اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ مُحَمَّدٍ
Alhamdulillah, dengan hidayah dan nikmat yang Allah turunkan kepada kita semua, hingga saat dan detik ini, Allah masih saja sayang kepada kita ( khusus pada orang-orang yang bertaqwa kepada Allah, akan merasakan nikmat, baik hidup, umur, maupun hal yang lainnya ) semoga kita semua terus berusaha dan berdoa supaya termasuk kedalam golongan orang-orang yang bertaqwa, mendapatkan kesadaran di dalam hati, yang ingin terus muhasabah diri, karna setiap detik adalah berharga, maka haruslah di jaga dengan sebaik-baiknya, yang nantinya akan di minta pertanggung-jawaban di hadapan Allah.
Dengan sentiasa muhasabah diri, mengingatkan hati untuk bisa lebih berusaha dalam mengukur kemampuan serta memahami setiap waktu yang sudah di berikan Allah kepada kita untuk lebih bisa menjalankan perintah Allah Azza wazzalla, dan berusaha terus untuk menjauhi larangan-larangan yang sudah di tetapkan, ( jangan lah kita mencampur-adukkan, yang hak(benar) dengan yang batil). InsyaAllah dengan segala usaha, dan niat yang baik, Allah akan bantu kita, ampunkan dosa kita, dan di berikan keteguhan dan kesabaran hati, karna hanya dengan pertolongan Allah lah kita bisa terhindar dari segala hal yang merugikan diri sendiri.
Dalam kutipan Al-Hasan berkata, “Orang Mukmin itu selalu mengurusi jiwanya. Ia mengevaluasi dirinya karena Allah. Hisab pada hari kiamat menjadi amat ringan bagi orang-orang yang melakukan perhitungan terhadap dirinya di dunia. Dan hisab tersebut menjadi amat sulit bagi orang-orang yang menjalani hidup ini tanpa evaluasi di dalamnya.” Allahu a’lam.
Sesungguhnya kita seharusnya mempunyai waktu-waktu tersendiri untuk bisa muhasabah diri atas nikmat yang sudah Allah berikan, baik itu nikmat hidup, Islam, dunia, dan lainnya, sehingga dengan muhasabah diri ( merenung sejenak sisa-sisa waktu, usaha dan perbuatan, apakah susah amanah, atau dengan berkhianat ) terus-menerus bermuhasabah diri akan mendatangkan rasa cinta di dalam hati, cinta adalah jalan yang sangat mudah untuk mendapatkan sesuatu dengan penuh keyakinan dan semangat yang tangguh.
Ada kalanya manusia sering lalai dalam tanggung-jawabnya kepada Allah, hingga ia melakukan perbuatan yang tidak baik, kadang juga ia penuh-semangat dalam kebaikan, begitu lah waktu yang kian terjadi, dengan pembelajaran tersebut minta lah doa kepada Allah ketika hati yang lemah ingin melakukan perbuatan yang tidak baik, semoga Allah teguhkan, dan hati menolak dengan sadar, sehingga terjaukan diri dari masalah yang sering mengganggu hati, dan minta lah pertolongan kepada Allahu subhanahu wata'ala di berikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalani segala ujian-ujian selama hidup di dunia, hingga selamat dari tipu-daya yang melalaikan, aamiin.
Dengan terus-menerus mengingatkan hati, dan pikiran, bahwa kehidupan di dunia hanyalah tempat persinggahan semata, setiap kita akan kembali pulang, sebisanya sebelum pulang hendaklah membawa bekal yang banyak serta mendapat ridanya Allah, sehingga hidup di dunia tidak lah sia-sia.
