Surah yang ke 112 daripada surah surah yang ada di dalam Alquran adalah surah yang bernama Al ikhlas, ini surah ( makkiyyatun ? Di turunkan oleh Allah subhanahu wata'ala kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebelum hijrah dari Mekkah ke Madinah, ( wa Ayatuha ) dan ayat ayatnya berjumlah ( arba'un) 4 ayat
Dinamakan surah ini dengan surah Al ikhlas karna orang yang mencintai membaca surah ini akan mendapatkan ikhlas beribadah kepada Allah subhanahu wata'ala, dan lagi bukan hanya Al ikhlas nama surah ini pada ulama mengatakan surat ini sampai mempunyai 20 nama, Yang demikian menunjukkan kemuliaan dan kelebihan daripada surah ini, antara lain di sebut pula surah ini dengan suratul wilayah, surah wilayah, artinya surah kewalian, kenapa demikian, karna barang siapa mencintai ini surah dan mengekali membacanya
( Sooraa waliyyan lillah ? Dia akan menjadi salah seorang walinya Allah subhanahu wata'ala
Di sebut pula surat ini dengan suratul makrifah, karna orang yang memahami surah ini dan mencintai serta memperbanyak membacanya dia akan di berikan Allah makrifat kepada nya, nah macam macam nama surat ini yang menunjukkan kelebihannya
Sangat lah banyak hadist hadist daripada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang menggemarkan kita untuk membaca surah ini, antara lain yang pertama sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ( ayyakzizu 'ahadukum ayyyakro'a sulsal Qur'an fi Lailah, faqola ayyuna yutiku zalik Ya rasulallah, faqola, Allahul wahidussomad, shulusul Qur'an akrhozahul muslim ) sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah tidak mampu salah seorang kalian membaca seperti alquran pada malam hari, ujar nabi mampu kah kalian wahai sahabatku membaca sepertiga Alquran di malam hari
Ujar para sahabat siapa yang mampu demikian wahai Rasulullah, kami tidak sanggup, Baginda Rasulullah bersabda lagi ( surat kul huwallahu Ahad ini adalah seperti Alquran, artinya orang yang membaca satu kali suratul ikhlas ini dia sama dengan orang yang membaca sepertiga Alquran pahalanya, dalam artian pahala pokok, pahala macam gajian juga, ada jagi pokok ada gaji tunjangan dan macam macamnya,
Jadi pahala pokoknya sama cuman kalau pahala bonusnya tidak ada di banding dengan orang yang langsung membaca dari awal Alquran sampai sepertiga Alquran mah ini lebih banyak lagi pahalanya, dapat pahala pokok, dapat juga pahala bonusnya karna setiap huruf di dalam Alquran mendapatkan 10 kebajikan, nah kalau kita membaca Alquran semakin banyak maka akan mendapatkan banyak pula pahalanya, demikian itu lah
2. Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda kepada seorang laki lak, nah seorang laki laki ini imam di masjid Kuba, nah laki laki ini jadi imam membaca surah hingga kul huwallahu Ahad, sembahyang magrib, isya, subuh, Dzuhur, asar, bila jadi imam , sehabis Al Fatihah, baca kul huwallahu Ahad, rakaat pertama, rakaat kedua, andaikata dia ingin membaca surah yang lain, maka akan tetap ada juga kul huwallahu Ahad, intinya setiap kali dia jadi imam, dia shalat, pasti dia membaca suratul ikhlas ini
Maka di laporkan orang kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu di panggil lah laki laki tadi, ujar nabi ( mawayyahmiluka antakrhro'a hazihissurah Fi kulli rok'ah ) apa yang mendorong engkau, apa yang mendorong engkau membaca surah ini pada tiap tiap rakaat ) ( faqola ya rasulallah inni 'uhibbuha ) wahai Rasulullah saya suka dengan ini surah
( Faqola Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam)
( Inna hubbaha adkrholaqol Jannah ? Bahwa kecintaan engkau kepada surah kul huwallahu Ahad itu memasukkan engkau ke dalam syurga rowahul turmudzi
Nah di dalam kitab tafsir Al imam Al qurtubi, ini satu dalil bahwa membaca kul huwallahu Ahad itu pada tiap tiap rakaat di bolehkan, tidak makruh, bahkan itu mempunyai Fadilah yang besar kalau di dasari dengan kecintaan kita kepada membaca surah itu
Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda
( Manqoro'a Kul huwallahu Ahad fi marodihilladzi yamutu fihi Lamyuktam fi kodrih wa 'amina min dabtaatil kobar, wahamalatuhul malaikatu bi'akuffiha Hatta tuzizahu minassirot Ilal Jannah, rowahu abu nu'aim ) ujar nabi kita siapa yang membaca kul huwallahu Ahad pada waktu dia sakit, terbaring tidak bisa apa apa lagi, kemudian di bacanya surah kul huwallahu Ahad sekali kemudian dia mati dia tidak akan di fitnah di salam kubur, artinya bisa menjawab pertanyaan Munkar nakir, Aman daripada himpitan kubur, dan malaikat akan membawa menuju sirat sampai menuju kepada syurga, nah ini keutamaan daripada ini surah
Jadi bilamana kita ini hendak tidur maka bacalah surah kul huwallahu Ahad, misal kita baca sehari, kemudian kitapun tidur, andaikata kita tidak bangun bangun lagi, kita mati, maka insyaallah kita mati dalam keberuntungan, jadi siapapun itu , kawan kita kah, keluarga kita, saudara kita, bilamana sakit, terbaring, tidak bisa apa apa lagi, nah suruh dia memperbanyak baca surah Al ikhlas ini, mudah mudahan mendapatkan keridhaan Allah subhanahu wata'ala ( Fima rodihil yamut)
4. Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda setelah beliau di datangi oleh seorang laki laki yang mengeluhkan kepada Baginda Rasulullah tentang kesempitan hidup, kefarikan, wahai Rasulullah, saya ini hidupnya sempit, fakir, nah ujar nabi ( iza da khrolta baitak fasallim, inkana fihi Ahad, wa'illam yakun fihi ahad
Fasallim 'ala nafsik, wakroqul, kul huwallahu Ahad marrotan Wahidah, ) bila engkau masuk rumah ujar nabi, di rumah itu ada orang maka baca lah assalamualaikum warahmatullahi wa barokatu sekali, sambung dengan membaca surah kul huwallahu Ahad
Nah kalau di rumah itu tidak ada orangnya kemudian engkau hendak masuk rumah, maka bacalah assalamualaina wa'ala ibadillahissolihin, sambung kemudian membaca surah kul huwallahu Ahad, nah baca itu wahai laki laki ujar Baginda Rasulullah
( Fafa'alarrozul, ) Kemudian di laki lakipun mengamalkan petunjuk daripada Rasulullah, masuk rumahnya bila ada orang di ucapkannya assalamualaikum, di bacanya surah Al ikhlas, kalau tidak ada di ucapkannya assalamualaina wa'ala ibadillahissolihin , di bacanya surah Al ikhlas
( Fa'azarallahu alaihi rizqoh Hatta 'afada ala jiranih)
Allah melimpahkan rezeki kepada laki laki tadi sampai dia bisa memberi kepada tetangga tetangganya, nah inilah siratul ikhlas yang mempunyai manfaat dan faedah baik di dunia maupun di akhirat
5. Di sebutkan lagi tentang faedah dari surah kul huwallahu Ahad ini, ( Annahu kana Jibril alayhissalam wa'arrasul 'alaihissilatu wa salam, iz Akbal abizar min, faqola Jibril, haza abudzar kod Akbal. ) sewaktu nabi kita berjalan bersama Jibril alayhissalam, tiba tiba datang sahabat nabi yang bernama abu Dzar Al-Ghifari, ujar Jibril wahai rasulullah nah itu abu Dzar datang
Ujar nabi ( 'awa takrifuna ) engkau kenal kah dengannya
Karna kan Jibril kalau datang itu ya cuman dengan nabi urusannya, setelah berjumpa dengan nabi, sampai kan Wahyu kemudian balik, nah ini tidak, ujar Jibril wahai Rasulullah itu abu Dzar datang, ujar nabi engkau tahu kah abudzar itu wahai Jibril ?
Jibril menjawab ( huwa 'asharu 'a 'indana minhu 'a 'indakun ) Di kalangan malaikat abu Dzar lebih terkenal daripada kalangan manusia, abudzar itu wahai rasul kalau di kalangan malaikat sungguh terkenal daripada apa yang ada di bumi ini, lalu nabi kita menyampaikan
( bimaza mala hazihil Fadilah ) Kenapa dia bisa mencapai keutamaan ini wahai Jibril? Dengan sebab apa dia mendapatkannya, maka Jibril pun menjawab
( Li qosrati Li qiro'arihi kul huwallahu Ahad) Karna abu Dzar ini banyak membaca surah kul huwallahu Ahad
6. Fadilah daripada surqhul ikhlas ( Annas bin Malik meriwayatkan ( kunna fi Tabuk) kami berada di Tabuk, Tabuk itu adalah perjalanan 12 hari dari Madinah, di hitung kurang lebih 560 km dari Madinah, nah Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan para sahabat berperang disana, perang Tabuk, ( faqola 'atissyamsu mala'a syu'ak wadiyya, Wamara 'ainaha 'ala tilkal hala Kodtu kobla jalik Fa'aziba kulluna, ) suatu hari matahari terbit tidak ada cahaya, tidak pernah macam itu terbitnya matahari, kami pun aneh,
kenapa matahari jadi demikian, ( fanazala Jibril, waqola 'innallaha 'amara ayyunazzala ala malaikat sab'una Alfa malak Fayushollu ala mu'awiyyah bin mu'awiyyah alla
aysi) Jibril turun mengatakan kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa Allah memerintahkan 70.ribu malaikat turun untuk menyembahyangkan jenazah mu'awiyyah bin mu'awiyyah allaysi, sahabat Rasulullah yang tinggal di Madinah,
Jadi mu'awiyyah bin mu'awiyyah ini wafat di Madinah malaikat 70 ribu di perintah kan Allah untuk ikut menyembahyangkan jenazah nya, nabi kita berkata kepada Jibril ( bima balagho ma balagh, dengan apa dia mencapa derajat itu wahai Jibril ) Jibril menjawab
( Kana yuhibbu suratal ikhlas) Karna mu'awiyyah itu suka dengan surah kul huwallahu Ahad, nah jadi mencintai surah kul huwallahu Ahad, suka membaca surah kul huwallahu Ahad, mengamalkannya ini akan mendapatkan pertolongan Allah, akan Allah selamatkan kita dunia dan akhirat
Dan masih banyak lagi hadist hadist Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menerangkan tentang keutamaan surah Al ikhlas ini
Kul, katakan wahai rasul dialah Allah yang esa,
Allah tempat meminta dan bergantungnya seluruh makhluk
Allah tidak melahirkan dan tidak di lahirkan
Dan tidak ada bagi Allah itu seorang pun yang menandinginya, nah ayat ini atau surah ini turun di Mekkah, Sebahagian ahli tafsir menerangkan bahwa sebab turunnya ini surah adalah pertanyaan orang musyrikin, orang orang musyrik di Mekkah menyuruh amir bin tufa'il menghadap kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, Amir bin tufa'il datang kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ujar Amir ya Muhammad ( sababta 'alihatana ) engkau wahai Muhammad sudah mencari maki tuhan kami
( Wa khrolaqta bima 'aba'ik? Dan engkau wahai Muhammad sudah menyalahi agama nenek moyang engkau, ( fa'inkunta fakiran aghrnainah) jika engkau wahai Muhammad kekurangan duit kami bantu engkau,
( Wa inkunta maznunan dawainak ) Jika engkau gila wahai Muhammad kami obati engkau, ( wa'in hawaitana ro'atan Zawaznaaakaha ) Jika engkau menginginkan perempuan, kami berikan dia kepada engkau
( Faqola alaihi shalatu wa salam, ujar nabi kita
( Lastu bi faqir, wala maznun, wala hawaaitum ro'ah)
Aku tidak ingin harta engkau, aku tidak gila dan aku pun tidak menghendaki seorang perempuan ( ana Rasulullah,
'ad'ukum min 'ibadati asnam iLa 'ibadati ) aku ini utusan Allah hendak mengajak kalian menyembah Allah, dan tinggalkan lah menyembah berhala berhala itu
Maka balik lah si amir bin tufa'il tadi, di dalam kesempatan yang lain si amir ini pun datang lagi berjumpa Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ( ujarnya, bayyinlana jinsam makbudik 'amminzahab 'aufiddoh ) wahai Muhammad terangkan kepada kami tuhan engkau itu , emas kah apa perak tuhan engkau itu
( Fa'azarallah hazihissuroh) Allah menurunkan ini surah
Katakan wahai Rasulullah
Allah itu esa, baik zatnya, sifatnya dan juga perbuatannya, ujar si amir tadi ( salasu mi'atin wa sittuna sonaman lataqumu Bihawa'izina fakaifa yakumu Wahid Bi'awahizil khrolqi ) wahai Muhammad, kami ini punya tuhan 360, itu pun tuhan kami tidak mampu mengurusi kami, ada yang kelaparan ada yang sakit, ada yang mati, nah apalagi tuhan engkau yang sendirian, mana bisa mengurusi orang yang banyak nih
Demikian lah di antara turunnya surah Al ikhlas ini,
Kul katakan wahai rasul Allah itu adalah esa, baik zatnya, sifatnya, tidak ada seorangpun yang bersifat seperti sifat nya Allah, baik perbuatan, tidak ada perbuatan selain daripada perbuatan Allah subhanahu wata'ala, Allah itu esa, Allah satu ahad, zatnya satu, sifatnya satu, dan perbuatannya satu, arti sifat satu itu apa? Tidak ada orang yang bersifat seperti sifat Allah, tidak ada perbuatan selain daripada perbuatan Allah
Allah itu asshomad, arti asshomad apa tempat di arahkan segala macam permintaan, kita minta apapun akan mengarah kepada Allah ( iza sa'alta fas'alillah ) ujar nabi kita bila engkau meminta maka mintalah kepada Allah, karna Allah itu asshomad, tempat di tujukan segala macam permintaan permintaan
Allah tidak melahirkan dan tidak di lahirkan, nah ini menolak perkataan perkataan orang yang ingkar kepada Allah, orang musyrik mengatakan bahwa
( Al malaikat Bana tullah ? Malaikat itu merupakan putra putri Allah, orang yahudi mengatakan ( 'uzair itu anak Allah ) orang Nasrani mengatakan ( Isa itu adalah ibnullah anak Allah ) maka tertolaklah perkataan mereka itu dengan ayat
Allah itu tidak melahirkan, dan tidak di lahirkan
Dan tidak ada bagi Allah itu menandingi seorang juapun, nah seluruh ayat ayat ini dalam surah ini intinya adalah mengesakan Allah, siapa siapa yang mencintai ini surah berarti dia mencintai Allah subhanahu wata'ala, mangkanya mempunyai Fadilah dan faedah yang sangat besar kepada orang yang mencintainya
Nah berapa kali kita membaca surah ini dalam sehari, nah itu tergantung kecintaan kita kepadanya, Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda
( Man qoro'a kulla yaumin mi'ata Marrah, kul huwallahu Ahad, muhiya Anhu junubu khromsina sanah Illa ayyakuna alaihidaini rowahu turmudzi ) ujar nabi siapa yang membaca tiap tiap hari 200 kali , kul huwallahu Ahad, di hapus daripada nya dosa 50 tahun, kecuali yang tidak bisa terhapus semacam hutang piutang antara manusia, jadi kalau 200 saja sehari membaca kemudian mati masih membawa hutang maka tidak mampu menutupi itu hutang, hutang tetap ada,
Nah pengertian hutang disini adalah sesuatu yang di dalam dengan jalan Ridha ini tidak akan bisa di bayar dengan kul huwallahu Ahad, maksud Rida disini macam kita pergi ke saudara kita, hendak meminjam duit, kemudian saling Rida, dan sepakat hendak si bayar contohnya, nah belum lagi sempat di bayar kita ini sudah mati, maka tidak bisa terbayar dengan amalan kita membaca surah ini, apalagi sesuatu hutang yang di dapat dalam jalan yang tidak di ridai oleh Allah, makin parah ini, macam mencuri, korupsi, nah banyak ini orang yang di hutangnya, berat sungguh ini pasti akan menanggungnya nanti di akhirat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar