Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad shalallahu alaihi wasallam, wa ala Alihi sayyidina Muhammad
Ini surah (makkiyyatun) di turunkan kepada Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam sebelum hijrah dari Mekkah ke Madinah, ( wa ayatuha ) dan ayat-ayatnya
(Shamanun wa this'un ayah) 98 ayat
Kenapa surah ini di namakan dengan surah Maryam, karena di dalam surah ini banyak menceritakan kepada kita tentang Maryam, dan Maryam ini adalah satu nama yang tidak asing bagi kita kaum muslimin dan muslimat, semuanya pasti mengenal Maryam adalah Ummu, ibundanya nabi Isa Al masih 'alaihissolatuwassalam,
Maryam itu artinya ( al'abidah krlhrodimaturrab) perempuan yang ahli ibadah dan perempuan yang berbakti kepada Tuhannya,
Maryam merupakan salah satu perempuan yang agung, yang mulia, yang tinggi martabatnya, banyak sekali firman Allah dan hadist Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam yang menerangkan tentang keutamaan dan kehebatan daripada Maryam ini, di antaranya Allah menyampaikan di dalam Alquran :
ketika berkata malaikat wahai Maryam, sesungguhnya Allah telah memilih engkau, Allah mensucikan engkau, dan Allah memilih engkau atas seluruh perempuan-perempuan seluruh alam.
Hadist Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mengatakan ( Khrairu nisa'il 'alamin 'arba'un, Maryam bintu Imran, wa 'asiyah imro'atu Fir'aun, wa khrodijatu bintu khruwailid, wa fatimatu bintu Muhammad, rowahubnu mardaway ) sebaik-baik perempuan yang ada di alam semesta ini ada 4 :
1. Maryam binti Imran
2. Asiyah istri Fir'aun
3. Sayyidah Khradijah binti khruwailid istrinya junjungan kita Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam
4. Putri nabi kita Sayyidatina Fatimah binti Muhammad Rasulullah shalallahu alaihi wasallam
Adalagi 1 lagi berpendapat adalah
5. istri Baginda Rasulullah aisyah
Dan di dalam hadist lain juga mengatakan di syurga nanti ada 2 pemimpin perempuan yang pertama Maryam binti Imran dan Sayyidatina Fatimah binti Muhammad Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, ada perbedaan pendapat yang mengatakan yang paling mulia salah satu di antaranya, tapi kita lebih condong kepada pendapat ulama yang mengatakan dua-duanya adalah yang paling mulianya perempuan
Kemudian lagi kemuliaan pada saat itu, Hadist Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mengatakan
( Ma min mauluudhin illa was syaiton yamashuni Hiiyna yuladu, fayastahillu sho riqoh min Massi syaitoni iyyah
Illa Maryam wabnaha rowahu Ahmad, Bukhari wa muslim
Tidak ada anak yang di lahirkan, melainkan iya di sentuh syaitan ketika di lahirkan itu, maka diapun ber teriak menangis, kecuali Maryam dan putranya nabi Isa alaihissalam yang tidak pernah di sentuh oleh syaitan
Itu berkat doa yang di kabarkan Allah di dalam Alquran
jadi kalau kita ni melahirkan anak, maka bacalah doa ini mudah-mudahan terhindar daripada gangguang syaitan
________________
Surah ini banyak menceritakan tentang ibundanya nabi isa yakni Maryam, seperti ayat 16 sampai seterusnya, Allah mengabarkan di dalam Alquran
sebutkan wahai Baginda Rasulullah, firman Allah tentang Maryam ketika Maryam itu berjauh dari keluarganya, mengalihkan diri ke suatu tempat di sebelah tidur (yakni Baitul maqdis)
maryam di tempat yang sendirian di dalam dindingnya ada melihat kedatangan laki-laki yang sempurna, maka iapun terkejut dan berkata aku berlindung kepada Allah daripada engkau, jika engkau takwa kepada Allah maka berjauhlah engkau daripadaku Wahai laki-laki
ujar Maryam, bagaimana mungkin aku bisa punya anak, aku ini tidak pernah bersentuhan dengan laki-laki, dan aku ini bukan penzinah
Demikianlah sudah, bahwa Allah yang mengatakan, menjadikan anak tanpa suami itu adalah hal yang sangat mudah bagi Allah, dan anak itu kami jadikan sebagai tanda bagi manusia dan Rahmat daripada kami, itu adalah keputusan yang sudah di putuskan oleh Allah
Allah memerintahkan Jibril meniupkan ruh, maka Maryam pun mengandung, laku dia mengasingkan diri dengan kandungannya itu ke tempat yang jauh
Maka maryampun sakit perut, hendak melahirkan anak, dia memegang ke suatu ranting pohon kurma, dan ia berkata lebih baik aku mati, Karna aku tidak di perhatikan dan di lupakan orang, ini prosesnya satu saat pendapat yang muktamat mengatakan pada saat di tiupkan ruh, kemudian mengandung, kemudian pergi, bersandar di bawah pohon kurma, dan melahirkan pada saat itu, tidak ada namanya proses kandungan 9 bulan, tidak
Jibril pun berseru, jangan engkau sedih wahai Maryam, Allah telah menjadikan di bawah engkau itu ada aliran air yang mengalir
Dan goyangkan itu pohon kurma kepadamu, niscaya ia akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu
Maka makanlah olehmu, minumlah, dan senagkahlah hati kamu, dan lanjutan ayatnya baca, bila mana engkau ada bertemu orang lain, orang lain bertanya anak siapa itu, jawab bahwa aku bernazar bagi tuhan, aku puasa daripada berkata-kata kepada siapa juapun hari ini
maryam datang ke kampungnya membawa anaknya, keluarganya berkata wahai Maryam engkau telah melakukan perbuatan yang sangat mungkar, kenapa engkau ini bawah anak, anak siapa ini, kapan engkau punya suami dan macam macam di tanya
wahai saudaraku, mereka berkata kepada Maryam, bapak engkau bukan orang yang jahat dan ibumu bukan juga perempuan pezinah, nah ini anak darimana?
maryam mengisyaratkan kepada anaknya, coba kalian liat ini anakku,
mereks berkata : bagaimana mungkin kami bisa berbicara kepada anak yang masih kecil ini
maka Bayi itu pun berkata, sesungguhnya aku ini adalah hamba Allah
dan Allah menjadikan aku ini di berkati di manapun aku berapa, dan Allah berwasiat kepadaku melaksanakan shalat dan menunaikan zakat selama aku hidup
dan aku di suruh berbakti kepada ibuku, dan Allah tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka
Demikianlah cerita daripada ibunda Maryam dan nabi Allah isa alayhissalam, sehingga surah ini pun di namakan dengan surat Maryam
_______________
Sebagaimana dengan surah-surah lainnya maka surah ini juga banyak memberikan kita petunjuk dan nasihat yang ingin di sampaikan Allah subhanahu wa ta'ala kepada kita semua, Allah berfirman di dalam Alquran, ini ayat Maryam 71 menceritakan kepada kita tentang kabar pada hari kiamat nan
tidak ada daripada kalian satu orang juapun, melain nanti dia akan melintasi neraka jahanam, di akhirat nanti Allah menceritakan, tidak ada seorangpun dari kalian melainkan semuanya nanti akan lewat neraka jahannam, ini sudah keputusan yang sudah di tetapkan Allah
Kemudian kami selamatkan orang-orang yang takwa dan kami biarkan orang-orang yang dzolim di dalam neraka jahannam itu berlutut, sebahagian ulama tafsir menjelaskan ini ayat tentang siratal Mustaqim, artinya setiap manusia pasti akan melalui titiap siratal Mustaqim, dan telaknya tetap di permukaan neraka jahannam, artinya kalau kita tergelincir di situ maka akan gugur ke neraka jahannam
Di dalam hadist Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mengatakan
( Ya murrunnaas 'ala jisri jahannam wa'alaihi hasakunu wakalalibu wakhrotho tifu, takrhtatifunnas yaminawwashimala, wa'ala jambaihi malaikatun yakuluna, Allahumma sallim, allahumma sallim )
Semua manusia nanti lewat di jembatan di permukaan neraka jahannam, jembatan itu di kiri kanannya di penuhi dengan duri-duri dari neraka, dan juga ada kait kait, yang bisa mengait manusia untuk gugur jatuh ke neraka jahanam, manakala malaikatpun berdoa (allahumma sallim, allahumma sallim) ya Allah selamatkan, ya Allah selamatkan
( Fa minannas mayyamurrum misla barki )
Ada manusia yang lewat di situ seperti kilat, tidak tahu menahu soal ini jembatan permukaan neraka jahanam
Apabila di tanya kepadanya? Apakah engkau sudah lewat di jembatan siratal Mustaqim, maka dia menjawab, oh kami tidak tahu, kenapa? Karna dia lwatnya dari sebrang hendak menyebrang itu sangat cepat, secepat kilat
( Wa minhum mayyamurruuukal farashil majri )
Ada yang lewatnya macam arrih, seperti angin yang kencang, dan ada yang lewat seperti kuda yang di pacu
( Wa minhum mayyas'a syakya)
Ada yang seperti berjalan cepat
( Wa minhum mayyamshi Masya)
Ada yang berjalan lambat
( Fa minhum mayyahbu abwa)
Ada yang berjalan mengesot
( Wa minhum mayyazhubu zahfa)
Ada yang berjalan merayap
Dan ada yang lewat langsung di kait oleh rantai daripada neraka dan iapun gugur ke neraka jahanam, sehingga Allah menjelaskan tidak ada seorang juapun manusia melainkan ia nanti akan lewat di titiap Siratat Mustaqim
Banyak hadist Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam yang memberikan arahan kepada kita bagaimana caranya supaya kita ini bisa lulus, bisa selamat dan tidak jatuh pada saat melewati siratal Mustaqim itu,
kita disuruh mengetahui tentang siratal Mustaqim itu bukan hanya untuk sekedar mengetahui saja, akan tetapi kita juga disuruh agar bisa selamat melintasinya, di antaranya di hadist Baginda Rasulullah mengatakan
(Man yakunil masjidu baitahu da minallah birrawhi warrahmah walzawaz alal Sirat )
Barangsiapa masjid adalah rumahnya, maksudnya hatinya terpaut hendak shalat di masjid 5 waktu tiap hari tak pernah absen, dan sering iktikaf di masjid, maka Allah jamin rezekinya, mendapat Rahmat dan lulus di Titian siratal Mustaqim
Dalam tazkirah imam Al qurtubi di sebutkan
( layyazuza ahadun ashsyirat Hatta yus 'ala bi sab'i kanathir) belum bisa lolos seseorang di Titian siratal Mustaqim itu, sebelum dia di tanya kepada 7 perkara, apabila kita lulus semuanya maka kitapun sampai ke surganya Allah subhanahu wa ta'ala
1. ( Fa 'ammal khrontaratul 'ula, fayus'alu 'anil iman Billah
Fa'in ja'a bihi mukhrlisan jaza ) apabila kita masuk beberapa langsung kepada itu titian Sirat maka akan muncul pertanyaan tentang keimanan kita kepada Allah
Karena di Padang Mahsyar kita akan menemui hisab, sesudah bangkit daripada kubur maka kita menuju hisab, berapa amal baik, berapa amal buruk, sesudah itu lalu di timbang amal kita, kemudian di serahkan buku amal kepada kita, maka buku catatan amal ini kita bawa, kitapun terus berjalan menuju siratal Mustaqim, nah selangkah demi selangkah kita berjalan di titisn itu maka akan ada pertanyaan dan pemeriksaan, yang pertama tadi tentang iman kita kepada Allah
Nah orang-orang yang dahulunya kafir kepada Allah begitu melangkah jelas akan gugur terlebih dahulu, di pemeriksaan pertama ini, Karna jelas mereka tidak beriman kepada Allah subhanahu wa ta'ala, orang-orang yang beriman kepada Allah di penjagaan pertama ini akan selamat diapun meneruskan perjalanannya
2. ( Shumma yus'alu 'alal kontaratissaniyah 'anissholah
Fainja'a biha tammatan jaza )
Kemudian di penjagaan pertama akan di tanya padanya tentang sembahyang, apakah cukup dari awal dia baligh sampai wafat, apakah ada yang kurang atau sudah cukup, semuanya itu tertulis di buku catatan amalnya, apabila sembahyang baik maka di persilahkan dia terus berjalan, apabila ada kurang maka akan gugur
3. ( Shumma yus'alu 'alal kontaratissasilah 'an saumi romadhon ) kemudian di penjagaan seterusnya di tanyakan padanya tentang puasa di bulan ramadan,
( Fainja'a biha tammaaan jaza) jikalau puasanya sempurna maka dia bisa meneruskan perjalanannya
4. ( Shumma yus'alu 'alal kontaratir rabi'ah 'anizzakat)
Di perjalanan seterusnya akan di tanya tentang zakat, bagaimana zakatnya, bagaimana hitungannya, bagaimana cara membaginya, apakah tepat atau tidak
( Fainja'a biha tammataan jaza) jikalau dia sempurna maka di persilahkan dia melanjutkan perjalanannya
5. (shumma yus'alu fil khrommisah anil hajji aal umrah)
Di perjagaan seterusnya di tanyakan padanya tentang haji dan umrah, ini orang sudah haji atau tidak, oh belum, ini orang mampu atau tidak, oh dia mampu dari segi ekonomi dan fisik, tapi tidak berangkat haji, ada duit yang sangat berlebih tapi tidak haji dan umrah, maka iapun gugur ( fainja'a bihi maaatammayni jaza) apabila dia sudah sangat mampu dan sempurna haji/umrahnya maka diapun di persilahkan lewat
6. ( Shumma yus'alu fisshalishah anil
Ghusli Wal wudhu ) kemudian di tanyakan padanya tentang mandi dan wudhu, apakah mandi dan wudhunya itu baik ( fainja'a bihi maaatammayni jaza) jikalau dia bisa membuktikan keduanya itu baik maka diapun bisa melanjutkan perjalanannya
7. ( Shumma yus'alu fisshabi'ah ) ini perjalanan yang terakhir ( wa laysa fil 'khonatir ashabu minha, tidak ada daripada pertanyaan sebelumnya yang paling sulit daripada pertanyaan yang ini ( fayus'alu an dzolamatinnas) disitu di tanya seseorang tentang kedzolimannya kepada manusia, apakah dia pernah berbuat zahat, menipu, menggibah, dzolim kepada orang dan dia mati tidak mau bertaubat kepada Allah atas kesalahannya itu maka disini yang banyak orang gugur, bila kita selamat ini maka kitapun bisa masuk ke syurga tempat yang abadi selamanya
Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda (azzallun ala Sirat kasir, wa 'aksaru mayyazillu 'anhunnnisa) orang-orang yang tergelincir di titiap Sirat itu banyak kata Rasulullah, wa 'aksaru mayyazillu 'anhunnnisa, dan yang paling banyak gugur disitu adalah perempuan, kemudian para ulama membahas kenapa sebabnya,
Ada 5 hal yang menyebabkan perempuan itu gugur di titiap Sirat
1. (Lisanu)Masalah percakapan, berkata-kata
2. (Libasuhun) masalah pakaian mereka, ini perempuan yang tidak malu kepada Allah, asal memakai pakaian tidak tahu lagi mana auratnya, berpakaian itu tidak di larang atas sesuai dengan aturan Allah
3. (Perhiasan) berhias yang berlebihan hingga mendatangkan dosa pada dirinya, hendak di lihat orang, padahal perempuan yang baik itu sopan, malu kalau di lihat orang, kebanyakan tidak, malah suka di liat orang lain, nah ini yang jadi masalah
4. (Tidak bisa menjaga kehormatannya) sayyidah Maryam tadi di puji oleh Allah, surah attarim ayat 12
maryam itu orang yang bisa menjaga kehormatan dirinya, orang yang selama hidupnya tidak pernah di sentuh orang laki-laki yang bukan mahramnya, nah ini perempuan istimewa, hendaknya di jadikan contoh
5. ( Durhaka kepada suaminya
Nah lima hal inilah yang menyebabkan perempuan itu tergelincir tadi di Titian siratal Mustaqim, dan ini kalau kita punya anak perempuan atau istri maka kewajiban kita untuk menasihatinya, memberikan arahan, masalah dirinya menerima atau tidak, di akhir kita tidak tanggungjawab lagi, kita lihati pakaian anak perempuan kita macam apa, perhiasannya macam apa, lihati anak perempuan kita menjaga kehormatannya macam apa, bila salah maka kita sebagai orangtua wajib menegurnya, menasihatinya, meluruskannya, kalau tidak tidak peduli, andaikata nanti di akhirat kita tidak di tuntut lagi oleh Allah karena di dalam dunia ini kita sudah menasihatinya
Sama halnya juga macam istri kita
24.10 insyaallah di lanjutkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar