Pages

Rabu, 24 April 2024

Alquran / 25. surah Al Furqan / hlm.32

Bismillahirrahmanirrahim, puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah subhanahu wa ta'ala yang dimana sampai saat ini kita masih di berikan begitu banyak nikmat, semisal nikmat hidup dan nikmat kesihatan, terkhusus juga nikmat iman dan Islam, maka tak lupa lah kita senantiasa mengucapkan Alhamdulillah

Shalawat serta salam tak putus-putusnya kita panjatkan kepada junjungan kita yakni Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mudah-mudahan dengan shalawat yang senantiasa kita bacakan itu kelak di akhirat nanti kita bisa mendapatkan pertolongan dari Allah dan syafaat daripada Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam aamiin ya Allah aamiin ya rabbal alamin

_____________________


( Al khromis Wal isrun min shuwaril Qur'an, suratul Furqan) surah yang ke 25 yang ada di dalam Alquran adalah surah yang bernama Al Furqan, ini surah 
( makkiyyatun ) di turunkan Allah kepada Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam sebelum hijrah dari Mekah ke Madinah ( wa ayatuha ) dan ayat-ayatnya 
( Sab'un wa sab'un) berjumlah 77 ayat 

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman di dalam surah ini 

Maha banyak kebaikan Allah yang telah menurunkan Al Furqan, di hati Baginda Rasulullah agar nabi kita memberikan petunjuk dan menjadikan peringatan bagi seluruh alam semesta ini

Al-furqan adalah salah satu dari sekian banyaknya nama Alquran, Alquranul Karim mempunyai nama lebih dari 40 nama, 

Ada Annur
Ada al urwatur usqo
Ada as siratal Mustaqim
Ada an naba'ul 'adhim 
dan banyak lagi, termasuklah disini al-furqan, Al-Furqon itu artinya ( alfariq baynal Haq Wal bathil ) pemisah antara Haq dan bathil, pemisah antara yang benar dan yang salah, 

nah kalau kita ragu-ragu dalam suatu perkara apakah ini benar atau salah maka lihatlah Alquran, Karna Alquran pasti akan menjelaskan mana yang benar dan mana yang salah, tentunya dengan pemahaman para tokoh terdahulu, para imam, para ulama, para guru-guru, orang tua yang sudah mengajarkan Alquran kepada kita 

Di dalam surah ini Allah menceritakan tentang kisah orang-orang yang terdahulu, memberikan pelajaran dan petunjuk kepada kita orang yang beriman kepada Allah, antara lainya Allah menyampaikan

Al imam Al Fakhrurrazi, salah seorang ahli tafsir yang di gelar sebagai ( as sultonul mutakallam ) mengatakan ayat-ayat tersebut tadi menerangkan tentang bagaimana kelakuan-kelakuan atau akhlak dan sifat-sifat manusia yang beriman kepada Allah, yang nanti mereka itu akan menempati ( al wurfah fil Jannah ) tempat yang tinggi di syurga 

Di simpulkan oleh beliau ada 9 sifat yang di miliki oleh orang-orang yang beriman kepada Allah agar mereka itu bisa menempati tempat yang mulia di dalam syurganya Allah subhanahu wa ta'ala

9 sifat orang yang beriman kepada Allah yang mempunyai tempat tertinggi di syurganya Allah 

1.  

Orang beriman itu ia berjalan di muka bumi ini dengan tenang dan tentram, artinya hidupnya, perilakunya, akhlaknya aman dan tentram, tidak berbuat kerusakan, tidak berbuat keributan, tidak memperbuat masalah yang mengganggu masyarakat, nah sifat yang musti di miliki oleh orang yang beriman itu, 

yang pertama adalah kalau hidup jangan bikin kerusakan di tengah masyarakat, jangan membikin orang lain jadi bertengkar, jangan membuat kerusakan di muka bumi ini

Nah perlu juga kita belajar siapa-siapa orang yang berbuat kerusakan di muka bumi ini ? 

Ada 6 macam orang bila mereka ini berbuat kerusakan maka akan merusak bumi 

1. ( Al umara uzzholimin ) pemerintah yang dzolim, pemerintah yang hanya ingin nyaman sendiri, yang ingin keluarganya yang nyaman sendiri, walaupun rakyatnya susah, walaupun rakyatnya menderita, yang penting dirinya dan keluarganya makmur, nah ini jelas akan berpengaruh membuat kerusakan di muka bumi

2. ( Al ulama izalam yakmalu bil 'ilmih ) ulama-ulama atau orang-orang yang punya ilmu ugama tapi mereka tidak mengamalkan dengan ilmunya, mereka itu membicarakan takwa kepada Allah, membicarakan berbuat baik, saling membantu kepada sesama makhluknya Allah,  berbicara tentang tawadhu, membicarakan tentang membersihkan diri daripada segala macam penyakit hati, berbicara tentang akhlak dan Budi pekerti yang mulia, Zuhud dan lainnya.

