Pages

Kamis, 30 Januari 2025

Alquran / 105. Surah Al Fil / hlm. 112





Yang ke 105 daripada surah surah Al Qur'an yaitu surah yang bernama Al fill, ini surah ( makkiyyatun) di turunkan oleh Allah subhanahu wata'ala kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebelum hijrah dari Mekkah ke Madinah, ( wa Ayatuha ) dan ayat ayatnya berjumlah ( krhomsun ) 5 ayat 

Tidak kah kamu mengetahui wahai Rasulullah, bagaimana tuhan mu memperbuat kepada orang orang yang mempunyai pasukan gajah, di dalam kitab kitab tarikh sejarah di sebutkan bahwa beberapa hari sebelum junjungan kita Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di lahirkan ke dunia ini , ada terjadi satu peristiwa yang sangat besar, yang akan selalu di kenang sampai hari kiamat nanti, karna di abadikan di dalam kitab suci Alquran ini 

Di sebutkan bahwa seorang laki laki yang bernama abrahah, Ibnu sabbah, abrahah ini adalah rajanya negeri Yaman, beragama kristen, Nasrani, Abraha membangun sebuah gereja di ibu kota Yaman, san'ah, gereja yang sangat indah, yang belum ada pada masa itu di bangun gereja seindah itu, nah tujuan Abraha ini membangun gereja yang sedemikian rupa untuk mengalihkan manusia yang selama ini berhaji ke Mekkah, dia ingin orang berhaji ke san'ah, karna haji ini satu syariat, jadi setiap musim haji ini orang pun berbondong-bondong pergi ke Mekkah, baitullah, jadi Abraha ini berkeinginan supaya jangan lagi pergi ke Mekkah, pindah saja ke Yaman, lalu dia membangun gereja yang sangat besar dan indah itu 

Mendengarkan pemberitahuan daripada Abraha ini, tersebar sudah kemana mana berita itu, di antara orang Quraisy ada yang marah ( rozulun bin bani kinanah) laki laki ini pun langsung berangkat ke Yaman, lalu di masukinya di malam hari gereja itu , lalu dia buang hajat di gereja itu, esok harinya Abraha mendapat laporan bahwa gereja itu di kotori dengan kotoran manusia, di cek, akhirnya ketahuan yang mengotori itu adalah orang Quraisy, Abraha pun marah dan dia pun memutuskan akan meruntuhkan Ka'bah

Berangkatlah Abraha yang menurut Sebahagian riwayat membawa 1000 pasukan bergajah, dia pun berangkat daripada Yaman menuju Mekkah, dalam perjalanannya Abraha ini berakhir singgah di tempat yang bernama 
( Al mukhrommis ? Kurang lebih 3/setengah kilo meter dari Mekkah, dari arah to'if, nah disitu lah dia istirahat, pada esok harinya Abraha ini ingin berangkat dengan pasukannya itu menuju Mekkah dengan tujuan hanya satu dengan tujuan hendak menghancurkan baitullah 

Nah kenapa gajahnya itu tidak mahu berdiri, sudah di pukul, tetap gajahnya itu tidak mahu menuju Mekkah, tapi bila gajahnya itu di alihkan tujuannya ke tempat lain maka diapun mahu bergerak, bila di arahkan ke Mekkah, maka duduk itu gajah tidak mahu bergerak, nah disini Allah subhanahu wata'ala menunjukkan bahwa lebih mulia gajah daripada manusia manusia itu, lebih pintar gajah daripada Abraha dan pasukan pasukannya, itu sebabnya Allah memberikan isyarat di dalam surah ini 
( Ashabil fil ? Sahabat sahabat gajah, 

Di sini Allah subhanahu wata'ala menceritakan, Allah mengeluarkan dari laut, burung burung yang berbondong-bondong ababil, setiap burung itu membawa 3 biji batu, di mulutnya 1, di kaki kanan dirinya satu satu, dan batu itu sudah ada tertulis namanya masing masing orang daripada tentara pasungan Abraha, jadi seorang burung melumpuhkan 3 musuh, nah Allah perbuat dengan yang demikian itu karna sayangnya Allah subhanahu wata'ala dengan kota Mekkah ini, 

Karna kalau seandainya Allah memperlakukan seperti kaum nabi hud, seperti kaum nabi Luth, seperti kaum nabi Nuh, seluruh penduduk mati, baik yang ikut atau yang tidak ikut, nah di Mekkah tidak, ini mendapatkan keistimewaan daripada Allah, Allah berikan siksa atau azab, hanya kepada orang orang yang berpasukan gajah itu sehingga orang yang di sampingnya pun, yang tidak ada tertulis namanya tidak akan terkena daripada batu itu, dan batu itu bilamana dia mengenai kepala, maka itu batu tembus keluar sampai dubur, setelah itu badan orang tersebut hancur berkeping-keping, nah demikian lah cerita singkas daripada surah Al Fil ini

Nah peristiwa itu menurut beberapa ahli sejarah, hanya beberapa hari menjelang kelahiran daripada junjungan kita yakni Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, 


Tidak kah kamu mengetahui wahai Rasulullah bagaimana tuhanmu memperbuat terhadap pasukan gajah itu.? 

Tidak kah Allah jadikan tipu daya mereka itu menjadi sia sia, gagal total, 

Dan Allah mengirimkan kepada mereka burung burung ababil yang berbondong-bondong 

Yang melempari mereka itu dengan batu daripada neraka, batunya itu menurut Sebahagian riwayat sebesar kacang, 

Maka Allah jadikan mereka itu seperti daun yang di makan oleh ular, berlubang, berlubang, akhirnya itu daun hancur berkeping-keping, nah demikian lah yang menimpa pasukan gajah ini, 

Banyak hal dan pertanyaan pertanyaan yang terkandung di dalam surah ini, di antaranya, kenapa Allah subhanahu wata'ala membinasakan orang orang yang ingin merobohkan baitullah ?, Allah hancurkan mereka, tetapi Allah tidak membinasakan orang orang yang membikin berhala berhala di sekeliling Ka'bah, dan merekapun menyembah berhala, padahal kalau kita pikir ini lebih berbahaya, kan di zaman nabi itu banyak berhala di sekeliling baitullah itu, nah kenapa Allah tidak menghancurkan demikian itu, tapi Allah menghancurkan orang orang yang berniat merobohkan baitullah 

Al imam fakhruddin Ar Razi menyampaikan, orang orang yang menyembah berhala itu hanya urusannya dengan Allah, itu urusan Allah, ada orang menyekutukan Allah , nah itu dengan Allah langsung urusannya, tapi kalau orang ingin merobohkan baitullah, baitullah ini di bangun oleh orang orang Mekkah dengan dana yang tidak sedikit, dan sangat sulit, Karna bahannya itu harus di beli dengan uang yang 100% halal, nah kalau orang itu hendak merobohkan baitullah, berarti itu kedzaliman kepada manusia, kedzaliman kepada manusia itu adalah perbuatan yang sangat di murkai oleh Allah 

Oleh sebab itu orang orang yang hendak merobohkan baitullah ini, orang orang yang hendak menganiaya bagunan manusia itu di binasakan oleh Allah, 

Seperti kaum nabi Luth itu di binasakan oleh Allah dengan di baliknya bumi ini , bukan mereka itu menyebutkan Allah, tidak, tetapi karena mereka itu sering sekali memperkosa laki-laki, ada orang laki laki sama laki-laki lewati di tengah jalan di perkosa, nah Allah marahnya karna itu, karna ini adalah kedzaliman terhadap sesama manusia, andaikata mereka itu hanya tidak menyembah Allah, dan tidak ada kedzaliman yang terjadi, maka Allah tidak akan membinasakan mereka 
Allah tidak akan mengirimkan bala bencana kepada mereka

Kaun nabi Nuh, andaikata mereka itu hanya sedekat tidak mahu menyembah Allah, tidak akan di kirim bala seperti banjir besar, tapi karna mereka ini mengatakan nabi Nuh itu gila, nah ini sudah kedzaliman kepada manusia, lalu Allah membinasakan mereka lalu mengirim banjir yang sangat besar, nah dapat kita fahami daripada perkataan Al imam fakhruddin Ar Razi ini bahwa andaikata satu negeri tidak menyembah Allah, terapi di negeri itu tidak ada kedzaliman, harta benda aman, tidak ada perampokan, tidak ada memperkosaan, tidak ada penipuan, tidak ada korupsi dan kerusakan lainnya, maka negeri itu akan aman makmur 

Tapi walaupun suatu negeri itu menyembah Allah, tapi di negeri itu merajalela kedzaliman, mendzoliman, korupsi dan kejahatan lainnya, sepeda motor hilang, pencurian, pemerkosaan, zina, pembunuhan, macam macam, walaupun ini negeri menyembah Allah tapi suatu saat Allan akan mengirimkan bala bencana kepada negeri itu karna kedzaliman di antara mereka itu , nah jadi Allah itu sangat murka apabila antara makhluk itu tidak saling menyayangi, tidak saling menghormati, Allah sangat marah 

Kalau Allah itu tidak di sembah ya tidak jadi masalah, kenapa? Allah tidak perlu itu, kita hendak membangun gereja 1000 biji, Allah tidak akan berkurang kedudukannya, tidak akan berkurang kebesarannya, satu negeri tidak mahu menyembah Allah, Allah tidak turun derajatnya, tapi kalau negeri itu sudah berbuat hal hal saling mengniaya nah ini lah yang membahayakan negeri itu, disinilah pentingnya amar makruf nahi Munkar 

Bilamana kita melihat suatu kedzolman, suatu penganiayaan antara satu dengan yang lain, kemudian kita biarkan, maka kita akan mengundang datangnya bala bencana yang besar dari Allah subhanahu wata'ala, nah demikian itu salah satu intisari daripada surah Al fill ini, dan masih banyak lagi yang lainnya 

Insyaallah mudah mudahan di lain kesempatan kita bisa berjumpa kembali, Aamin ya Allah aamiin ya rabbal 'alamin 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

minta doahkan, insyaallah