mudahan kita semuaan ini mendapatkan Taufiq dah hidayah daripada Allah dan bisa benar-benar menjadi orang-orang yang bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta'ala, menjadi orang yang beruntung baik di dunia maupun di akhirat, dan di wafatkan Allah keadaan beriman dan mengucapkan kalimat tauhid dengan baik, aamiin ya Allah aamiin ya Rabbal 'alamin, aamiin Allah humma aamiin 

Tidak ada komentar:

More Article about this Blog