Pages

Minggu, 07 Agustus 2022

syarat sah adzan

Dengan mengetahui syarat-syarat sah adzan, maka akan lebih baik pula shalatnya, sehingga akan mendatangkan kebaikan-kebaikan dari Allah : 

1. Tertib, sususannya.
2. Qomat itu mesti berturut-turut tidak boleh ada jeda antaranya.
3. Masuknya waktu untuk mengumandangkan adzan
4. Keadaannya yang sedang adzan itu harus 1 orang, tidak boleh bergantian, atau separuh-separuh.
5. Mesfi menggunakan bahasa arab.
6. Suaranya yang nyaring.

Sehingga ketika di zaman Rasulullah sebelum adanya adzan ini, bagaimana supaya bisa mengumpulkan orang untuk datang shalat berjamaah, maka para sahabat pun memberikan saran, ada yang menyarankan untuk membunyikan lonceng ketika masuknya waktu, adapula yang menyarankan untuk menyalakan api sebagai petanda untuk masuknya waktu. Ujar sahabat yang lain, itu seperti gereja dan seperti majusi. Maka tidak jadilah seperti itu.

Kemudian ada salah satu sahabat nabi berpimpi di ajarkan adzan seperti adzan sekarang ini, hingga mimpi itu pun di terima Nabi, dan orang yang bermimpi ini pun ingin menjadi seorang muadzin, maka Rasulullah pun menolak, kemudian memerintahkan Bilal untuk mengumandangkan adzan, karena suara Bilal lebih nyaring dan lebih keras. Sehingga itu lah syarat untuk adzan.

Sehingga adzan ini pun bukan hanya untuk shalat sahaja, tetapi bisa di gunakan beberapa perkara :

1. orang orang yang sedang sedih 
2. Orang yang sedang kesurupan
3. Orang yang sedang marah
4. Orang yang jahat perangainya, baik itu manusia maupun haiwan, supaya lebih baik perangainya
5. Ketika kebakaran maka adzan lah 
6. Dan kemudian pendapat yang doif, ketika menurunkan mayat ke dalam kubur.

Kemudian ketika orang-orang yang hendak berpergian maka di sunnatkan adzan dan iqomat di belakang orang yang hendak berpergian jauh (musafir). Dan juga untuk anak-anak yang baru lahir.

Tidak ada komentar:

More Article about this Blog