Pages

Kamis, 17 Oktober 2024

Alquran / 62, suratul jumaa'ah / hlm. 69

Bismillahirrahmanirrahim 

( assaniyatu wassittun min shuwaril qur'an suratul jumaa'ah) yang ke 62 daripada surah-surah di dalam Alquran, yaitu surah Al jumuaah, ini srah( Madaniyyatun)
di turunkan Allah subhanahu wata'ala kepada Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam sesudah beliau hijrah daripada Mekkah ke madinah
( Wa ayatuha ) Dan ayat ayatnya berjumlah 11 ayat 

Sebagaimana kita mengetahui bahwa salah satu nama hari adalah hari Jumaat, dan hari Jumaat itu merupakan hari yang sangat istimewa dan di muliakan oleh Allah subhanahu wata'ala, sebagai yang sudah di sampaikan oleh Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam 
( Inna yaumal jumu'ati, sayyidul ayyam, wa'akzomuha 'indallah, wahuwa a'zhom indallah min Yaumil adha, 
wa Yaumil Fitri, wafihi Krhomsu krhilal, krholaqollahu fihi adama, wa'ahbatallahu fihi adama ilal Ardh, wafihi tawafallahu adama, wafihi sa'atun la yas'alullaha minnal 'abdu syai'an illa 'ata'ullah iyyahu, malam yas'al haraman
Wafihitakumussa'ah, ma min malikin mukorrob 
Walasama'in, wal'ardhin, walariyah, walajibalin, walabahrin, illa wahunna yusfiqna min yaumil jumu'ah Rowahu Ahmad wab Ibnu majah )

Sesungguhnya hari Jumaat adalah sayyidul ayyam penghulu hari, hari Jumaat adalah penghulu, pemimpin hari hari yang lain, dan hari yang paling agung di sisi Allah, daripada hari qurban, idul adha, dan hari fitrah atau idul Fitri, pada hari Jumaat itu ada lima keadaan, Allah menciptakan nabi Adam pada hari Jumaat, Allah menurunkan Adam ke bumi pada hari Jumaat, dan Allah mewafarkan nabi Adam pada hari Jumaat, dan hari Jumaat itu ada sa'ah, ada waktu, yang tidak meminta kepada Allah oleh seseorang pada waktu itu akan sesuatu melainkan akan Allah beri permintaannya,

selama dia tidak meminta hal hal yang di haramkan oleh Allah subhanahu wata'ala maka permintaannya akan di beri, dan pada hari Jumaat itu akan terjadi kiamat, tidak ada daripada malaikat yang muqarrobin, langit, bumi, angin, gunung dan laut, melainkan mereka semua takut daripada hari Jumaat itu, karena hari Jumat itu lah hari dimana terjadinya kiamat, sangat banyak keistimewaan atau kemuliaan, keutamaan yang di berikan Allah kepada hari Jumaat tersebut,

antara lain Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam menyampaikan lagi 
( Man mata laylatal jumuah, awyaumal jumuah, uzira min 'azabil qobri, waza'a yaumal kiyamah wa 'alaihi 
Taba'usshuhada ark rozahu abu nu'aim ) barangsiapa diantara kaum muslimin dan muslimat, yang mati pada malam Jumaat atau siang hari Jumaat, maka dia diselamatkan dari azab kubur, dan dia datang pada hari kiamat maka ada tanda pada dirinya sebagai salah seorang syuhada, nah itu salah satu kemuliaan yang di berikan oleh Allah kepada hari Jumaat tadi 

Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam bersabda
( Innallaha krholaqol ayyam, warhtara Minha yaumal jumuah, wafaddola ummati 'ala sya'iril Umam, waza'ala lahum yaumal jumuah, ) sesungguhnya Allah menciptakan hari, Ahad, isnin, Selasa, Rabu, Khamis, Jumaat, Sabtu, dan Allah telah memilih daripada hari hari itu Jumaat sebagai hari yang utama, dan Allah melebihkan, mengistimewakan ummatku atas sekalian ummat yang lain, dan Allah menjadikan bagi ummatku itu hari Jumat sebagai hari istimewa mereka 

( Faqullu 'amalin yakmaluhu insani Yaumal jumuah, yuktabulahu bi sab'ina Hasanah rowahu tabaroni ) tiap tiap perbuatan, tiap tiap amalan yang di lakukan oleh manusia, para hari Jumaat itu, maka di tulis baginya dengan 70 kebaikan ( fadilatul 'akmal, fadilat keutamaan bahwa apabila di laksanakan itu amalan, amalan pada hari Jumaat, maka akan di lipat gandakan oleh Allah subhanahu wata'ala sampai 70 kebaikan, macam kita bersedekah di hari Jumaat, memberi makan orang hari Jumaat, apapun bentuk amal kebaikan yang kita lakukan pada hari jumaat itu maka akan di lipat gandakan oleh Allah padahalnya dengan 70 kebaikan 

