هُوَ اللّٰهُ الَّذِيْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ ۚ اَلْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلٰمُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيْزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُۗ سُبْحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يُشْرِكُوْنَ
Artinya : Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera, Yang permberi Keamanan,
Dan di dalam Al-Quran hanya satu kali di sebutkan satu kali di dalam Al-Quran,
Al-Mukmin itu : Dialah Allah yang menjadikan keamanan, yang menciptakan keamanan dan sebab sebab keamanan itu, maka tidak ada satupun yg boleh menisbahkan itu keamanan, (Illa minhu ta'ala, ) kecuali dari Allah subhanahu wa ta'ala,
Artinya hanya ada satu yang bisa memberikan keamanan kepada kita yaitu Almu'min,
Karna Tidak satu pun makhluk yang bisa memberikan keamanan kepada makhluk yang lain,
Karna keamanan itu hanya datangnya dari Allah yang bernama Almu'min ini,
Allah lah yang memberikan keamanan daripada azab-azabnya:
memberikan keamanan dari pada azab ( siapa yang bisa memberikan daripada azab kubur, hanya Allah
Siapa yang memberikan keamanan kepada kita daripada huru-hara di Padang Mahsyar,
Siapa yang bisa memberikan keamanan kepada kita daripada azab neraka.
Dan dialah almukmin yang menurunkan keamanan/ketentraman di dalam hati hamba-hamba-Nya,
(Yang beriman kepada Allah)
Karna tidak ada satu pun makhluk yang bisa memberikan keamanan di dalam hati kita, ketenangan ke dalam hati kita kecuali hanya Allah.
( Contohnya kenapa hati kita bisa nyaman, bisa tentram, itu pemberian dari Allah ,
Allah itu asaalam, selamat dari kedzoliman, almukmin, Allah memberikan rasa nyaman, hingga tidak ada satupun yang akan merasa takut di dzolimi oleh Allah ( Al mukmin, dia lah yang aman makhluk daripada perbuatan dzolim,
( Contoh : kalau kita berharapan kepada orang yang kita kenal, maka muncul khawatir di dalam hati kita, ataupun kita berhadapan dengan atasan, atau orang yang terpandang/berpangkat, maka akan muncul rasa hawatie di salam hati kita,
Kalau Allah dengan namanya Al-mukmin, siapapun akan merasa aman dengannya.
Maka terhindarlah Allah daripada rasa khawatir, dan tidak nyamannya hati, seorang yang beriman kepada Allah,
(Karena perbuatan Allah itu semua baik, dan memberikan ketentraman, kenyamanan)
__________________
Dalam satu riwayat di sebutkan, Seorang badawi bertanya kepada Baginda Rasulullah Muhammad shallallahu alahi wassalam, wahai Rasulullah siapa nanti yang menghisab makhluk di akhirat,
Mayyihasibul rholkoh yaumal kiamah, ( siapa yang akan menghisap kita itu,)
Kan kita akan di hisab di akhirat, di sidang, oleh Allah, untuk mempertanggung jawabkan, nikmat yang sudah di berikan , di tanyai, di perhitungkan,
Siapa nanti yang menghisap makhluk, wahai Rasulullah,
Jadi Badui ini bertanya kepada Rasulullah, Rasulullah pun menjawab Allah, Allah nanti yang akan menghisab
Padhohilak akrabi, tertawa Badui tadi, ( ujar nabi, kenapa engkau tertawa, ujar badunia, kalau Allah , usah aman kita,
Kalau Allah yang menghisap aman sudah, tidak bakal di curangi, di sakiti, di aniaya,
Begitu lah baiknya Allah dengan sifat nama Al-mukmin itu (maha memberi ketentraman/keamanan). Begitudi sebut nama Allah,
Sesuai dengan firman Allah dalam surah Al-Quraisy ayat 3-4
فَلْيَعْبُدُوا۟ رَبَّ هَٰذَا ٱلْبَيْتِ
3. Maka hendaklah mereka menyembah (Allah) Tuhan Pemilik rumah ini (Ka’bah).
ٱلَّذِىٓ أَطْعَمَهُم مِّن جُوعٍ وَءَامَنَهُم مِّنْ خَوْفٍۭ
4. Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan.
Dulu kita khawatir, dulu kita takut, kemudian tiba-tiba kita merasa
Syuurut tumakninah Pi qalbi, ( itu kenyamanan)
______________
Allah itu bisa mendatangkan keamanan / ketentraman kedalam hati kita ada dua macam, ada yang karna muncul sebab, adapun tidak,
Sebab-sebab Allah mendatangkan keselamatan/ketentraman hati yang petama ialah taqwa, di saat kita menjunjung tinggi perintah Allah, maka Allah akan mendatangkan ketentraman/keselamatan di dalam hati kita.
Contohnya taqwa itu seperti : ketika kita menjalankan perintah Allah seperti shalat, sebanyak apapun masalah, gelisah ya hati yang kita hadapi di dalam dunia ini, maka dengan taqwa (shalat) itu akan mendatangkan keselamatan/ketentraman hati.
Coba seperti maling, mana ada dapat rasa ketentraman hatinya, rasa di intip orang, rasa di intai orang, maka hatinya akan sulit dapat ketentraman, karna salah satu sebab yang paling besar Allah datangkan rasa ketentraman di dalam hati ialah taqwa,
Surat Al-A’raf Ayat 35
يَٰبَنِىٓ ءَادَمَ إِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ رُسُلٌ مِّنكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ ءَايَٰتِى ۙ فَمَنِ ٱتَّقَىٰ وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Wahai manusia jika datang kepada kalian rasul" dari kalian, mereka mengisahkan atas kalian ayat-ayatku, barangsiapa yang takwa dan berbuat baik, maka tidak ada rasa takut di dslam hatinya dan duka cita
Maka takwa itu adalah sebab besar untuk mendatangkan ketentraman di dalam hati
Dzikir itu artinya : mengigat Allah, menyebut Allah,
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ
Artinya: (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. (Surah Ar-Ra'd ayat 28)
_______________
Adapun sebab yang lain untuk mendapatkan keselamatan/ketentraman hati ialah seperti berdzikir, Lailahaillah, Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar, dan mengucapkan istighfar, dan setelah berdzikir bisa juga dengan cara memanjatkan doa kepada Allah untuk mendatangkan rasa aman di dalam hati.
يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ قَيْسٍ قُلْ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ . فَإِنَّهَا كَنْزٌ مِنْ كُنُوزِ الْجَنَ
“Wahai ‘Abdullah bin Qois, katakanlah ‘laa hawla wa laa quwwata illa billah’, karena ia merupakan simpanan pahala berharga di surga” (HR. Bukhari no. 7386)
___________
Nabi Ibrahim : ketika di campakan ke dalam api, tetapi nabi kita merasa tenang, nyaman,dan tentram, berkat menyebut nama Allah, hasbiyallah wanikmal wakil, walaupun di dalam api, nabi kita tenang, dan tentram
Dan kemudian, nabi ketika melatih pasukan perang, tiba-tiba datang seseorang membawa kabar, wahai kaum muslimin itu orang kapir, berkumpul dengan jumlah yang besar akan memerangi kalian,
Maka mendengar itu tentu di dalam hati para sahabat ada yg merasa khawatir hati, karna pada saat itu jumlah kaum muslimin sedikit, maka para sahabatpun, membaca hasbunallah wanikmal wakil, (dengan ucapan itu hati mereka menjadi tentram)
Maka hati tentram itu adalah modal untuk beribadah kepada Allah.
الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ
28. (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.
____________
Dan sebab-sebab untuk mendapatkan keselamatan/ketentraman hati kepada kita ialah takut kepada Allah
Kalau kalau amal kita tidak di terima oleh Allah, dan kemudian kalau kalau taubat kita tidak di terima oleh Allah,
Di dalam hadits Qudsi Allah berfirman, “ nye
Demi kemulian-Ku, Aku tidak akan menghimpun dua rasa takut dan dua rasa aman pada diri seorang hamba. Jika ia takut kepada-Ku di dunia, maka Aku akan memberikannya rasa aman di hari kiamat. Jika ia merasa aman dari-Ku di dunia, maka Aku akan memberikan rasa takut kepadanya di hari kiamat.” (HR. Ibnu Hibban).
Arrahim, lawannya almuttakin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar