Allah subhanahu wa ta'ala berfirman di dalam alquranqarim
dan Allah subhanahu wa ta'ala berfirman di dalam alquranqarim :
Baginda Rasulullah bersabda :
تَحَرَّوْا وفي رواية : الْتَمِسُوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِيْ الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ
"Carilah malam lailatul qadar di (malam ganjil) pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan." (HR. Bukhari & Muslim)
Kemudian di lanjutkan dengan hadist Baginda Rasulullah yang di riwayatkan oleh imam bukahri
عن عائشةَ رضِيَ اللهُ عنها أنَّ رسولَ الله صلَّى الله عليه وسلَّمَ قال: ((تَحرُّوا لَيلةَ القَدْرِ في الوَتْر من العَشرِ الأواخِرِ من رمضانَ) رواه البخاريُّ )
Artinya: "Dari Aisyah ra. Sesungguhnya Rasulullah bersabda: bersungguh-sungguhlah kamu beribadah pada malam Qadr yaitu pada malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir bulan Ramadan." (HR. Bukhari).
Kemudian adapun memperbanyak memohon kepada kepada Allah, mengucapkan dzikir&syahadah, meminta perlindungan daripada api neraka Dan meminta rida kepada Allah untuk mendapatkan syurga :
Mengucapkan kalimat Syahadat.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
Asyhadu an lā ilāha illallāh. Artinya, “Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah.”
Istighfar.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ
Astaghfirullāh. Artinya, “Aku memohon ampunan Allah.
”Permohonan ridha dan surga Allah.
أَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ
Allāhumma innī as’aluka ridhāka wal jannah, wa a‘ūdzu bika min sakhathika wan nār.
Artinya, “Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu...
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul 'afwa fa'fu 'annī ('annā jika dibaca berjamaah)
Adapun beberapa Amal ibadah untuk mendapatkan malam Lailatul qodar :
1. Beriktikaf di masjid ( tidak di haruskan untuk semua orang)
2. Memperbanyak dzikir Dan istigfar seperti membaca sayyidul istigraf, ( bisa di gunakan untuk semua orang, Dan juga untuk perempuan haid, orang yang tidur, orang yang musafir) namun hatinya selalu berdzikir Dan beristigfar kepada Allah
3. Orang yang memberi makanan untuk orang yang berpuasa
4. Orang yang melaksanakan shalat 5 waktu berjamaah kemudian malammya shalat tarawih dengan semangat Dan bersungguh-sungguh mengharapkan rida Allah
5. Mendirikan shalat malam Dan membaca Alquranul qarim
6. Bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta'ala Dan memohon ampunan kepada Allah.
Sehingga bisa kita katakan bahwa malam Lailatul qodar itu terjadi setiap tahunnya sebagai tanda diturunkannya Al-quran, namun tidak ada kejelasan kapan itu Lailatul qodar tepatnya di hari apa.
Artinya : kapan Allah subhanahu wa ta'ala menurunkan malam Lailatul qodar (alquran) dari lauhul mahfuz ke bailtul izzah, tepatnya malam apa kita tidak tahu, Karna kalau kita tahu tepatnya di hari apa, malam apa, maka kita pun mudah untuk mempersiapkannya, mengetahuinya.
Contohnya seperti suhuf-suhuf nabi Ibrahim alaihissalam
Itu turun pada malam pertama di bulan ramadhan sehingga jelas, manakala untuk Lailatul qodar Allah subhanahu wa ta'ala sembunyikan, namun yang jelas beberapa ayat Dan hadist yang sudah di tahu, bahwa Lailatul qodar terjadi pada bulan ramadhan, Dan kalau kita singkat lagi terjadi pada 10 akhir Ramadan. Dan kalau kita singkat lagi menurut pada ulama malam Lailatul qodar terjadi pada malam malam ganjilnya 10 terakhir Dan itu pun masih rahasia, di sembunyikan oleh Allah subhanahu wa ta'ala.
تحروا ليلة القدر في الوتر من العشر الأواخر من رمضان
Artinya: Carilah Malam Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh terakhir bulan Ramadhan. (HR Imam Bukhari)
هي في شهر رمضان في العشر الأواخر, ليلة إحدي وعشرين, أو ثلاث وعشرين, أو خمس وعشرين, أو سبع وعشرين, أو تسع وعشرين, أو آخر ليلة من رمضان, من قامها إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر
Artinya: Lailatul Qadar berada di bulan Ramadhan pada sepuluh hari terakhirnya, yaitu malam ke-21, atau ke-23, atau ke-25, atau ke-27, atau ke-29, malam ramadhan. Barang siapa salat malam karena iman dan mengharapkan pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lampau dan dosa yang kemudian. (HR Imam Ahmad).
Dan kemudian Al-imam alfakruddin arrazi ( yang di kenal sebagai sultanul mutakallam) sultan nya para ilmu kalam, yang menjelaskan dalam tafsir beliau perihal hikmah kenapa Allah subhanahu wa ta'ala menyembunyikan malam Lailatul qodar, kita tidak di beritahu kejelasan yang tepat kapan malam Lailatul qodar itu.
Apa rahasianya? Hikmahnya adalah
Karena malam Lailatul qodar itu pahalanya sama seperti 1000 bulan, sehingga ketika kita di beritahukan kapan tepatnya, harinya, malamnya maka kitapun akan beribadah kepada Allah. Akan tetapi ketika sudah di tetapkan tersebut kemudian ada orang-orang yang melakukan perbuatan dosa pada malam itu maka sama dosanya seperti 1000 bulan
( Itulah hikmahnya Allah subhanahu wa ta'ala menyembunyikan malam Lailatul qodar itu, sehingga menghindari siksa itu lebih utama daripada mendapatkan pahala)
Kemudian hikmahnya lagi : ialah kita di tuntut untuk terus berusaha, bersungguh-sungguh taat kepada Allah subhanahu wa ta'ala Dari awal pertama bulan ramadhan hingga di sepuluh akhir, kemudian lebih bersemangat lagi hingga sampai pada malam terakhir ramadhan.
Maka yang kita lakukan itu ialah berpuasa, menahan segala macam perbuatan yang tidak baik, baik itu mata, telinga dan lainnya, bukan hanya lapar dan dahaga,
kemudian shalat berjamaah lagi laki-laki, ataupun perempuan tidak di wajibkan
dirikan sembahyang Itu, mulai tergelincir matahari sampai malam, disitu ada 4 waktu sembahyang : dzuhur, asar, magrib, isya, ( wa qur'anal fazri) Dan subuh
Kemudian di lanjutkan dengan malamnya shalat tarawih, maka InsyaAllah kalau kita lakukan setiap hari pada malam-malam di bulan ramadhan, berharap kita mendapatkan ampunan daripada Allah, Dan mendapatkan malam Lailatul qodar.
Adapun bagi yang beriktikaf di masjid bisa melaksanakan shalat isya berjamaah kemudian dilanjutkan dengan shalat tarawih Dan kemudian membaca alquran ataupun tidur sambil menunggu waktu sahur Dan shalawat subuh berjamaah pada malam malam terakhir sepuluh ramadhan dan malam-malam ganjilnya untuk mendapatkan malam Lailatul qodar
Adapun lagi bagi orang-orang terkecuali seperti perempuan haid, musafir, orang yang tidur, tetapi mereka memperbanyak dzikir kepada Allah, akan mendapatkan malam Lailatul qodar
Sehingga adapun beberapa pendapat seperti malam 27, malam 23, malam 21, sehingga dengan berhubungnya banyak pendapat sehingga kita disarankan untuk terus bersemangat pada setiap harinya dan juga pada 10 akhir malam di bulan ramadhan
Sehingga dengan cara itu kita bisa menghidupkan setiap malam nya di bulan ramadhan sampai akhir malam ramadhan Dan kita pun mendapatkan malam Lailatul qodar:
Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar secara umum sebagaimana yang tercantum dalam hadis riwayat Imam Ath-Thayalisi. Di mana Rasulullah menyampaikan Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kelembutan, udara cerah, siang harinya tidak terlalu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi harinya Matahari bersinar lemah, dan tampak kemerah-merahan
Adapun perbedaan ada atau tidaknya tandanya ketika orang-orang yang menghidupkan malam malam di bulan ramadhan seperti : Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalany (dalam Kitab Fathul Bary Syarah Shahih al-Bukhar)
Syekh Abil Fadl al-Ghumari dalam kitab Ghayatul Ihsan, Dan alfakruddin arrazi dalam kitab mafathihul ghoib
1. Ia mencium bau yang harum yang tidak pernah di ciumnya sebelumnya, Dan baunya itu sangat harum
2. Melihat kelipan cahaya yang melintas
3. Hatinya merasa tenang,( menangis Karna takut kepada Allah
4. Udara segar, siangnya tidak terlalu panas, matahari bersinar lemah, Dan tampak kemerah-merahan
5. Dalam keadaan bersujud.
Imam Ibn Jarir at Thabary dan Syekh Ibnul Araby, sebagaimana dikutip al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalany berpendapat menggapai Lailatul Qadar tidak harus merasakan dan menjumpai fenomena ajaib. Orang yang Qiyam Ramadan (salat tarawih) dan tidak merasakan sentuhan malaikat misalnya, tetap memperoleh anugerah Lailatul Qadar walaupun tidak merasakannya
Maka yang jelas buahnya ialah ketika seseorang itu benar mendapatkan malam Lailatul qodar berarti ia sudah berusaha untuk Takutnya kepada Allah serta bertambah taat dirinya akan perintah Allah menjauhi larangan-larangan Allah dan menjadi orang-orang yang benar beriman kepada Allah dengan sebenar-benarnya.
karena pada malam itu turunnya para malaikat-malaikat Allah subhanahu wa ta'ala Dan juga jibril, untuk melihat ummat Baginda Rasulullah yang beribadah kepada Allah, yang menghidupkan malam malam ramadhan.
sehingga orang-orang yang beribadah di malam hari mendapatkan Salam itu (sejahtera kepada orang-orang yang taat kepada Allah, artinya termasuk seperti berpuasa, menjaga shalatnya, shalat tarawih, shalat malam, berdzikir mengingat Allah. Membaca alquran Dan perbuatan ibadah lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar