( Wa ayatuha) dan ayat-ayat berjumlah ( sintani wakrhomsuna ayah) 52 ayat, kenapa surah yang ke 14 ini di sebut dengan surah Ibrahim, karena di dalam surah ini banyak menceritakan tentang nabi Ibrahim alayhissalam
Allah subhanahu wa ta'ala mengatakan bawah
( waizqola Ibrahim) manakala berkata nabi Ibrahim, ( rabbiza'ala haza balada) hai tuhan ku jadikanlah ini negeri Mekkah ( Amina) aman dan tentram, ( wazzenubni wabaniyya) dan jauhkan aku dan anak-anakku ( anna'budal ashnam) daripada menyembah berhala
Nabi Ibrahim alayhissalam adalah nabi yang sangat akrab dengan kita sesudah Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, setiap hari kita beberapa kali menyebut nama beliau ini, baik di dalam sembahyang atau di luar sembahyang, seperti kita membaca shalawat Ibrahimiyyah, di dalam sejarahnya di sebutkan bahwa
( Hulida Ibrahim bakda Adam alayhissalam bi shalasati alafin wa sab'in wa shalasina Sanah, fi zamani namruz bin kan'an bikusha babil al iraq) nabi Ibrahim itu di lahirkan sesusah nabi Adam 3037 tahun, jadi masa antara nabi Adam dan nabi Ibrahim itu 3037thun, nabi Ibrahim ini di lahirkan di masa namruz bin kan'an
Nah namruz ini adalah merupakan salah satu penguasa dunia, dimana waktu itu namruz ini mengaku sebagai Tuhan, raja yang sangat dzolim dan sangat angkuh, kemudian Allah menunjukkan keperkasaannya, Allah hanya mengirim seekor nyamuk kepada itu namruz yang punya ribuan tentara, Allah kirim seekor nyamuk, nyamuk masuk ke dalam hidungnya sampai ke otak, berhari-hari itu nyamuk menggigit otaknya, akhirnya dia pun menghentakkan kepadanya sendiri ke tembok, diapun mati dengan hina
( Wahuna awwalu manirkrh Tatan) nabi Ibrahim ini adalah awal awal manusia pertama yang khitan, sunnat, sesudah itu manusia pun melaksanakan Sunnah nabi Ibrahim ini, sampailah kepada nabi kita Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam dan masih tetap di terapkan, nah menurut pendapat Al imam Syafi'i khitan itu wajib bagi laki-laki dan perempuan, sedangkan imam Mazhab yang lain seperti imam Ahmad bin Hambal mengatakan bahwa bersunnat itu wajib hanya untuk laki-laki kalau perempuan tidak,
( Wa awwalu man labishan naklayyin )
Dan nabi Ibrahim 'alaihissalam ini adalah orang yang pertama memakai sendal, merupakan bapak peradaban manusia
( Wa awwalu man labishassarowil )
Manusia pertama yang memakai celana,
( Wa awwalu man kasshah syaribah)
Manusia pertama yang memotong kumisnya
( Wa awwalu man qola ma'azzofaroh)
Manusia pertama yang memotong kuku
( Wa awwalu manisthak)
Manusia pertama yang awal-awal bersiwak
( Wa awwalu man Hazaro minal 'anbiya')
Dan nabi Ibrahim adalah awal-awal yang hijrah daripada para nabi-nabi, beliau hijrah dari Irak ke Palestina, pergi lagi ke Mesir, pernah juga tinggal Mekkah
( Wa awwalu Manistaanzabil ma')
Awal-awal manusia yang ber istintak dengan air, dahulu dengan batu-batuan dengan daun-daunnan
( Wa awwalu mar sha')
Manusia pertama yang ber uban, satu hari nabi Ibrahim melihat ada 1 uban, ya Rabb ma haza, apa ini rambut ada warna putih, ( Allah mewahyukan itu Al wakhor) itu tanda orang yang dewasa, maka nabi Ibrahim berdoa, ( Rabbi zidni wakora) ya Allah tambahkan kepadaku kemafanan itu
Dalam agama Islam, syariat nabi kita Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bahwa uban itu adalah merupakan tanda daripada malaikat Israil, artinya menandakan bahwa kita sudah mendapatkan pesan singkat itu bahwa orang-orang yang beruban itu artinya sudah tau, jadi betul-betul lah dalam hidup ini, sehingga di makhruhkan kita mencabut uban itu, karena itu tandanya kita ini fokus lah beribadah kepada Allah
Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda
( La tantifu syaiba) jangan uban itu di cabut, ( maa min muslimin yashibu syaibatan fil Islam Illa qanat lahunuran yaumal qiyamah ) tidak ada orang Islam yang punya uban melainkan itu nanti menjadi cahaya di hari kiamat
( Wakataballahu lahu hasanatan wa Hatta 'anhu khroti'ah) dan Allah tulis itu 1 uban kebaikan dan Allah guguran 1 keburukan
( Wa awwalu Man adhofat dhoyfa)
Awal-awal orang yang menjamu tamu, kalau ada tamu datang kerumsh, nah nabi Ibrahim ini lah orang yang pertama mejamu tamu, dan nabi Ibrahim ini lah di gelar sebagai bapaknya tamu, di dalam hadist di ceritakan bahwa nabi Ibrahim ini tidak akan mahu makan sendiri kecuali besertanya itu ada orang yang menemani beliau makan, bila disediakan makanan tak ada orang maka iapun akan mencari, sampai adalah orang yang mahu menemani beliau makan
Allah subhanahu wa ta'ala menceritakan di dalam Alquran surah azariat ayat 24 dan seterusnya, pada saati tu ada rombongan malaikat datang ke rumah nabi Ibrahim kemudian beliau pun menghidangkan makanan, setelah itu memberikan kabar bahwa istrinya akan melahirkan orang yang berilmu yakni nabi Ishak, istrinya mendengarkan itu terkejut padahal ia mandul, maka malaikat pun berkata sesungguhnya Allah maha bijaksana dan maha mengetahui apa yang kita tidak tahu
Ayat assaffat
Allah subhanahu wa ta'ala mengatakan kepada ibrahim
( Aw hallahu ila Ibrahim, ya Ibrahim, innaka Lamma sallamta Malaka liddhiyfan, wabnaka lilqurban, wannafshaka ilanniron, wa qolbaka ilarahman, ittakroznaka khrolila, )
Ya Ibrahim, manakala engkau menyerahkan harta kamu untuk menjamu orang, engkau serahkan anak engkau untuk di sembelih, engkau serahkan diri engkau di lemparkan ke dalam api oleh namruz, engkau serahkan hatimu kepada tuhan, ( ittakroznaka khrolila) maka kami jadikan engkau kekasih, mangkanya nabi Ibrahim di sebut khrolilullah, atau khrolilurrahman)
Dan kita jangan lupa, bahwa di dalam kubur nanti salah satu yang di tanyakan oleh malaikat Munkar nakir nanti adalah tentang nabi Ibrahim alayhissalam, Ibrahim itu siapa, orang yang beriman kepada Allah akan menjawab
( Al ibrahimul khrolil) Ibrahim Al khrolil itu adalah abahku, Abul 'adiyan, Abah agama, nabi Adam itu Abul Basyar, abahnya seluruh manusia , Rasulullah Abul arwah, bapaknya segala ruh,
dan tidak ada satu agamanya samawi yang tidak senang kepada nabi Ibrahim, Ibrahim di puji oleh orang yahudi, Ibrahim di puji oleh orang Nasrani, Ibrahim di puji oleh orang Islam, Semua agama samawi mengakui nabi Ibrahim, sehingga orang yahudi mengatakan kalau Ibrahim ini Agama Yahudi, orang Nasrani mengatakan agama Ibrahim itu Nasrani,
Maka Allah subhanahu wa ta'ala menurunkan ayat
( Bahwa Ibrahim itu bukan Nasrani, bukan Yahudi, tetapi dia muslim, Orang yang beragma Islam, dan bukan pula orang musrik
( Tuwuffiya Ibrahim, wa'umruhu mi'ata sanah, wadufina bi hibrun, wa tuwuffiya qoblahuzzawzahu Sarah wa hajar, ) Ibrahim wafat dalam umur 200 tahun, menurut sebahagian riwayat, ada yang mengatakan 175 dan adajuga yang mengatakan , dan beliau di makamkan di hibrun, bagian Palestina, dan terlebih dahulu wafat sebelum beliau adalah 2 istri beliau, yakni Sarah dan hajar, ( wataroka shalasata 'asarho minal aulat) meninggalkan 13 orang anak
1. Pertama Ismail paling tua dari istri beliau hajar
2. Ishak dari istri beliau Sarah
Sisanya dari istri beliau yang bernama Qathuroh binti yaktan dan hujun binti uhayib
___________________
( Waizqola ibrahim ) dan manakala berkata nabi Ibrahim ( rabbiz'al hazal balada Amina) ya Tuhanku jadikanlah ini negeri mekkah aman, waktu nabi Ibrahim membangun baitullah, maka nabi Ibrahim berdoa kepada Allah, jadikanlah ini negeri aman, dan di kabulkan oleh Allah, nah aman daripada apa? Aman daripada gempa, aman daripada taupan, aman daripada segala macam yang sifatnya azab Allah subhanahu wa ta'ala
Mekkah Al-Mukarramah itu adalah tanah yang paling di muka bumi ini sesudah tempat yang di mana di makamkannya Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, nomor duanya Mekah
Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda
( Wallahi Inna Kila khroyru 'ardhillah, wa 'ahabbu ardillahi ilallah ) Rasulullah berkata wahai Mekkah engkau ini adalah yang paling baik bumi Allah, dan paling baik dan di cintai oleh Allah, lebih daripada Madinah, kecuali makam Rasulullah itu lebih mulia daripada Mekkah, bahwa juga lebih mulia daripada arah, makamnya Rasulullah lebih mulia, tapi kalau kita berbicara kotanya maka lebih mulia kota Mekkah
Sehingga amal ibadah di kota Mekah itu di gandakan pahalanya oleh Allah subhanahu wa ta'ala, Al imam hasar albasri mengatakan ( shaw mu yaumin bi Mekkah, bi mi'ati Alfin washodakotu dirhamin bi mi'ati alfin, waqullu hasanatin bi mi'ati Alfin ) puasa 1 hari di Mekkah sama dengan puasa 100ribujutax di luar Mekkah, sedekah 1 dirham di gandakan pahalanya 100rubi kali, dan tiap tiap kebaikan di Mekkah itu di gandakan 100ribu, nah itulah Mekkah kota yang sangat di cintai oleh Allah subhanahu wa ta'ala
dan jauhkan aku serta anak anakku daripada menyembah berhala, jadi berdoa untuk keselamatan kampung, berdoa untuk anak itu merupakan Sunnah dan merupakan suatu yang di anjurkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala kepada kita semua
Contohnya macam : ya Allah semalamkanlah kampung kami ini daripada hal hal yang tidak baik, ya Allah jadikanlah anak anakku ini menjadi anak anak yang Sholeh, menjadi anak yang takwa, nah bukan sahaja anak yang di suruh untuk mendoakan orangtua, kitapun sebagai orang tua di anjurkan juga untuk selalu mendoakan anak anak kita
Alquran mengajarkan kepada kita, Al-Furqon ayat 74
nah ini doa yang paling baik di baca, ( rabbana hablana ) ya Allah berikanlah kami, ( min azwazina) daripada pasangan-pasangan kami ( wazurriyatina) keturunan kami, ( waqurrata'akyun) penyenang hati kami, menjadi orang yang takwa kepada Allah, senang hati kita ni
( Waza'alna lilmuttaqina imama) dan jadikanlah orang-orang yang takwa pemimpin kami, imam kami
Nah bukan anak saja yang selalu diminta untuk mendoakan orangtuanya, melainkan orangtuapun di anjurkan untuk selalu mendoakan anak-anaknya
ibrahim ayat 40
_____________________
Surat Ibrahim ini sebagaimana dengan surah lainnya banyak memberikan kepada kita petunjuk dan nasihat daripada Allah subhanahu wa ta'ala kepada kita semua, antara lain di dalam surat Ibrahim ini terdapat ayat yang sangat Mashur, yaitu ayat 7
Allah mengatakan bawah sungguh kalian itu bersyukur, akan aku tambah nikmat kepada kalian kata Allah, manakala jika kalian itu kufur, ingkar kepada nikmatku, sesungguh azabku sangat penuh, bersyukur kepada Allah adalah merupakan suatu kewajiban bagi tiap tiap orang yang beriman kepada Allah subhanahu wa ta'ala
Tapi sayangnya Allah mengatakan di dalam Alquran
sangat sedikit sekali Hambaku itu yang bersyukur, jadi bersyukur ini dari berbagai macam pendapat para ulama mereka mengatakan bawah apa yang di kehendaki kita bersyukur itu , seperti apa?
A. Ada satu pendapat yang mengatakan bahwa syukur itu ada awal ada akhir, syukur itu awalnya adalah ( farahun bil mun'in, 'ala 'in 'a mih) gembira dengan Allah atas pemberiannya, kita gembira dengan Allah atas karunia yang berikan Allah kepada kita
Contohnya: kita berikan Allah kesehatan, kita diberikan Allah hidup, nyaman hidup, diberikan rezeki dan kitapun gembira kepada Allah atas anugrah - anugrah itu
Nah macam mana rasa kita gembira itu?
Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mengajarkan kepada kita( man nazora fiddun ya ila man Huwa dunaahu, wanazora fiddin ila man Huwa fauqohu, kaataballahu shobiro wasyaqiroh ) siapa-siapa yang memandang pada urusan dunia kepada orang yang di bawahnya, memandang urusan akhirat kepada orang yang di atasnya, Allah tulis dia menjadi orang yang sabar sekaligus orang yang syukur
Jadi demikian itu caranya kalau kita hendak gembira dengan anugrah yang di berikan Allah kepada Allah, nikmat yang ada pada diri kita ini maka lihatlah orang yang di bawah kita kalau urusan dunia, ya Allah terima kasih masih banyak yang susah hidupnya ternyata daripada aku ini.
kalau urusan agama jangan kita sekali-kali berani memandang yang di bawah musti yang lebih tinggi daripada kita, ada orang alim kita liat, ada orang yang rajin shalat ke masjid, rajin baca Alquran, ya Allah mudah mudahan aku bisa seperti beliau, kita pun rajin belajar, rajin menuntut ilmu dan berdoa kepada Allah, Karna inilah perhiasan kita di akhirat nanti, supaya kita bisa lebih semangat dalam beribadah kepada Allah
Dan setelah kita bisa melakukan demikian maka di lanjutkan dengan ( tsharfun ni'am birridhol Mun'im ) menggunakan nikmat nikmat yang di berikan oleh Allah itu kepada jalan jalan yang di Ridai oleh Allah, macam anggota tubuh badan kita ini, mata kita gunakan untuk melihat yang di Ridai Allah macam kebaca Alquran, telinga kita gunakan untuk mendengar yang di Ridai Allah macam mendengarkan bacaan Alquran, tangan kita gunakan untuk menolong orang bersedekah dan perkara yang baik baik, kaki kita gunakan untuk melangkah ke tempat tempat yang baik, ke masjid, bekerja mencari nafkah,
duit hasil kerja kita gunakan untuk hal hal yang baik, memberi orangtua, menafkahi anak istri, bersedekah, nah semua nikmat nikmat itu kalau kita gunakan baik nikmat hidup dan seluruh anggota tubuh kita ataupun yang lainnya yang sudah di berikan Allah kepada kita, kalau kita gunakan untuk perkara yang Allah Rida, itu baru benar namanya bersyukur ....
( Walain kafartum Inna azabi lasyadid)
Tapi kalau kita lupa akan segala nikmat yang sudah diberikan Allah kepada Allah, maka siap siap aja dapat musibah, siap siap aja dapat bala, jadi itulah resikonya bukan Allah yang salah, kita sendiri ini yang sebenarnya menghantarkan diri kita kepada perkara yang tidak baik, kita gunakan untuk melakukan dosa dan lainnya, akhirnya apa Allah pun masih memaafkan kita, mengasihi kita, memberikan ampunan kepada Allah, menerima taubat kita, nah tak ada satupun perbuatan Allah itu yang jahat, kita ini saja yang belum memahami apa makna yang sebenarnya daripada bersyukur
Syukur kepada Allah subhanahu wa ta'ala belum bisa terlaksana selama kita belum bisa bersyukur kepada
Allah, Baginda Rasulullah mengatakan
( man lam yaskurinnas, lam yas kurillah) siapa yang tidak bersyukur kepada manusia, maka dia tidak akan bisa bersyukur kepada Allah subhanahu wa ta'ala
A. Syukur kepada Allah itu ? Gembira akan segala nikmat yang sudah di berikan Allah, gunakan semua nikmat itu di jalan yang di Ridai Allah,
B. Nah macam mana kita bersyukur kepada manusia?
Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mengajarkan kepada kita ( man 'asda ilaykum makrufang fakafi'u fa'il lam tas ta ti'u, fad'u lahu Hatta taklamu annakum qodka faktumuhu) barangsiapa yang memberikan kepada kamu kebaikan, ( fakafi'u) maka balaslah kebaikan mereka itu semampumu,
Siapa-siapa yang menyampaikan kepada kita kebaikan, maka hendaklah di balas kebaikan dengan kebaikan
( Fa'il lam tas ta ti'u) jika kamu tidak bisa membalas kebaikan itu, ( fad'u lahu ) doakan dia
( Hatta taklamu 'annakum qodka faktumuhu) sehingga hatimu mengetahui bahwa engkau sudah membalasnya dengan mendoakan kebaikan atasnya
membalas itu bukan musti harus sama nilainya tidak,
Sesuai dengan kemampuan masing-masing
Contohnya macam ada bos memberikan hadiah kepada karyawannya 500ribu, terus apakah karyawannya harus membalas 500ribu juga, tidak seperti itu maksudnya, balas saja apa yang ada, semampunya saja itu artinya
Kalau pun kita ni hidupnya pas-pasan, ( fad'u lahu ) doakan dia, ( jazakallahu khroiran kasira ) semoga Allah memberikan balasan kepada engkau balasan yang banyak nah ini bagus
Nah sekarang siapa orang yang paling baik kepada kita yang musti kita syukuri? Orang yang paling baik kepada kita adalah Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, kenapa? Berkat Baginda Rasulullah lah kita bisa mengenal Allah, kita bisa membaca Alquran, kita bisa berbakti kepada orang tua, kita bisa beribadah, kita bisa menghormsmati Jiran dan tetangga, kita bisa bersosial dengan akhlak yang baik, kita bisa, kita bisa, kita bisa, nah itu semua karena Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam
nah seperti apa kita bersyukur dan membalas kebaikan Baginda Rasulullah seperti apa caranya? Para ulama mengajarkan kepada kita bawah
A. Berbuat baiklah kepada keluarga dan keturunan Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam ketika mengajarkan Islam tidak minta apa-apa ( kulla as'alukum 'alayhi azro) katakan bawah aku ini berdakwah tidak minta upah, ( la as'alukum 'alayhi azro illa mawadata bil qurba ) kecuali tolong cintai keluarga dan kebaratku, ujar nabi kita,
Nah kalau kita bisa berbuat baik kepada keluarga Rasulullah, kita bisa berbuat baik kepada keturunan Baginda Rasulullah nah itu menandakan kita bersyukur kepada Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, nah itu adalah salah satunya
B. Kemudian lagi dengan cara kita senantiasa bersyukur kepada Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam
Nah demikian lah, ingat kalau kita ni tak pandai bersyukur kepada Baginda Rasulullah apapun bentuk amal ibadah yang kita kerjakan itu akan di tolak oleh Allah subhanahu wa ta'ala,
C. Kemudian orang yang paling baik kepada kita siapa? Adalah orangtua kita, maka perbanyak lah mendoakan orangtua kita
Allah subhanahu wa ta'ala mengatakan di dalam Alquran surah Luqman ayat 15
syukur lah kepada aku kata Allah dan kedua orangtua engkau, mendoakan orangtua, menyenangkan hati mereka, membahagiakan mereka, taat kepada orangtua, nah itu tandanya kita bersyukur kepada beliau beliau itu, nah kalau kita tidak bisa bersyukur kepada orangtua, maka kita tidak bisa bersyukur kepada Allah, kalau orangtua kita tidak Rida kepada kita, maka Allahpun tidak akan Rida kepada kita
Dan yang ketiga menurut pandangan agama adalah seorang suami kepada istrinya, seorang istri wajib bersyukur kepada suaminya kalau tidak, maka ia tidak akan bisa bersyukur kepada Allah, nah seperti apa caranya bersyukur kepada suami? Menghormati, mencintai, menganggap besar pemberian suami walaupun kecil itu termasuk bagian daripada syukur
Manakala perempuan-perempuan yang tidak mau bersyukur kepada suaminya, akan mendapatkan neraka, itu kata Rasulullah, kebanyakan yang memasukkan perempuan itu karena ia tidak bersyukur kepada suaminya, bersyukur kepada suami itu bukan ucapan terima kasih bukan seperti itu maksudnya,
Macam menghormati, mencintai, menganggap pemberian daripada suami itu adalah besar walaupun itu kecil, nah kalau kita sudah bisa bersyukur dengan Rasulullah, kita sudah bisa bersyukur dengan kedua otangtus kita, kita sudah bisa bersyukur dengan suami, maka barulah kita bisa bersyukur dengan Allah subhanahu wa ta'ala
Orang-orang yang bisa bersyukur kepada Allah itu jumlahnya sedikit, hanya orang-orang yang beruntung lah yang bisa bersyukur kepada Allah, mudah-mudahan kita semuan ini di tolong oleh Allah dan menjadi orang-orang yang beruntung baik dunia maupun akhirat, aamiin ya Allah aamiin ya rabbal 'alamin ....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar