Pages

Rabu, 06 Maret 2024

Alquran \ 13. Surah Ar-ra'd \ hlm 20

Alhamdulillah, ( assuratu shalisata 'ashara min shuwaril) Qur'an, Suratu ra'ad, surah yang ke 13 dari surah-surah Alquran adalah surah Ar-ra'd, ini surah ( madaniyyatun ) di turunkan kepada Baginda Rasulullah shalallahu alaihi sesudah hijrah dari Mekah ke Madinah ( wa ayatuha ) dan ayat-ayatnya berjumlah ( shalasu wa 'arba'un) 43ayat

Ma makna Ar-ra'd ini, artinya adalah guruh, atau guntur, dan di dalam surah ini ada menyebutkan atau mengisahkan tentang itu guruh tadi, firman Allah subhanahu wa ta'ala di dalam ayat 13 di dalam surah ini 



Bertasbih itu guruh memuji Allah, ini guruh bertasbih memuji Allah, malaikat pun bertasbih karena takut kepada Allah dan Allah mengirim ( showa'iqo) nah kalau ini petir, maka mengenakan Allah akan orang-orang yang Allah subhanahu wa ta'ala kehendaki, dan mereka itu mempermasalahkan, memperdebatkan tentang Allah
( wahuwa shadidul mihal)  dan Allah itu bersangatan keras siksanya 

Guruh ini adalah sesuatu yang sering kita dengar, dan Alquran sangat lengkap tidak akan meninggalkan sedikitpun tentang apa-apa sahaja yang kita hadapi dalam kehidupan dunia dan akhirat ini, nah bagaimana hendaknya kita menyikapi guruh ini supaya kita ini sesuai dengan yang di Ridai oleh Allah subhanahu wa ta'ala

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda
( Innama rakdu wa'indum minallah fa'iza shamiktu muhu fa'amsiku 'anil hadist akrh rozahu Ibnu abi hatim) itu guruh ujar Rasulullah adalah merupakan suatu peringatan daripada Allah, satu ancaman, bilamana kamu mendengar guruh itu ( fa'amsiku 'anil hadist )
Diamlah kamu bertahanlah daripada berkata-kata 

Kemudian di hadist yang lain menyebutkan
( Iza samiktumur ra'da fazkurullah, fa'innahu layusibu zakiro rowahu Tabrani ) bila kamu mendengar guruh, berdzikir kamu kepada Allah, nah yang pertama tadi perintah diam, setelah itu berdzikir kepada Allah, karena itu guruh tidak akan mengenai akan orang-orang yang berdzikir kepada Allah subhanahu wa ta'ala

Hadist yang ke tiga dalam masalah ini Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda
( Man sami'a shawtarra'di faqola Subhanallah wabi hamdih, lamtuhibbuhu shodikoh ) barangsiapa yang mendengarkan guruh kemudian mengatakan subhanallah wabi hamdih maka dia pasti tidak akan kena di tembak petir 

Lanjutan daripada ayat tadi ( Wayursilu showa'iq ) Allah mengirim petir, Allah kenai orang yang Allah kehendaki dan mereka mempermasalahkan, memperdebatkan Allah, ( wahuwa shadidul mihal) dan Allah itu bersangatan keras siksanya

Di dalam kitab hadits di sebutkan datang seorang laki-laki kafir datang kepada Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, laki-laki itu berkata ( ya Muhammad hadistni an Illa 'ikalladzi tad'u ilay) ceritakan kepadaku tentang Tuhan yang engkau ajak manusia kepadanya, 
( aw 'azahabun huwa) adakah tuhan engkau itu terbuat daripada emas, ( 'amma Huwa ) atau terbuat daripada apa? Baginda Rasulullah tidak menjawab pertanyaan ini orang 

Mereka mempermasalahkan tentang Allah ( fanazzalat 'ala sha'il sho'iqoh) tiba-tiba turun akan yang bertanya itu petir ( fa'ahar raqodhu) maka membakar terbakar dia

Di dalam kitab 'i'anah juga di sebutkan bahwa ada suami istri ini hendak berencana apabila nanti lahir anaknya maka akan di namai Allah, berniat mereka, begitu lahir langsung di tembak petir ini anak, karena tidak boleh siapapun, benda apapun bernama Allah selain tuhan kita Allah subhanahu wa ta'ala 

Surah Ar-ra'd ini sebagaimana dengan surah-surah di dalam Alquran banyak memberikan petunjuk atau arahan kepada kita semua, diantaranya pada ayat 20 sampai 24, Allah subhanahu wa ta'ala mengatakan bahwa 

ayat-ayat ini Allah menceritakan tentang satu golongan manusia nantinya menghuni syurga 'adan, mereka itu di samping masuk syurga 'adan, dan mereka diberikan hak untuk bisa mengumpulkan keluarganya bersama-sama di syurga yang demikian itu, nah orang-orang itu adalah orang yang bersifat berakhlak 9 perkara 


1. (  alladzina yufuna bi Ahdillah ) 
Orang-orang yang menunaikan dengan janji Allah, orang yang benar, yang jujur dalam bersumpah atas nama Allah, contohnya macam orang yang kerja di awali dengan bersumpah, macam pejabat-pejabat itu nah, ujarnya saya bersumpah menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, nah ini sumpah demi Allah, Alquran di letakkan di atas kepalanya, 

2. ( Walayankudu nalmishoq? 
Dan mereka tidak ingkar janji, Karna kalau kita mengingkari janji yang sudah kita ikrarkan maka akan mendapatkan laknat daripada Allah

kalau ada orang-orang yang bersumpah itu tapi dia tidak melaksanakan sumpahnya maka dia akan mendapat kutukan Allah subhanahu wa ta'ala, nah inilah resiko orang-orang yang punya pekerjaan ada sampah-sampahnya macam orang-orang pejabat ini, nah kalau dia jujur dalam sumpahnya maka dia mendapatkan syurga 'adan, kalau dia melenceng daripada sumpahnya mendapatkan laknat Allah subhanahu wa ta'ala 

3. Kemudian yang ke 3

Dan orang orang yang menghubungi sesuatu yang di perintahkan Allah untuk dihubungi yaitu silaturrahim, walaupun keluarganya memutuskan hubungan dengannya tapi dia tetap hendak menjalin silaturrahim, keluarganya tidak menghormati dia, tapi dia tetap menghormati keluarganya, dia sayang kepada keluarganya walaupun keluarganya tidak sayang kepadanya 

4. 

Dan mereka itu takut kepada tuhan mereka, takut kepada Allah adalah suatu kewajiban bagi orang-orang yang beriman, Allah mengatakan di dalam Alquran: surah Ali Imran ayat 175
takutlah kalian kepadaku jikalau kalian beriman, ? Nah pertanyaannya takutlah kita kepada Allah? Seperti apa supaya kita takut kepada Allah, ingat aja bahwa Allah maha kuasa, Allah bisa mematikan aku saat ini, Allah bisa mencabut imanku saat ini, Allah bisa melumpuhkanku saat ini, Allah bisa menarik semua hartaku saat ini, nah kita kenali sifat-sifat Allah yang perkasa, akan membuahkan takut kepada Allah 

5. 
Kita wajib beriman bahwa nanti di akhirat ada yang namanya hisab, Takutnya diri kita ini akan datangnya hari dimana kita di hisab oleh Allah subhanahu wa ta'ala 
Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda 
( Mannukisha filhisab utziba ) siapa-siapa yang nantinya di teliti hisabnya, ia pasti akan di siksa

Manusia nanti akan di tanya, berapa umur? 60thun, kemana kau habiskan umur 60 tahun itu kata Allah, apa sahaja yang kau lakukan, nah kalau Allah meneliti hisab kita satu persatu jam demi jam menit demi menit detik demi detik, pasti kita akan di siksa, nah kita mesti takut akan seramnya hisab itu, kita khawatir dan takut kalau Allah benar-benar secara terperinci, meneliti amal perbuatan kita 

Kalau ada orang bertanya takutkah kita di hisab Allah? Iya takut, Nah apa buktinya? Orang yang takut di hisab Allah itu adalah orang yang selalu shalat malam

A. Berdoa kepada Allah, qiyamullail, nah ini yang secara Istiqomah di kerjakannya sampai mati, nah kalau kita takut maka amalkan lah bangun shalat di malam hari

B. Orang yang pemaaf dengan manusia, inilah yang akan menyebabkan kita mudah di hisab oleh Allah 

6. 

Dan orang-orang yang sabar karena Allah 

Nah perlu juga kita belajar berapa macam sabar itu 
1. Ia sabar, agar di katakan orang dia penyabar nah ini adalah perbuatan yang sia sia, tidak ada nilainya 
2. Ada orang itu sabar karena khawatir takut di cela orang dirinya kalau dia ini orang keluh kesah, jadi diapun sabar
3. Dia bersabar, karena dia menganggap keluh kesah itu memang tidak ada gunanya lebih baik aku sabar aja
4. Dia sabar semata-mata mengharap Rida daripada Allah subhanahu wa ta'ala

7. 

Menegakkan shalat? Artinya apa sembahyang itu khusuk, sembahyang itu benar-benar rukunnya, syarat sahnya, adabnya tata keramanya kepada Allah subhanahu wa ta'ala, jangan kita asal-asalan, karena Allah mengatakan bahwa menegakkan shalat, lain dengan mengerjakan, asal di kerjakan aja ini shalat, tapi kalau sudah di perintahkan kepada Allah menegakkan shalat musti benar-benar 

8. 

Dan mereka itu menafkahkan harta mereka di jalan Allah secara sembunyi dan secara terang-terangan, artinya dia bersembunyi kalau ada khawatir di dalam hatinya kalau ia riya', dan dia terang-terangan kalau dia mantap terhindar daripada riya


Dan mereka itu menolak kejahatan dengan kebaikan artinya apa setiap mereka ada salah kepada Allah ada salah kepada manusia maka langsung di ganti dengan kebaikan artinya bertaubat kepada Allah meminta maaf kepada sesama manusia, karena setiap manusia tidak akan pernah lepas daripada dosa, tinggal langkah berikutnya aja apakah mau bertaubat atau membiarkan diri dalam dosa?

Nah 9 perkara itu kalau kita bisa menerapkan di dalam kehidupan kita maka nanti akan di berikan Allah kemuliaan kepada kita sehingga bisa menarik orangtua kita, keluarga kita, berkumpul bersama di surga 'adannya Allah subhanahu wa ta'ala, mudah-mudahan ya Allah aamiin ya Allah aamiin ya rabbal 'alamin 

22.30 insyaallah 








Tidak ada komentar:

More Article about this Blog