Alhamdulilah, dengan ucapan rasa bersyukur pada Allah sudah bernilai ibadah, maka jangan pernah meninggalkan rasa bersyukur setiap apapun yang terjadi, baik itu baik maupun tidak, baik itu sesuai dengan keinginan ataupun juga sebaliknya.
Untuk teman, sahabat, saudara, dan para pembaca semua, di manapun kalian berada, baik yang sedang gelisah hatinya, atau yang lagi gembira, mari sama-sama kita ingat hati, teguh kan diri, untuk sentiasa menanamkan rasa bersyukur pada Allahu subhanahu wata'ala, atas nikmat yang begitu banyak yang sudah di berikan pada Allah kepada manusia, khususnya hambanya. Dengan itu mari sama-sama kita kuatkan lagi semangat untuk sentiasa bertaqwa kepada Allah, ( menjalankan segala perintah dan menjauhi segala larangan yang sudah Allah tetapkan pada diri, insyaAllah, walapun masih tidak sepenuhnya, usahakan terus untuk menjadi yang paling depan, dalam perbaikan diri ( Istiqomah ) di jalan Allah, insyaAllah akan ada pertolongan dan hati akan gembira.
Kadang kita terlalu berpikir negatif dengan ketentuan yang terjadi, contohnya : ada di antara kita yang ingin memperbaiki diri, kemudian di uji, ada yang suka, ada pula yang tidak, "seharusnya ketika rasa bersyukur kita sudah di tanamkan di hati, maka hati akan menjawab, ketika ada yang tidak menyukai atas perbaikan diri, hendaknya mengucapkan Alhamdulillah, yang bermaksud, tidak mengapa, Allah masih menutup aib ku, sehingga aku harus lebih semangat untuk memperbaiki diri ( muhasabah diri ) ( istiqomah dengan artian teguh pendirian dalam proses memberbaiki segala kekurangan yang nantinya akan di bawa di hadapan Allah )
Kemudian ada pula yang suka,
megganggap diri kita baik, dengan proses memperbaiki diri tersebut, sehingga muncullah pujian-pujian yang di lontarkan kepada diri, ketika berada di posisi ini, hendaklah jangan pernah lupa atas kuasanya Allah, mulai lah dengan rasa bersyukur, karna atas izin Allah, dan kuasa Allah, diri masih di berikan kesempatan untuk berubah pada kebaikan, dan pujian-pujian yang di terima akan hangus ketika diri mengingat kembali dosa dan perbuatan yang tidak baik, tapi masih saja mereka tidak mengetahuinya, maka bersyukurlah dan renung lah diri. Hingga hati akan menjadi tenang dan sentiasa menjadi pengingat diri.
Begitu juga dengan kelebihan dan kekurangan yang kita miliki, jika ada kelebihan maka bersyukurlah, supaya bisa membantu sesama, karna itu adalah tujuan baiknya, manakala ketika mendapatkan diri merasa kekurangan, maka bersyukur juga lah pada Allah, dengan kekurangan itu, izinkan hati untuk terus sentiasa mengingat Allah, ikhlas atas kehendak Allah, maka hidup dan hati akan berjalan bersama menuju negri yang bahagia.
Begini tuan-puan, setiap detik dalam hidup kita ini, punya arti dan makna, baik yang dapat kita ketahui sendiri ataupun kadang menunggu waktu yang lama baru terjawab, tapi yang jelas satu-satunya adalah supaya kita sentiasa mengingat nikmat dan kebesaran Allah, maka rasa bersyukur setiap saat harus ada dan di tanamkan di hati-hati kita ini, sebagai pengingat saja, supaya tidak lupa diri.
1 komentar:
assalamualaikum kang, apa kabar? nampak makin ciamik aja tulisan ente -aan
Posting Komentar