Bismillah
ini pembahasan berkenaan tentang zakatbermula ini zakat maksudnya adalah membersihkan, mensucikan, agar mendapatkan pertambahan dan kebaikan serta keberkahan daripada Allah subhanahu wata'ala
dan sesungguhnya Allah mensucikan orang yang berzakat dengan zakat itu, Allah bersihkan daripada dosa-dosa, dan daripada sifat kotornya itu manusia ( bakhril)
sedangkan menurut syari'at zakat itu artinya adalah mengeluarkan harta yang di tentukan atas jalan atau cara yang di tentukan, dengan niat yang di tentukan, jadi di serahkan itu harta tadi bagi golongan golongan tertentu pula, nah itu lah zakat menurut syariat
Penjelasannya
jadi zakat itu tadi mengeluarkan harta, tapi hartanya itu tertentu, yaitu harta harta yang 6 macam, yang wajib pada itu harta yang 6 macam itu tadi daripada zakat, demikian pula zakat fitrah,
dan nanti kita akan belajar bersama apa apa harta zakat yang 6 macam itu, Atas jalan yang di tentukan dengan beberapa syarat, jadi zakat itu wajib kalau sudah mencukupi syaratnya
1. Sebahagian syaratnya itu sampai ukurannya,
2. dan berlalunya itu setahun, jadi kalau belum sampai setahun belum zakat lagi, kecuali ada beberapa harta yang wajib di zakat kan secara langsung, tidak perlu menunggu setahun, tapi kebanyakannya zakat harta itu apabila sudah sampai ukurannya sudah sampai setahun, nah ini syaratnya, dengan niat yang di tentukan,
sebagaimana sabdanya Baginda Rasulullah
( innamal akmalu binniyyat) Jadi zakat itu musti berniat kita, dan di serahkan itu harta zakat untuk golongan tertentu, jadi tidak boleh harta zakat itu di bagikan ke sembarang orang, yang sudah di sebutkan di dalam Alquran, ( wahum samaniyyatun asnafin? Ada 8 golongan orang yang berhak menerima zakat
Keutaman daripada zakat
zakat itu rukun ketiga daripada rukun Islam, zakat ini adalah teman dekatnya, kawan baiknya sembahyang, saudaranya daripada sembahyang, kenapa demikian? Karena zakat itu datang di sertakan dengan shalat, dan yang demikian itu sudah banyak di jelaskan di dalam Alquran, biasanya bilamana Allah menyebutkan sembahyang pasti ada zakat disitu, (Minha qawluhu ta'ala)
Dirikan shalat dan tunaikan itu zakat kata Allah
dan kelebihan zakat ini banya ada di dalam Alquran dan juga daripada hadist2 Baginda Rasulullah,
( Minha qawluhu ta'ala)
Rahmatku meluasi akan tiap tiap sesuatu,
selagi akan aku tentukan Rahmat yang luas tadi bagi orang orang yang taqwa, dan orang orang yang menunaikan zakat, dan orang orang yang beriman dengan ayat kami
Ambil daripada harta mereka itu sebagai zakat, sedekah artinya itu juga zakat yang mensucikan akan mereka dan membersihkan akan mereka, dan sungguh zakat itu merupakan perbendaharaan Islam
Baginda Rasulullah menyampaikan bahwa siapa yang menunaikan zakat hartanya maka hilanglah daripadanya kejahatan harta itu, Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda bentengi, pelihara harta kamu dengan zakat, dan obati penyakit penyakit itu dengan sedekah, jadi sedekah termasuk daripada sekian banyaknya obat daripada penyakit, dan hadapilah oleh mu bergejolaknya bala dengan perbanyak berdoa kepada Allah subhanahu wata'ala
Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda tidak binasa harta baik itu di darat maupun di laut melainkan sebab tidak membayar zakat,
Tahun di fardukannya zakat
zakat ini di fardhukan pada tahun kedua hijrah pada bulan sya'ban, di mulai di kota Madinah,
Pembahagian tentang zakat
Ada dua macam jenis zakat
1. Zakat harta
2. Zakat badan
Jadi zakat harta itu adalah harta-harta yang 6, yang wajib padanya zakat,
1. Binatang ternak : unta, sapi, kambing, nah itu saja binatang yang di zakati, kalau kuda, ayam, bebek, tidak, karena tidak termasuk kepada harta yang di zakati
2. Emas dan perak : nah itu di zakati
3. Harta perdagangan: asalkan yang halal, nah itu di zakati
4. Biji bijian, buah buahan, berat, kandum, kurma, anggur dan sebagainya
5. Harta pusaka atau harta warisan
6. tambang
2. Zakat badan itu macam zakat Fitrah
Syarat wajib zakat adalah
1. Islam, kalau orang kafir asli yang di dalam perut sudah kafir orangtuanya, nah itu tidak wajib, namun kalau dia ini Islam kemudian murtad, di hentikan hartanya ketika murtadnya sampai dia kembali lagi kepada Islam, dan jikalau dia mati dalam keadaan murtad, jadilah hartanya itu di zakatkan, contohnya 10 tahun dia murtad, kemudian masuk lagi ke Islam maka 10 kali lipat dia musti bayar zakat
2. Merdeka, dan tidak wajib zakat daripada budak hamba sahaya, nah ini tidak ada lagi di zaman kita
3. zakat yang ada orangnya, tapi kalau milik umum tidak wajib
4. Tidak wajib zakat daripada yang di wakafkan seperti jihad yang umum, seperti orang fakir, atau keluarga rasul, misalnya ada kebun kurma, nah itu kebun ku wakafkan untuk ahlul bait nabi, atau kebun itu ku wakafkan untuk orang fakir miskin, nah lalu hasil daripada kebun kurma itu tidak ada zakatnya
Adapun di wakafkan untuk orang orang tertentu maka wajib zakat padanya bila sampai ukurannya dan sampai setahun
5. Sempurna miliknya, nyata adanya, dan tidak wajib zakat pada harta warisan, yang di wakafkan untuk janin, karena tidak yakin masih samar2
6. Jadi tidak wajib syaratnya bagi baligh dan berakal, karena wajib zakat itu pada kanak-kanak dan orang gila, yang di khritab itu walinya, misalnya ada anak Yatim, meninggal ayahnya, nah di tinggal warisan yang banyak anak yatim ini, maka wajib dia membayar zakat, yang meniatkan anak itu adalah walinya, atau orang gila tapi orang kaya, Karna warisannya banyak, maka wajib harta orang gila itu di zakati, yang meniatinya yang mengurusinya adalah wali daripada orang gila tersebut
Alhamdulillah mudahan Allah berikan kemudahan dalam penulisan ini kitab sampai selesai
Insyaallah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar