وَالَّذِيْنَ اِذَا فَعَلُوْا فَاحِشَةً اَوْ ظَلَمُوْٓا اَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللّٰهَ فَاسْتَغْفَرُوْا لِذُنُوْبِهِمْۗ وَمَنْ يَّغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلَّا اللّٰهُ ۗ وَلَمْ يُصِرُّوْا عَلٰى مَا فَعَلُوْا وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ
Dan, (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau kendzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya kepada Allah.
Siapa lagi yang dapat mengampuni dosa-dosa kita selain Allah?
Maka ketika kita meminta ampunan kepada Allah Dari dosa kita, (meminta ampunan kepada Allah, maka Allah pun mengampuni kita)
maka ampunan itu harus kita minta, adapun ampunan itu di berikan secara percuma pada malam nisfu'sya'ban, sehingga bersyukurlay kita jrpada Allah, Karna Allah subhanahu wa ta'ala itu sangat baik kepada kita Ini, terkhusus orang-orang yang beriman kepada Allah subhanahu wa ta'ala.
Maka apabila datangnya malam nisfu'sya'ban, lakukanlah amalan atau ibadah, seperti malam malam sebelumnya ataupun sesudahnya, bukan bermaksud untuk mengkhususkan ibadah, akan tetapi pada malam-malam tertentu seperti malam malam nifsyu sya'ban, Karna termasuk kepada malam yang istimewa.
Contohnya seperti : doa, dzikir, ibadah, baca alquran, Yasin, shalat, shalawat Dan berdoa meminta ampunan kepada Allah, sehingga intinya appaun itu ibadahnya, bertujuan untuk meminta ampunan Dan rahmat daripada Allah subhanahu wa ta'ala.
Imam syafii, dalam kitabnya (al-umm) yang di susun ildh imam syafii, pada jilid pertama, halaman 395, menjelaskan Dasar hukum tentang malam nisfu'sya'ban, yang menjelaskan bahwa termasuk dalam malam-malam yang baik, untuk meningkatkan Amal ibadah kepada Allah, Karna termasuk kepada malam yang istimewa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar