Surah yang ke 106 adalah surah yang bernama Al Quraisy, ini surah ( makkiyyatun) di turunkan oleh Allah subhanahu wata'ala kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebelum hijrah dari Mekkah ke Madinah ( wa Ayatuha ) dan ayat ayatnya berjumlah
( Arba'un) 4 ayat
Untuk menyenangkan hati orang orang Quraisy, nah kenapa Allah hancurkan pasukan abraha tadi, sehingga mereka gagal merobohkan Ka'bah, nah Allah lakukan itu untuk menyenangkan orang orang Quraisy, karna orang Quraisy ini adlah suatu bangsa yang sangat di muliakan oleh Allah subhanahu wata'ala
Allah subhanahu wata'ala menciptakan manusia terdiri daripada dua bangsa, satu daripada bangsa arab, kemudian yang ke dua dari bangsa non arab, atau Azam, dari dua bangsa ini, Allah memuliakan, orang menyayangi bangsa arab lebih daripada yang lainnya, oh kenapa seperti itu ? Apakah Allah tidak adil? Bukan tidak adil ( yuktillah fadlahu mayyasyak ? Allah memberikan anugrahnya kepada siapapun yang Allah kehendaki, itu urusan Allah subhanahu wata'ala
Arab ini macam macam bangsanya, yang paling di muliakan Allah, yang paling di sayangi Allah adalah bangsa Quraisy, dari bangsa Quraisy ini berbagai macam bangsa lagi, ada bangsa Tamimi, ada bangsa adawi, dari bangsa Quraisy ini ada satu bangsa yang sangat di muliakan oleh Allah yaitu bani Hasyim, nah nabi kita termasuk kepada bangsa arab yang dimulian Allah, termasuk juga nabi kita kepada bangsa Quraisy,
termasuk juga nabi kita kepada Bani Hasyim,
Nah dari bank Hasyim ini yang paling di cintai oleh Allah adalah ahlul bait, yang
1. Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
2. Sayyidatina Fatimah
3. Sayyidina Ali
4. Al Hasan
5. wal Husin Radhiallahu Anhu
Nah dari lima ahlul bait ini yang paling di cintai oleh Allah subhanahu wata'ala adalah nabi kita Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, jadi Baginda Rasulullah itu adalah antara pilihan pilihan yang paling terbaik di antara pilihan, pilihan dan pilihan
Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda ( faddalallah Quraisyan bi shabbi krhisal Lam yuktiya Ahadan qoblahum, Walam yuktiya Ahadan bakdahum, ) Allah melebihkan Qurais itu dengan 7 perkara yang tidak Allah berikan kepada siapapun, baik sesusah atau sebelum nya, bangsa Quraisy ini adalah bangsa keturunan nadhor bin kinanah
Pertama ujar nabi yang Allah berikan kepada Qurais itu adalah
1. ( inni fihim ) Aku termasuk golongan Qurais ujar Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
2. ( Wal khrilafah fihim ) Kekhalifahan itu adalah orang orang Quraisy, Baginda Rasulullah, abu bakar, Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali , nah itu semuanya adalah orang Quraisy
3. ( Wal hijabah fihim ) Yang mengelola baitullah itu adalah orang orang Quraisy, itu sudah ketetapan daripada Allah, bahwa yang mengelola baitullah itu adalah orang Quraisy sampai hari kiamat
4. ( Wasiqoyatu fihim ) Pelayanan pelayanan haji, itu musti di ketuai oleh orang Qurais
5. ( Wanusiru alal fil ? Mereka di tolong menghadapi pasukan gajah, nah jadi orang Qurais itu sedikitpun tidak mengeluarkan senjata, semata mata Allah yang menhncurkan pasukan gajah itu
6. ( Wa Abdullah asro sinin, lam yakbudhu ahadun ghoiruhu ) Orang Quraisy itu lebih dahulu menyembah Allah 10 tahun dari yang lainnya, nabi kita berdakwah 10 tahun, yang lainnya belum lagi
7. ( Wanujilat fihim suratu minal Qur'an ) Ada surah yang namanya Qurais di dalam Alquranul Karim, nah itulah 7 keutamaan yang di berikan Allah kepada bangsa Quraisy ini
Bahkan Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah mengatakan keadaan manusia ini baik buruknya, tergantunf Qurais, bilamana orang Qurais baik maka baiklah manusia, bila orang Qurais sudah rusak, maka manusia lebih rusak lagi nah ini adalah keutamaan orang Qurais,
Untuk menyenangkan hati orang orang Quraisy Allah binasakan pasukan pasukan bergajah tadi
Kesenangan orang orang Quraisy itu adalah mengadakan perjalanan di musim dingin dan di musim panas , di musim dingin biasanya orang Qurais berdagang ke negeri Yaman, musim panas mereka berdagang ke negeri siria, nah itulah membuatkan mereka tenang dan nyaman, ketika sudah terjadinya kejadian ( ashabul fil ) ini seluruh bangsa arab takut kepada orang Qurais, karna mereka tahu bahwa orang Qurais ini akan selalu mendapatkan pertolongan daripada Allah subhanahu wata'ala, jadi kemanapun orang, dimanapun, kalau di tanya, engkau orang Qurais kah? Nah seorang orang pasti takut dan mundur
Karna akan mendapatkan jaminan daripada Allah , karna sudah di buktikan dari kalahnya pasungan Abraha, jadi kemanapun orang Qurais ini berjalan, senang hati mereka , gembira hati mereka, Karna pertolongan Allah
Lalu allahpun memerintahkan kepada itu orang orang Quraisy, hendak lah orang Qurais itu benar benar menyembah Allah subhanahu wata'ala, benar benar beribadah kepada Allah, karena nikmat yang di terima mereka dari Allah itu sangat besar di banding dengan bangsa bangsa yang lainnya
Yang mana Allah memberikan makan mereka daripada kelaparan dan Allah juga mengamankan mereka daripada rasa takut, karna orang Quraisy kemanapun dia berjalan tidak ada rasa takut di dalam hatinya, dan orang orangpun hormat dan segan kepada orang orang Quraisy, dan itu nikmat yang sangat besar daripada Allah, maka allahpun menyampaikan bahwa
Makin banyak kita menerima nikmat dari Allah maka tuntutan Allah makin keras, contoh orang kaya tidak shalat, orang miskin tidak shalat, nah siksanya lain, kenapa? Karna orang kaya ini banyak menerima nikmat dari Allah mustinya mereka lebih rajin , lebih banyak ibadah kepada Allah, manakala orang miskin tuntutannya tidak sebesar daripada orang kaya,
Sama halnya juga seperti orang orang yang sehat dengan orang orang yang sakit, orang sakit tidak shalat, Allah marah, ada lagi orang sihat tidak shalat, nah ini Allah lebih marah lagi, kenapa? Ini sihat adalah nikmat Allah lebih di tuntut untuk berbakti kepada Allah subhanahu wata'ala
Mudah mudahan Allah subhanahu wata'ala memberikan kita kemampuan dan pertolongan untuk selalu bisa mensyukuri nikmat nikmat Allah, yang sudah di berikan kepada kita, insyaallah di lain kesempatan kita bisa berjumpa kembali, aamiin ya Allah ya rabbal 'alamin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar