Pages

Minggu, 07 Juli 2024

Al-Qur'an / 35. surah Al Faathir / halaman 42

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah dan shalawat salam kepada Baginda kami tercinta yakni Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, bismillah, kita bisa melanjutkan kembali pembahasan kita berkenaan tentang surah-surah yang ada di dalam Alquran, .

( Al khromissu was shalasun min shuwaril Qur'an suratul Faathir ) yang 35, dari surah-surah yang ada di dalam Alquranul Karim adalah surah yang bernama faathir, bisa juga surah ini di namai dengan surah malaikah 

Ini surah makkiyyatun, yang di turunkan Allah kepada Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam sebelum hijrah dari Mekkah ke Madinah, ( wa ayatuha ) dan ayatnya berjumlah, ( khromsun wa 'arba'un) 45 ayat

Sebagaimana yang sudah di sampaikan oleh Allah di dalam Alquranul Karim pada awalan ayat ini 
( Alhamdulillahi ) segala puji bagi Allah subhanahu wa ta'ala ( fathirissamawati Wal Ardhi ) pencipta langit dan bumi, ( za'ilil mala'ikati Rusula ) Allah yang menjadikan malaikat sebagai utusan Allah kepada para nabi dan rasul untuk menyampaikan Wahyu, kepada para Auliya untuk menyampaikan Ilham, kepada orang-orang yang Sholeh melalui mimpi-mimpi yang baik 

Malaikat-malaikat itu di ciptakan Allah mempunyai sayap-sayap, ada yang mempunyai sayap 2, seperti layaknya burung, ( wasulasa waruba'a ) ada yang punya sayap 3, adapula yang punya sayap 4

Menambah Allah pada menjadikannya sesuatu yang Allah kehendaki, sesungguhnya Allah atas tiap-tiap sesuatu (Kodir) menguasai 

Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda
( Ro'aitu Jibril inda Sidratil Muntaha Walahu sittu mi'ati janah) Ujar nabi aku melihat Jibril di sisi Sidratil Muntaha sayap Jibril berjumlah 600 sayap, macam apa bentuknya, macam apa rupanya kita tidak bisa membayangkan Karna ini sudah masuk kepada alam malakut, alam yang kita bisa di jangkau dengan panca indra kita, Dalam hadist lain menyebutkan ( Li isrofil 'isna 'a syaro Alfa janah ) isrofil itu mempunyai 12 ribu sayap, 

Dengan demikian malaikat adalah sesuatu yang wajib kita imani, sesuatu yang wajib kita percaya akan keberadaannya, siapa yang tidak percaya bahwa Malaikat itu ada bahwa dia tidak percaya dengan Alquranul Karim, 

Perlu juga kita belajar bersama  malaikat itu macam apa bentuknya, di sebutkan dalam beberapa kitab terdahulu mengatakan ( Al mala'ikatu hiya azesamun latiffatun nuronniyyah, Koodirotun 'ala tassyakku li bi'askalim mukrhtalifah, Layushofuna bizzukuroti walalkusuna
Walayaklamu 'adadahum 'illallahu ta'ala ) malaikat itu adalah merupakan jisim yang sangat halus, yang sifatnya cahaya, Malaikat itu bisa berbentuk dengan berbagai macam bentuk, 

Jibril 'alahissalam sering sekali datang kepada Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dengan bentuk manusia, mirip rupaya seperti sahabat yang bernama dihyatul qalbi, Malaikat itu tidak di sifatkan dengan laki-laki dan tidak pula dengan perempuan, 
( Walayaklamu 'adadahum 'illallahu ta'ala) Dan tidak ada seorangpun yang tahu berapa jumlah bilangan Malaikat itu kecuali Allah subhanahu wa ta'ala, walhasil makhluk Allah yang paling banyak jumlahnya adalah malaikat 

Dan perlu juga kita belajar bersama dari sekian banyak jumlah malaikat itu ada 10 malaikat yang wajib kita imani secara rinci, yang wajib kita hafal nama-namanya dan tugas-tugasnya, 
1. Jibril : tugasnya membawa Wahyu kepada para Ambiya dan Mursalin
2. Mikail : betugas mengatur hujan dan rezeki
3. Isrofil : tugasnya mengatur angin dan peniup sangka kala nanti pada saatnya
4. Izrail : tugasnya mencabut nyawa
( Ibnu Hajar Al Haitami di dalam kitabnya fatawal hadisiyah mengatakan bahwa izroil ini adalah malaikat yang awal-awal di ciptakan oleh Allah dan akhir matinya 
5/6. Munkar - nakir, menguji keimanan manusia di dalam kubur 
7/8. Rokib - atib, Rokib tukang tulis amal kebaikan, manakala atib tukang tulis amal kejelekan 
9. Malik penjaga neraka
10. Ridwan penjaga syurga 

Adalagi malaikat yang di sebut sebagai hamalatul harash, malaikat yang mengawal arash Allah yang berjumlah 8 orang itu kita tidak wajib mengetahui siapa-siapa namanya , adalagi malaikat yang namanya Al karubin, malaikat yang selalu berkeliling di sekitar arash Allah, adalagi mala'ikaturrahmah, malaikat yang mendoakan kita kepada Allah, agar kita di ampuni oleh Allah subhanahu wa ta'ala 

Adalagi malaikatul 'azab, yang bakal menyiksa kita di akhirat nanti, nah jumlah semuanya malaikat itu hanya Allah subhanahu wa ta'ala yang tahu persisnya betapa,

Nah mala'ikaturrahmah inilah yang perlu kita harapkan jangan jauh jauh dengan kita, kalau kita selalu di kelilingi oleh malaikat Rahmah maka insyaallah kita akan menjadi orang yang beruntung karna dia selalu meminta kepada Allah untuk ampunan atas dosa-dosa yang pernah kita lakukan

Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda ( Innal malaikata la tadkhrulu baytan fihi tamasilu awsuuurah ) sesungguhnya Malaikat, ujar nabi maksudnya malaikat Rahmah ini, malaikat yang memohonkan ampun kepada Allah terhadap dosa-dosa kita, malaikat-malaikat itu tidak mahu masuk ke dalam satu rumah yang disitu ada patung-patung haiwan atau patung-patung manusia, patung yang sempurna mulai kepada sampai kakinya lengkap 

Malaikat Rahmah tidak akan mahu dekat dengan itu, ( awsuuurah ) atau gambar-gambar haiwan atau gambar-gambar manusia yang sempurna, mulai kepala sampai kaki, macam mana kalau gambar wali, nah hadist tidak mengecualikan gambar siapapun, setiap gambar yang sempurna daripada kepala sampai kaki itu di anggap bila di letakkan di rumah maka malaikat Rahmah tidak masuk ke dalam rumah 

Adapun gambar yang separuh wajah sahaja itu tidak jadi masalah, nah para ulama ada yang berpendapat bahwa gambar yang di maksudkan yang tidak mahu di masuki oleh malaikat Rahmah itu adalah, gambar yang berbekas bila di sentuh, ada lagi yang mengatakan gambar potret adalah boleh, tapi pendapat-pendapat, kalau kita hendak mengambil ihtiyat, di dalam rumah kita, apalagi dimana tempat kita hendak beribadah kepada Allah maka jangan ada satupun gambar yang akan membuat tidak masuknya malaikat Rahmat itu 

Malaikat azab pun wajib kita percaya bahwa Malaikat azab itu ada, sering kali di sebut sebagai malaikat azzabaniyyah, malaikat yang bertugas menyeret kita masuk ke dalam neraka, mereka ini berjumlah 19 pimpinan , anak buahnya banyak hanya Allah yang tahu 

Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda 
( Man 'aroda ayyunziyahullah minazzabaniyyah tis'ata 'asar, falyakrok bismillahirrahmanirrahim, fa'innaha tis'ata asaro harfa liyaz'alallah bi kulli harfin Minha nazatahum min Wahidin Minhum ) ujar Rasulullah siapa hendak selamat daripada malaikat zabaniyyah, siapa yang hendak selamat daripada malaikat azab yang berjumlah 19 orang, maka baca ujar nabi kita bismillahirrahmanirrahim, Karna bismillahirrahmanirrahim ini jumlahnya 19 huruf, malaikat zabaniyyah pun jumlahnya 19 orang, 1 huruf daripada bismillahirrahmanirrahim, mencukupi untuk satu orang malaikat zabaniyyah tadi 

Walhasil Malaikat adalah makhluk Allah yang suci, makhluk Allah yang tidak pernah melakukan perkara maksiat kepada Allah subhanahu wa ta'ala 

--------

Surah Faathir ini banyak memberikan kita petunjuk di dalamnya, atau juga memberikan arahan yang mustinya kita jalankan di dalam kehidupan ini, antara lainnya adalah , pada ayat 5 di dalam surah ini 

Wahai manusia sesungguhnya janji Allah itu benar adanya, setiap kali Allah berjanji pasti akan di tetapi , dan janganlah sampai dunia ini memperdayakan engkau, dan jangan pula memperdaya akan kamu oleh syaitan yang suka menipu itu, sebabnya apa yang di janji Allah itu pasti terjadi, sedangkan apa yang di janjikan oleh syaitan pasti palsu, Alquranul Karim banyak mengandung janji-janji Allah subhanahu wa ta'ala, kita yakini seyakin-yakinnya bahwa yang di janjikan Allah itu pasti akan terjadi, karena Allah tidak pernah menyalahi janjinya 

Kita ambil satu contoh = janji Allah di dalam Al-Qur'an pada surah Al Baqarah ayat 276 

ni Allah memberikan janji, ujar Tuhan, ( yamhakumullahurriba ) Allah akan menghancurkan riba, 
( Wayurbisshodaqod ) Dan Allah akan mengembangkan shodaqoh, dan Allah tidak cinta akan orang-orang yang kufur dan berdosa, nah jadi riba ini sangat dekat dengan kekafiran, orang yang riba akan di hancurkan Allah, dan orang yang bersedekah akan di suburkan Allah 

Para ahli tafsir mengatakan ( yamhakumullahurriba ) Allah menghancurkan, memusnahkan riba, mencakup pelakunya, mencakup harta riba, mencakup segala yang ada sangkut paut dengan ribanya, hadist Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam lebih jelas 
( La'a nallahurriba ) Allah mengutuk riba ( wa'akilahu ) orang yang makan harta riba ( wamukilahu ) yang mewakilkannya ( wakatibahu ) yang menuliskannya 
( Wasyahidahu ) Yang menyaksikannya 

Artinya orang yang riba itu dirinya akan hancur, hancur apanya? Hancur keimanannya kepada Allah, oh ada orang bertanya kepada si Fulan itu hidupnya nyaman, kaya padahal dia ini pelaku ribu, oh itu belum lagi, karena janji Allah itu pasti akan terjadi, janji Allah itu pasti benar, tinggal tunggu saja waktunya 

Dan jangan kamu terperdaya dengan syaitan, karna syaitan akan membisiki hatinya, ujarnya buat aja, gapapa, nanti urusan taubat belakangan, buat dulu nanti taubat Allahkan maha pengampun, Allah kan maha penyayang, nah betul aja apa kata syaitan itu tapi tujuannya itu untuk penipu kita agar kita melakukan perkara yang di larang oleh Allah subhanahu wa ta'ala, nah jadi jangan sampai kita terperdaya dengan bujukan syaitan, setiap kali hati ini tergelitik untuk melakukan perkara maksiat itu berarti bujukan, rayuan, tipuan syaitan, 

Dan lagi macam sadaqah, setiap kita melakukannya maka akan di gandakan pahalanya oleh Allah subhanahu wa ta'ala, ntah itu kita mendapatkannya di dunia ataupun di akhirat yang penting Allah sudah mengatakan demikian dan Allah tidak akan pernah mengingkari janji

Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mengatakan ( satu suap yang kita sedekahkan itu akan di gandakan seperti dengan gunung Uhud ) bisa dalam dunia bisa di akhirat akan di bayar oleh Allah, pokoknya pasti akan terjadi yang demikian itu, nah dalam kita bersedekah itu pun tidak akan pernah lepas daripada tipu daya syaitan, 5 langkah syaitan sekurang-kurangnya akan menggoda kita, akan berusaha membujuk kita agar tidak melakukan sedekah, begitu kita hendak bersedekah 

A. Syaitan datang kepada kita dengan tipu dayanya, ujar syaitan kepada engkau bersedekah? Engkau mencari rezeki penat, siang malam mencari setelah dapat malah di berikan kepada orang lain, nah itu bujukan daripada syaitan, kalau orang yang bersedekah ini orangnya punya iman ilmu kepada Allah subhanahu wa ta'ala, maka dia akan bisa menjawab tipu daya syaitan itu, 

oh tidak bisa kalau aku ini tidak bersedekah, bersedekah itu bukan mengurangi harta justru malah menyuburkan hartaku, Alquran pun mengatakan demikian, dan sedekah adalah menyebabkan aku di cintai oleh Allah dan rasulnya, lebih baik aku bersedekah, nah kalau kita ada ilmu dan iman kepada Allah maka kita akan bisa menjawab dengan demikian itu 

B. Nah apakah syaitan menyerah ? Tidak, syaitan tidak akan habis sampai disitu, ujar syaitan, engkau bersedekah, nah macam mana dengan anak istri engkau di rumah, kalau nanti uangnya ini selalu di tabung macam mana nanti kalau engkau sudah mati tak ada lagi yang mencari rezeki, anak istrinya engkau macam mana 
Rumah pun masih menyewa hendak bersedekah lagi macam mana ini, nah ini adalah bentuk bujukan syaitan agar kita tidak mahu bersedekah

Nah kalau kita punya ilmu dan keimanan kepada Allah maka kita akan bisa menjawab, syaitan itu anak istriku adalah urusan Allah subhanahu wa ta'ala, Allah yang menciptakan mereka, Allah yang memberi rezeki kepadanya bukan aku, dan harta yang ku sedekahkan ini akan jadi berkah yang akan kembali kepada anak-anak dan istriku, nah tetap hati kita berdekah

C. Nah apakah syaitan menyerah ? Tidak, akan tetap di goda oleh syaitan, ujar syaitan kalaupun engkau hendak juga berdekah nanti saja kalau umur engkau sudah tua, Karna itu bagus jadi Husnul khatimah engkau nanti, sekarang ni masa muda nikmati dulu saja sendiri rezeki yang di berikan Allah, nah itu godaan syaitan

Nah kalau kita dapat ilmu, kita mendapatkan hidayah daripada Allah, kita beriman kepada Allah subhanahu wa ta'ala maka kita akan bisa menjawab, syaitan soal umur aku tidak tahu kapan aku akan mati, bisa aja umurku muda bisa aja juga umurku tua aku mati, barangkali esok aku mati, jadi tak sempat lagi aku bersedekah, nah baik aku bersedekah sekarang juga itu lebih baik, nah ini orang yang beriman namanya 

Nah apakah syaitan akan menyerah? Tidak, oke ujar syaitan, kalau engkau hendak bersede sekarang ni juga, silahkan umumkan, bahwa sedekah daripada Fulan bin Fulan, supaya engkau di anggap sebagai orang yang dermawan, orang yang baik, orang yang suka bersedekah, artinya apa? Kita tidak ikhlas, sedekahnya ada tapi pahalanya yang tidak ada, kalau kita tidak dapat pahala berarti kemenangan bagi syaitan 

Nah kalau kita ini punya ilmu, dapat hidayah dan petunjuk daripada Allah, kalau macam itu aku tidak ikhlas, dosa dapat seperti riya', sombong, dan tidak dapat pahala, ga ada gunanya aku bersedekah kalau macam ini, maka bersedekah lah secara sembunyi-sembunyi, akhirnya syaitan pun kalau l, menyerah kah syaitan? Tidak, selesai kita sudah bersedekah secara sembunyi, maka datang lagi syaitan, ujarnya sekarang engkau ini adalah orang yang mulia, engkau sekarang orang yang hebat, orang yang mulia, orang yang ikhlas bersedekah, apabila kita mengiyakan rayuan syaitan, puji pujian daripada syaitan itu maka kita akan menimbulkan sifat ujub

Nah ujub ini akan mengurangi segala macam nilai pahala dan amal ibadah yang kita kerjakan, nah kalau kita beriman kepada Allah, Allah memberikan kita ilmu maka kita bisa menjawab, wahai syaitan, aku beribadah, aku bersedekah, aku bisa melakukan segala macam perbuatan taat kepada Allah, semuanya itu adalah anugerahkan, pertolongan, petunjuk, hidayah, Rahmat, semata-mata hanya daripada Allah subhanahu wa ta'ala bukan karena diriku, tapi semuanya dari Allah subhanahu wa ta'ala nah selamatlah kita ni 

Mudahan insyaallah di lain kesempatan kita akan berjumpa kembali, di mudahkan Allah dalam kebaikan ibadah, dan Allah senantiasa menjaga diri kita, dan seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk senantiasa bisa menjadi orang-orang yang bertaqwa kepada Allah subhanahu wa ta'ala, aamiin ya Allah aamiin ya rabbal 'alamin.





Tidak ada komentar:

More Article about this Blog