Akan tetapi diri mereka, akhlak dan perilakunya sama sekali tidak mencerminkan apa-apa yang mereka bicarakan itu, nah ini ada saham merusak bumi

3. ( Al agrhniyaa ul bugrhola ) orang-orang kaya yang kikir, nah ini termasuk punya saham merusak bumi, justru kekayaan yang di berikan Allah kepadanya itu, ada hak-hak orang lain, tapi ianya kikir, nah ini merusak bumi

4. ( Al Hukkam ) para penegak hukum yang tidak benar, penegak hukum di tempat kita ini macam polisi, jaksa, hakim, apabila mereka-mereka itu menjalankan hukum dengan benar, mereka menjalankan hukum sesuai dengan hati nurani dan undang-undang mereka, maka mereka ini punya tempat tertinggi di syurganya Allah, tapi kalau mereka ini tidak benar dalam menjalankan hukum akan jauh dari syurga, bahkan punya andil dalam merusak bumi ini

5. ( Al uuzaro ) para pegawai, buruh, para pekerja, yang tidak jujur dalam tugas pekerjaannya, nah ini termasuk bisa merusak bumi, 

6. ( Annisa almutabarrizal ) perempuan-perempuan yang tidak malu kepada Allah, tidak tahu diri, tidak malu kepada manusia, berpakaian, berhias, tingkah dan pelaku yang sama sekali tidak ada mencerminkan takwa kepada Allah nah ini punya saham yang benar untuk membuat kerusakan di muka bumi, merusak bangsa

Apabila mereka tadi itu bisa berbuat sesuai dengan apa yang Allah Ridai maka akan turun Rahmat di muka bumi ini, semakin banyak Rahmat Allah yang turun maka akan semakin baik pula suatu bangsa dan negeri itu 

2. 


Bilamana datang kepadanya orang-orang jahil, maka ia berkata salama, salamualaikum, atau selamat jalan, atau selamat tinggal, artinya kalau dia ini di gungjing, di hina, di fitnah, di gibah oleh orang jahil, maka ia tidak melawan, tidak menanggapi, tidak membalas, tidak ikut memperkeruh keadaan, tetap sabar

Nah pengertian jahil menurut Allah itu apa? Bukan jahil orang yang tidak punya ilmu bukan, setiap orang yang berbuat dosa dan maksiat kepada Allah maka berhak ia di katakan jahil, walaupun dia ini profesor, walaupun dia ini orang yang punya banyak ilmu, walaupun ini orang keturunan daripada orang lain, kalau dia berbuat dosa baik itu kepada Allah maupun kepada sesama manusia, maka berhak ia di sebut jahil.

Contoh macam ada orang yang pendidikannya tinggi menggibah kita, ada orang alim memfitnah kita nah ini orang jahil, bila kita sabar, memaafkannya dan tidak menanggapinya, tidak memperkeruh keadaan maka ini termasuk ( al wurfah fil Jannah ) Alhamdulillah, apabila kita ini melayani, menggibah juga berarti sama aja kita ini jahil, nah ini yang seharusnya kita hindari

Selama kita ini benar, tidak menanggapi cemoohan orang, sabar berjalan di jalan Allah dengan baik maka kita ini akan mendapatkan tempat yang baik di syurga 

Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mengatakan di dalam sebuah hadist 
( Innarrazulal muslim la yudhriku bil Hilmi darojatas sho'im Wal ko'im rowahuttabaroni )
Seseorang laki-laki atau perempuan sama aja, yang punya sifat Hilim, di ejek orang tidak marah, di gibah orang, di dzolim orang, sabar tidak melawan, mengalah aja kerjanya, memaafkan orang yang berbuat tidak baik itu kepadanya, di serahkan ya semuanya kepada Allah 

Nah orang yang punya sifat ini bisa memperdapati derajat dari orang yang setiap hari puasa, setiap hari bangun shalat malam, cuman mengandalkan sifat Hilim tadi ia lebih tinggi derajatnya daripada orang yang puasa setiap hari dan bangun shalat setiap malam

3. 

Orang yang di malam hari bangun semata-mata hendak beribadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala, Ibnu Abbas mengatakan kalau kita sembahyang tengah malam dua rakaat saja sudah masuk dalam ayat ini 

( Qolannabi shalallahu alaihi wasallam rok'atani yarka uhumal 'abdu fi jaufil lail khrairun lahum minaddunya wamafiha ) dua rakaat Tengah malam yang di laksanakan seorang hamba semata-mata Karna Allah itu lebih baik nilainya bagi Allah daripada dunia dan isinya 

Umpamanya ada orang di berikan Allah kekuatan, di tolong Allah dia pun bisa bangun shalat dua raka'at di tengah malam, dan ada orang di berikan Allah kekayaannya itu seluas dunia dan isinya kemudian ia wakafkan seluruh hartanya, masih lebih baik nilai orang yang bangun malam untuk shalat kepada Allah 

Nah prihal shalat malam ini, kita sudah tahu, sudah yakin Karna apa, Allah ada mengatakan, alquran dan hadist nabi juga menjelaskan, tapi kenapa kita ini tidak bersungguh-sungguh untuk bangun shalat malam? Itu sebab karna ini belum dapat Taufiq daripada Allah, 

Nah kenapa Taufiq Allah tidak sampai kepada kita? Karna kita ini masih banyak dosa baik itu kepada Allah maupun kepada sesama makhluknya Allah, kurangnya ilmu pengetahuan ugama kita, kurangnya rasa cinta kita kepada Allah, sedikitnya persiapan kita menuju akhirat, sukanya kita ini melihat kepada hal yang tidak baik, suka kepada orang-orang yang dzolim, yang berbuat dosa secara terang-terangan, melihat auratnya, menyia-nyiakan waktu daripada mengerjakan hal yang tidak menambahkan keimanan kita kepada Allah, kitapun senang mengerjakan semua itu, tidak sadar, nah inilah alasan-alasan dan sebab daripada Taufiq Allah tidak sampai kepada kita, ini yang musti kita perbaiki


Maka daripada itu perbanyak kita ini bertaubat kepada Allah, minta maaf kepada manusia, rajin menuntut ilmu ugama, rajin belajar yang mendapatkan manfaat dunia dan akhirat kita, menjaga diri kita mata kita daripada melihat yang tidak baik, menjaga seluruh anggota tubuh badan kita, daripada perkara yang tidak baik, insyaallah kita akan mengundang Rahmat dan Taufiq daripada Allah





4. 


Orang-orang yang berdoa kepada Allah 

ya Allah palingkan daripada kami, jauhkan bagi kami azab neraka jahannam, orang yang suka berdoa kepada Allah, meminta pertolongan di jauhkan Allah dari neraka nah ini orang calon penghuni wurfah 

5. 


Orang yang bila membelanjakan, mengeluarkan duitnya tidak boros, dan tidak pula kikir, di posisi tengah-tengah

Nah macam apa pengertian Boros dalam pandangan agama itu? Banyak para ulama tafsir yang menjelaskan menyampaikan pendapatnya

Ada yang mengatakan walaupun satu sen kita belanjakan kepada hal yang di larang oleh Allah nah ini namanya Boros, manakala kikir itu macam apa? Orang yang menyimpan hartanya, mencegah hartanya daripada hak-hak Allah seperti sedekah, dan hal orang lain 

6. 


Mereka tidak menyekutukan Allah, tidak pula membunuh orang, tidak pula melakukan hal-hal yang di larang Allah seperti zina, nah di dalam ayat ini ada tiga macam dalam satu, antara menyekutukan Allah, membunuh orang, berzina, nah ini sangat besar dosanya 

7. 

Orang yang tidak mahu bersaksi palsu, tidak mahu menyaksikan dosa, menonton dosa, melihat dosa, menjaga matanya daripada melihat hal hal yang tidak larang Allah, macam nonton tv, main hp, ini tidak di larang Allah, akan tetapi kalau yang kita lihat itu ada maksiat, melihat aurat orang, melihat yang tidak baik nah ini sebab kita dapat dosa, sengaja melihat kepada maksiat adalah maksiat, suka melihat kepada dosa adalah perbuatan dosa, sama aja nah ini yang tidak baik yang musti nya kita jauhkan kalau kita ini beriman kepada Allah subhanahu wa ta'ala

8. 

Orang yang bila mana di berikan nasihat di peringati dengan ayat-ayat Allah, kemudian mereka taat, macam ada orang menasihati kita, eh yang engkau lakukan itu tidak baik, Allah sudah menasihati di dalam Alquran, nah kitapun taat dan patuh, nah ini baik 

9. 

Orang yang senantiasa berdoa kepada Allah, yang rajin berdoa dengan doa ini 

( Rabbana hablana min azwazina )ya Allah berikanlah kami istri atau pasangan-pasangan, ( wa zurriyatina ) dan keturunan-keturunan kami ( Qurra ta akyun) yang taat kepada engkau ya Allah ( waza'alna lil muttaqina imama) dan jadikanlah kami ini pemimpin seperti orang-orang yang takwa ya Allah

Nah orang yang mengerjakan 9 perkara ini akan mendapatkan tempat yang tertinggi di syurganya Allah subhanahu wa ta'ala, mudah-mudahan Allah memberikan kita Taufiq, menjaga keluarga kita, anak keturunan kita, dan kaum muslimin sehingga kita bisa mengamalkan amalan yang demikian itu aamiin ya Allah 



Tidak ada komentar:

More Article about this Blog