Kepada teman, sahabat, saudara, percaya lah, ingatkan terus hati untuk terus berusaha dalam muhasabah diri ( memperbaiki diri dalam kehidupan di dunia, ) lebih semangat dalam menjalankan ibadah, dan menjalin hubungan yang baik dengan sesama manusia, memperbaiki sikap dan tingkah-laku kita, insyaAllah hidup di dunia punya arti yang sangat indah maknanya. Minta lah kepada Allah, di berikan kekuatan-jangan mengeluh, minta lah kepada Allah kesabaran-jangan hanya menyesal atas perbuatan buruk yang silam, minta lah apapun itu, hingga kekuatan dari pertolongan Allah sahaja lah yang bisa melewati semuanya. MasyaAllah.
Sedikit kutipan nasihat, : yang paling di sayangkan itu "kadang banyak dari kita sendiri mengetahuinya, atau sudah belajar , ataupun mendengarkan, tapi sedikit yang ingin mengambil pelajar dari hal banyak itu, "ya cuman di biarin berlalau gitu aja", Tapi ga bisa di salahkan, semua pasti punya jalannya masing-masing untuk bisa dapat petunjuk.
Yang lebih baik adalah merasa lebih awal, memperbaiki lebih awal, dan menjalankannya lebih awal lagi, supaya tidak kecewa nantinya di kemudian hari, apalagi sampai munculnya penyesalan di hati, karna belum bisa dipasti, bahwa kedepannya nanti hati masih tertarik untuk mendengarkan hal baik ataupun ingin muhasabah diri, yang bisa di syukuri adalah ( bahkan ketika mendengarkan aja itu sudah Alhamdulillah banget, ( mendengarkan kebaikan, melakuiannya, ataupun tergerah hati dengan niat ingin melakukan kebaikan saja sudah Alhamdulillah, berarti Allah masing sayang sama diri kita ini, ( kalau Allah sudah sayang apalagi yang harus di inginkan bukan ? tinggal kita nya saja yang harus lebih banyak bersabar dan banyak lagi belajar dalam memperbaiki diri dan iman )
Kadang kan, sudah banyak nasihat, sudah banyak paham, saran dari orang lain pada diri kita, ya kadang di anggapnya, ya nanti aja deh, eh tau nya lupa, terus di datengin lagi nasihat, atau tergerak hati buat dengerin dakwah, eh taunya masih belum mau , nunggu moment yang pas,
ya gapapa si emang, Allah masing baik untuk mendatangkan kedasaran diri, orang" yg di datangkan untuk ngasi saran dan nasihat, ( karna atas izin Allah lah seseorang itu mendapatkan pentunjuk, paham dia ilmunya, ia berbagi, merasakan cinta, ia tersentuh, tersentuh hatinya ingin memberikan sesuatu nasihat, supaya tidak terjadi sesuatu hal yg buruk menimpa orang lain atas pengalamannya,
Nah untuk itu, kadang kalau merasa lelah ya istirahat lah dulu sebentar, tidak perlu di paksain, nanti kalau sudah baik lanjut lagi, tapi jangan pernah berhenti, karna paasti banyak cobaan dan godaannya, apalagi sampai menimbulkan suatu penyesalan ( yg jelas jalanin terus)
Ya seperti hati juga, kalau sudah cenderung dalam kebaikan, ingin memperbaiki diri, ya bersabarlah, ada kalanya semangat, ada kalanya lelah, tapi ga berhenti apalagi untuk balik kembali ngelakuin hal yg kurang baik, yang nantinya bakal muncul penyesalan,
Yang jelas bersabar, teguhkan hati, ya nerima dengan ikhlas apapun kehendak yang akan Allah tetapkan pada diri, ( malu rasanya kalau mengatur Allah, pengen ini, pengen itu, ga kuat, lelah, dan dll) mending ikhlas atas segala kehendak yg Allah sudah tetapkan pada diri kita, dan insyaAllah itu adalah yang paling baik,
Nah kalau semua orang baru hijrah bisa merasakan, dan memahaminya, insyaAllah semuanya bakal baik", karna hijrah bukan dari penampilan, ( melainkan hati yang terpaut dalam cinta, kalau sudah cinta, apapun itu pasti rasanya nyaman)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar