Pages

Senin, 08 Agustus 2022

keutamaan Shalat Fardhu

Bismillah adalah kata awal yang paling baik untuk memulai segala sesuatu, dengan izin Allah bantuan Allahsampai saat ini kita masih diberikan iman, dan di tambahkan pula iman itu dengan rahmatNya Allah, Subhanallah Maha baik-Nya Allah kepada kita, Alhamdulillah.

Keutamaan shalat Fardhu (shalat lima waktu yang sudah di tentukan waktunya)

Allahu subhanahu wata'ala berfirman : 

فَإِذَا قَضَيْتُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ قِيَٰمًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِكُمْ ۚ فَإِذَا ٱطْمَأْنَنتُمْ فَأَقِيمُوا۟ ٱلصَّلَوٰةَ ۚ إِنَّ ٱلصَّلَوٰةَ كَانَتْ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ كِتَٰبًا مَّوْقُوتًا

Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman (orang-orang mukmin.) Surah an-nisa ayat 103

shalat yang fardhu yang sudah di tentukan waktunya. Artinya : ada ketentuan-ketentuan waktunya yang boleh dan tidak boleh di laksanakan atas orang-orang mukmin : 

Dengan itu Allah berfirman untuk menentukan waktunya : 

أَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِدُلُوكِ ٱلشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ ٱلَّيْلِ وَقُرْءَانَ ٱلْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْءَانَ ٱلْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

Artinya: Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (malaikat).

Sehingga setiap mukmin itu harus menunaikan kewajibannya untuk menunaikan shalat fardhu sesuai dengan waktu-waktunya yang sudah ditentukan, adapun shalat yang tidak sesuai dengan waktunya (sesudah atau sebelum waktunya) maka wajib baginya untuk mengganti atau mengulanginya sesuai dengan waktunya.

Adapun yang orang orang mukmin yang sengaja mengeluarkan shalat lima fardhu dari pada waktunya, maka akan mendapat ancaman dari Allah, terkecuali orang-orang mukmin yang mendapat keringanan di karnakan udzur (berhalangan dengan ketentuan-ketentuannya) : 

Rasulullah bersabda : "lima kali shalat yang di wajibkan oleh Allah atas para hambanya, barangsiapa yang mendatanginya dan tidak menyia-nyiakannya sedikitpun daripadanya dan tidak meganggap enteng dari kewajiban itu, maka ia akan mendapatkan janji Allah untuk memasukan hambanya ke dalam syurga" (Hr. Abu Daud)

رَبَّنَآ إِنَّكَ جَامِعُ ٱلنَّاسِ لِيَوْمٍ لَّا رَيْبَ فِيهِ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُخْلِفُ ٱلْمِيعَادَ

"Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya". Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji. (Surah Ali-Imran ayat 9)

Dan barang siapa yang tidak mendatanginya, (mengerjakan shalat) itu hamba itu tidak akan mendapatkan janji Allah berupa syurga. Dan barang siapa yang tidak mendatanginya, (mengerjakan shalat) itu hamba itu tidak akan mendapatkan janji Allah berupa syurga.

Rasulullah bersabda : 

مَثَلُ الصَّلَوَاتِ الْخَمْسِ كَمَثَلِ نَهَرٍ جَارٍ غَمْرٍ عَلَى بَابِ أَحَدِكُمْ يَغْتَسِلُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَ مَرَّاتٍ ». قَالَ قَالَ الْحَسَنُ وَمَا يُبْقِى ذَلِكَ مِنَ الدَّرَنِ

Artinya: "Perumpamaan salat 5 waktu itu seperti aliran sungai yang melimpah airnya dan jernih mengetuk pintu kalian, lalu air itu membersihkan seluruh isi rumah kalian 5 kali dalam sehari," (HR Muslim dari jabir). 

Sehingga kebaikan seorang mukmin menjalankan atau melaksanakan shalat fardhu lima kali sehari yang sudah di tentukan waktu-waktunya akan menghapus dosa-dosa, (dosa-dosa kecil) yang ada pada diri seorang mukmin.

Tidak ada komentar:

More Article about this Blog