Pages

Kamis, 08 Desember 2022

Mengingati Mati

Mengingat kematian merupakan sesuatu yang di anjurkan oleh agama, sehingga Rasulullah pernah bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Huraira, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda.

أكثروا ذكر هَاذِمِ اللَّذَّاتِ فإنه ما ذكره أحد فى ضيق من العيش إلا وسعه عليه ولا فى سعة إلا ضيقه عليه

Artinya: “Perbanyaklah mengingat Si Pemutus Kenikmatan (Kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka ia akan merasa lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya lapang, maka ia tidak akan tertipu dengan dunia (sehingga lalai akan akhirat).” (HR. Ibnu Hibban dan Al Baihaqi).

Sehingga, orang yang mengingat kematian akan terhapus dosanya, dan dia akan renggang terhadap dunia, kemudian seorang laki-laki datang bertanya kepada Rasulullah, siapa kah orang yang paling pintar, pintar ini termasuk dalam pandangan Allah, maka Rasulullah pun menjelaskan dalam sebuah hadist ya : 

Ibnu ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma pernah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam,

ﻓَﺄَﻯُّ ﺍﻟْﻤُﺆْﻣِﻨِﻴﻦَ ﺃَﻛْﻴَﺲُ ﻗَﺎﻝَ : ‏ ﺃَﻛْﺜَﺮُﻫُﻢْ ﻟِﻠْﻤَﻮْﺕِ ﺫِﻛْﺮًﺍ ﻭَﺃَﺣْﺴَﻨُﻬُﻢْ ﻟِﻤَﺎ ﺑَﻌْﺪَﻩُ ﺍﺳْﺘِﻌْﺪَﺍﺩًﺍ ﺃُﻭﻟَﺌِﻚَ ﺍﻷَﻛْﻴَﺎﺱُ

“‘Lalu mukmin manakah yang paling cerdas?’ Beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Yang paling banyak mengingat kematian dan yang paling baik dalam mempersiapkan diri untuk  untuk alam berikutnya. Itulah mereka yang paling cerdas’” HR.ibnu majah

Yang artinya orang yang mempunyai persediaan yang cukup, bekal yang cukup, amal ibadah yang di persiapkan dengan baik untuk menunggu kematian itu tiba, maka terlepaslah diri dari belenggu kelezatan dunia yang menipu diri, maka dikatakan lah orang tersebut sebagai seorang yang cerdas, kata Rasulullah.

Mengingat kematian itu merupakan sesuatu ibadah, sebagai guru dalam iktibar pelajaran dan renungan. Sehingga ketika kita melihat orang meninggal dunia maka ambil lah pelajaran atas perkara itu, dalam kita juga sampai waktunya akan meninggal dunia, sehingga ambil lah perkara tersebut sebagai pelajaran dan renungan sebagai penasihat dalam meningkatkan ibadah kepada Allah.

Tidak ada komentar:

More Article about this Blog