Pages

Minggu, 25 Desember 2022

Ya Rahman


Ya Rahman .

Nama yang ke dua dari Asmaul Husna adalah , Ar - Rahman, sering kali kita maknai dengan ( yang maha pengasih ) itu secara ringkasnya .

Ar - Rahman itu adalah yang mengasihkan nikmat - nikmat yang besar, yang tidak mungkin bisa di lakukan oleh hamba-hambanya, nah itu adalah Arrahman

Nikmat-nikmat yang besar itu ialah Contohnya : Allah yang maha pengasih, Allah yang mengasihkan akal kepada kita, yang mengasihkan Ruh kepada kita, yang mengasihkan  iman kepada kita 

Ar - Rahman itu, adalah yang memberikan kebaikan, yang meliputi kebaikannya Allah kepada orang - orang yang beriman, untuk orang - orang kafir, dan untuk semua makhluk seluruhnya yang ada. 

Orang yang kafir itu bisa hidup, bisa senang, di karenakan Allah itu yang memiliki nama Arrahman tadi, yang meliputi kebaikannya kepada seluruh makhluk, 

Dengan contoh yang sering di ucapkan ketika berdoa kepada Allah : Ya Rahmanad Dunya wal akhirah, yang artinya, wahai Rahman yang pengasih, di dunia maupun di akhirat.

Di dalam kitab Ar - risalah al - Qusyairiah. Kitab yang sangat terkenal.pada juz 4, halaman 41

Di kisahkan ketika seorang majusi sang penyembah api datang kepada Nabi Ibrahim alaihissalam, minta makan, di karnakan kelaparan, yang usianya sudah tua, kemudian ujar nabi Ibrahim alaihissalam, jika engkau wahai majusi masuk Islam maka akan ku beri makan.

Lalu majusi itu pun menjawab, bahwa aku tidak akan merubah agamaku hanya karna persoalan makan, ujar si penyembah api tadi, maka  dia pun meninggalkan nabi Ibrahim alaihissalam dalam keadaan lapar.

Kemudian, Allah pun menegur nabi Ibrahim alaihissalam, turunnya Wahyu wahai Ibrahim kata Allah, apakah engkau tidak beri makan dia, kecuali dengan berislam, kenapa engkau melakukan itu, kenapa engkau tidak beri dia makan, aku kata Allah, selalu berbuat baik kepada dia dalam kekafirannya, selama 70 tahun dia kafir kepadaku kata Allah, memberikan dia kehidupan, memberikan dia kenikmatan, andai saja engkau beri dia makan tidak lah jadi persoalan wahai ibrahim.

Maka nabi Ibrahim pun berlari mencari seorang majusi tadi, cari-cari dan kemudian bertemu, wahai majusi kemari ujar nabi Ibrahim alaihissalam, akan ku beri makan engkau sekarang, majusi pun bertanya, wahai Ibrahim, kenapa begitu cepat ada perubahan, yang tadi engkau katakan akan memberiku makan kalau aku Islam, tapi kenapa sekarang engkau langsung memberikanku makan.

Nabi Ibrahim alaihissalam pun berkata : Allah berwahyu kepadaku, bahwa engkau ini sudah lebih 70 tahun kafir, tapi Allah masih saja berbuat baik kepadamu, dan aku di suruh oleh Allah untuk memberimu makan, lalu majusi ini pun berkata, apakah demikian Allah itu kepadaku? Maka ajajarkan aku sekarang wahai Ibrahim ajarkan aku Islam, maka aku pun akan masuk islam. 

ini adalah Ar - Rahman nya Allah, semua akan di berikan kebaikan, tidak perlu menunggu seseorang itu jahat, baik, kafir, atau yang lainnya, tetapi berbuatlah kebaikan pandanglah hanya mengharap Ridha nya Allah, demikianlah kita jika ingin beriman kepada Ar - Rahman ya Allah dengan menerapkan nama - nama (Asmaul Husna ) yang baik itu di dalam hati kita.

Maka Allah yang bernama Ar-rahman itu demikianlah, artinya Allah itu maha pengasih tidak pilih kasih

Allah yang bernama Arrahman yang mengasihkan nikmat nikmat yang besar kepada seluruh makhluknya, dan tidak ada juapun seseorang yang bisa memberikan nikmat itu kecuali hanya Allah.

Di sebutkan dalam kitab Mafatihul ghoib, yang dikarang oleh ( Al imam Al fakhrurazi, ) Ibrahim bin Adham, salah seorang uang di kenal Alim dari Persia, yang wafat l pada tahun 162 Hijriyah, kata Ibrahim bin Adham, beliau berkisah, aku bertamu ke suatu kampung, di hidangkan kepadaku beberapa potong roti, tiba-tiba datang burung gagak menyambar roti, satu potong dari roti itu, habis di sambatnya, terbang lagi buruk itu, kata Ibrahim bin Adham, aku merasa takjub, ada apa buruk gagak, lalu aku ikuti, sekalinya burui gagak itu turun di suatu semak-semak, aku datangi kesana, hingga aku melihat ada seorang laki laki kelaparan, hingga buruk gagak itu yang memberi makan kepada manusia itu .

Nah yang demikian ini adalah sudah di atur, sudah di rancang oleh Allah yang bernama Ar-rahman ini, siapa yang bisa menyelamatkan manusia yang ada di hutan, tidak ada yang tahu, tapi Allah memberikan Ilham kepada buruk gagak itu, ambil itu roti hantar jepada laki-laki yang ada di hutan, beri makan ia, itu lah arrahmannya Allah, dengan cara yang demikian, dan tidak akan ada seorangpun yang bisa melakukan seperti pengasihnya Allah.

Contoh : kita bilang ke buruk, wahai buruk, ambil ini roti, berikan makan kepada orang yang kelaparan itu, mana bisa , tidak bisa, itu hanya Arrahmannya Allah.

Kemudian di lanjutkan dalam kisah Zunnun Al-misri dalam kitab yang sama, salah seorang yang alim di mesir, yang wafat pada tahun 179 Hijriyah yang di karangan al-Imam Al-fakhrurrazi. Ujar Zunnun Al-misri, aku berjalan ke sungai Nil, begitu aku sampai, aku melihat ada seekor kala yang berjalan sangat cepat, kemudian aku iringi kemana kala itu berjalan cepat, kemudian  sampai di bibir pantai sungai Nil, sampai ke sebuah pohon besar, ada seorang pemuda yang sedang tidur, dan di dekatnya ada seekor ular besar yang perlahan ingin menggigitnya 

Nah si kala yanf berjalan cepat tadi ini pun kemudian berkelahi dengan ular yang ingin memangsa pemuda itu , kala menggigit ular, ular menggigit kala, mati keduanya, 

Fassalliman rajulunna'im, : laki-laki yang tidur tadi pun selamat dari gigitan ular tadi.

Nah rencana seperti ini adalah Ar-rahman, siapa yang bisa melakukan seperti itu? Luar biaya, jadi itu lah Ar-rahmannya Allah, yang memberikan kasih, yang tidak bisa di lakukan hamba manapun, 

Setiap do’a kaum muslimin bagi setiap muslim akan bermanfaat bagi si mayit. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala,

وَالَّذِينَ جَاءُوا مِنْ بَعْدِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالإيمَانِ وَلا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

Al hasyr ayat 10, 

Syaikh ‘Abdurrahman bin Nashir As Sa’di mengatakan, “Do’a dalam ayat ini mencakup semua kaum mukminin, baik para sahabat yang terdahulu dan orang-orang sesudah mereka. Inilah yang menunjukkan keutamaan iman, yaitu setiap mukmin diharapkan dapat memberi manfaat satu dan lainnya dan dapat saling mendoakan

Dan juga di Sabdakan oleh Rasulullah :

Do’a seorang muslim kepada saudaranya di saat saudaranya tidak mengetahuinya adalah do’a yang mustajab (terkabulkan). Di sisi orang yang akan mendo’akan saudaranya ini ada malaikat yang bertugas mengaminkan do’anya. Tatkala dia mendo’akan saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut akan berkata: “Amin. Engkau akan mendapatkan semisal dengan saudaramu tadi”.”Do’a kepada saudara kita yang sudah meninggal dunia adalah di antara do’a kepada orang yang di kala ia tidak mengetahuinya.

Dan Ar - Rahman itu ialah yang menyampaikan kebaikan - kebaikan orang yang hidup kepada orang - orang yang sudah mati di dalam kubur :

Karna tidak ada satupun makhluk yang bisa melakukan itu, menyelamatkan orang yang di siksa di alam kubur, kecuali hanya Ar-rahmannya Allah.

Rasulullah lewat di kota madinah,
Ada dua kubur, ujar nabi kepada sahabat, ini orang yang dalam kubur ini, kedua-duanya sedang di siksa, Nabi tau prihal alam malakut, yang di kasi oleh Allah, 

Nabi berkata, kedua orang ini di siksa, padahal bukan soal perkara yang besar, seharusnya bisa ia hindari pada saat ia hidup di dunia, satu ahli kubur ini di siksa, karna tidak hati hati saat buang air kecil, akhirnya menjadi najis, dan di bawa sembahyang, kemudian sembahyangnya tidak sah, akibatnya di kubur di siksa, 

Ada yang satu ini ujar nabi, di siksa di kubur, karna suka adu domba, istilahnya, orang yang berkabar, membawa kabar kesini panas orang sana, bawa lagi kabar kesini, panas orang sini, jadi orang tidak lagi saling sapa, berkelahi dan lain sebagainya, jadi ketika di kubur, di siksa.

Jadi Rasulullah berjalan, mengambil pelepah kurma, kemudian nabi belah pelepah kurma itu menjadi dua, dan kemudian di tanamkan kepada kedua kubur tadi, kata nabi, selama pelepah kurma ini masih basah, yang di dalam kubur ini di ringankan azabnya, nah ini Arrahmannya Allah. ( Yang meringankan azab" kubur karna kebaikan orang-orang yang hidup) 

Dari Aisyah ra, Rasulullah  pernah bersabda, Wahai manusia, berlindunglah kalian dari azab (siksa) kubur, sesungguhnya azab kubur itu benar adanya. (HR. Ahmad)

Contohnya : ketika orang yang di dalam kubur sedang di siksa, maka kemudian anak nya yang masih hidup berdoa kepada Allah supaya siksaan untuk orangtuanya yang sudah meninggal itu supaya di ringankan atau di hilangkan, maka Ar - Rahman ini lah yang akan menyampaikan.



Tidak ada komentar:

More Article about this Blog