Nah masih banyak lagi daripada hadist hadist Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam tentang keutamaan hari Jumaat ini, Al habib Abdullah bin Alawi Al Haddad mengatakan bawah, ( fa'alaika bihazal yaum bi mulazamatil 'akmalissholihah, wal wadho'i fiddiniyyah, walataz'al laka shughlan bi ghoirihah Illa ayyakuna shrughlan daruriyyah ) ujar beliau hendaklah engkau pada hari Jumaat itu melazimi amal amal yang Sholeh, dan tugas tugas keagamaan, jangan kamu jadikan hari Jumaat itu ada kesibukan lain selain daripada urusan agama atau ibadah kepada Allah, kecuali ada kesibukan yang sifatnya darurat, Karna itu hari Jumaat di khususkan untuk akhirat dan sudahlah kesibukan di hari hari lain dengan urusan dunia, kerugian dan kesia-siaan 

( Wakana yambagrhilil mukmin ayyaz'ala zami'an ayyamihi walayalihi Mustarkhrokotan bil 'amali akhrirotihi, fala'aqolla bizahal yaum Li umurul akhiroh )
adalah sepatutnya bagi orang yang beriman itu menjadikan sekalian hari dan malamnya habis di gunakan untuk urusan akhirat, hari apapun selain daripada Jumaat hendaknya dia sibuk dengan urusan akhirat, apabila tidak bisa demikian, tidak bisa tiap hari, 
fala'aqolla bizahal yaum Li umuril akhiroh) maka tidak boleh tidak, hari Jumat itu gunakanlah untuk beribadah kepada Allah dan urusan urusan akhirat 

Nah sebagaimana dengan surah surah yang lainnya, suruh Al jumuaah ini juga banyak memberikan petunjuk dan arahan kepada kita orang orang yang berikan kepada Allah subhanahu wata'ala, diantaranya adalah ayat 9/10



Hai orang orang yang beriman, apabila di seru bagi sembahyang daripada hari Jumat, hari Jumaat azan, 
( Fas'aw ila dzikrillah ) Maka segeralah datangi itu sembahyang jumaat( Wazarul bai'aa) Dan tinggalkanlah jual beli dan seumpamanya pekerjaan-pekerjaan lain, oleh karena itu menurut para ahli fuqoha, ahli fiqih, seseorang yang melakukan pekerjaan apapun,baik jual beli, berkebun atau macam macam yang lainnya, apabila masih saja di lakukan sesudah azab yang kedua, hari Jumaat, maka itu hukumnya di haramkan, 

Apabila orang orang yang wajib melakukan jumat, mereka masih bekerja sesudah azan jumaat kedua, maka itu di haramkan oleh Allah subhanahu wata'ala, kecuali yang sedang udzur, perempuan-perempuan, atau yang masih kanak-kanak yang mereka itu tidak wajib Jumaat, nah 

Karena yang demikian itu lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui 

Apabila selesai sembahyang, sudah selesai shalat, 
( Pantasyiru fil Ardh) Maka bertebaranlah kamu di muka bumi Allah, ( wabtakrhu min Fadlillah ) cari anugrah Allah subhanahu wata'ala, cari karunia Allah, nah silahkan cari, nah apa yang di maksudkan dengan anugrah Allah itu?

Ibnu Abbas menjelaskan ( lam yukmaru bitoro bi syai'in minad dun ya, ) itu bukan perintah untuk mencari dunia, jadi selesai di masjid itu bukan di suruh langsung bekerja, bukan di suruh untuk jualan, bkan di suruh untuk buka toko, bukan, ( innamahuwa ) hanyasanya yang di maksudkan dengan anugrah Allah itu adalah seperti 
( 'iyyadatul mardho ) Seperti menjenguk orang sakit, 
( Wahudurul zana'ih) Berjiarah, menjenguk orang sakit dan lainnya, ( waziaratul Arkh fillahi ta'ala ) berziarah kepada keluarga, silaturahim, silaturrahmi, dan juga seperti menuntut ilmu, belajar, dan perkara-perkara ibadah lainnya yang mendekatkan diri kita kepada Allah

Jadi sesudah sembahyang shalat Jumaat itu kita di suruh oleh Allah untuk menjadi anugerah Allah subhanahu wata'ala, nah di mana letaknya anugrah Allah itu, seperti tadi, menuntut ilmu berziarah, menjenguk orang sakit, menjalin hubungan keluarga, macam ke rumah ibu dan ayah, atau amal amal ibadah yang lainnya




Dan ingatlah kamu kepada Allah sebanyak-banyaknya, 
( La'allakum tuflihun ) Sesungguhnya kamu akan menjadi orang-orang yang beruntung, Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa salam bersabda 
( 'ala 'unabbi'ukum bi ghoiri 'akmalikum, wa'azkaha
 'indamalikikum Wa'arfa'iha bi darojatikum, ila akhir')
Kata Baginda Rasulullah mahukah kalian aku kabarkan satu amalan yang paling baik, amalan yang paling bersih di sisi Allah, yang paling bisa meninggikan derajat kamu, yang lebih baik daripada menyumbangkan emas dan perak, dan lebih baik bagi kamu amalan itu bahwa kamu berjihad di jalan Allah fisabilillah, nah amalan apa yang paling baik daripada itu semua? 

Maka Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam menyampaikan ( dzikrullah ) yaitu adalah mengingat Allah subhanahu wata'ala, 

Maka ingatlah Allah sebanyak-banyaknya, niscaya kamu akan menjadi orang-orang yang beruntung baik itu di dunia maupun di akhirat 

Nah perlu juga kita belajar bersama apa yang di maksudkan dengan mengingat Allah itu? Apakah di mulut kita allah, Allah, Allah, Allah, atau di mulut kita laa ila ha illallah, dan lain sebagainya, nah apa yang di maksud dengan perbanyak mengingat Allah? dan mengingat Allah itu adalah merupakan amalan yang lebih baik daripada segala macam amalan, 

Maka Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam menjelaskan apa yang di maksud dengan mengingat Allah, Rasulullah shalallahu alaihi wasallam mengatakan
 ( man 'ata Allah , fakodzakarallah, wa'in 'akolla sholatahu washowmahu, Wasoni'ahu lil krhoir akrhozahul qurtubi)
Ujar nabi kita barang siapa yang taat kepada Allah, menjunjung perintah Allah, ( fakodzakarallah) maka itu lah yang di sebut orang yang ingat kepada Allah, sekalipun dia ini sedikit ibadahnya, sedikit sedekahnya, sedikit puasa Sunnahnya, sedikit kebaikannya 

Kalau orang yang bersungguh-sungguh hendak taat kepada Allah itu sudah jelas namanya orang yang mengingat Allah ( waman'ashallah fakodnasi'allah ) barangsiapa yang maksiat kepada Allah maka dia dinamakan orang orang yang lupa kepada Allah sekalipun dia ini banyak puasa Sunnahnya, banyak shalat sunnatnya, banyak kebaikan sosialnya, artinya orang yang banyak taat dalam kehidupannya sehari-hari itulah orang yang di sebut sebagai mengingat Allah, 

Contohnya orang yang berdagang dengan jujur, berdagang, berusaha, di sertai dengan Ihsan, walaupun dia tidak banyak beribadah kepada Allah, maka sudah di sebut dia orang yang taat kepada Allah, tapi orang yang berdagang dengan cara tidak jujur orang yang berusaha dengan cara yang tidak jujur, sekalipun dia banyak sosialnya, banyak berbuat ibadah, tetep di sebut sebagai orang yang lupa kepada Allah subhanahu wata'ala, pegawai, 

pejabat yang banyak mengingat Allah itu macam apa? 
Pegawai dan pejabat yang melaksanakan tugas sesuai dengan sumpah yang di ucapkannya, menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, walaupun dia ini orang yang sedikit amal kebaikannya maka di sebutlah dia orang yang banyak mengingat Allah, tapi sebaliknya, dia tidak melaksanakan apa apa yang sudah dia sumpah kan itu, dia melakukan kedzoliman", kesalahan", walaupun dia malam tahadzut, dia banyak berdzikir kepada Allah, tetap dia fi katakan orang yang melupakan Allah subhanahu wata'ala 

Adapun lagi macam seorang perempuan yang bisa menjaga kehormatannya, perempuan-perempuan yang bisa menjaga auratnya, perempuan yang suami tambah taat kepada suaminya, walaupun dia sedikit beribadah nya, maka di sebutlah dia perempuan yang banyak mengingat Allah subhanahu wata'ala, nah begitu sebaliknya

( Sa'id bin Jubair berkata, azzikru ta'atullahi ta'ala) Dzikir itu artinya adalah taat kepada Allah subhanahu wata'ala 
Contoh, sambil main hp, sambil menonton tv, terlihat maksiat, yang berbukaan aurat, maka langsung ingat Allah, dan palingkan daripada melihat yang demikian itu 
Maka dzikir itu adalah intinya taat kepada Allah, subhanahu wata'ala dalam keadaan apapun yang sedang kita hadapi, bilamana dia berani melakukan perkara dosa dan maksiat maka dia bukan termasuk orang yang ingat Allah, sekalian dia banyak tasbih, banyak tahlil, dan banyak membaca Alquranul Karim 

Nah sudah banyak kita mendengar tentang keistimewaan-keistimewaan, keutamaan daripada hari Jumaat, sudah beberapa kali kita mendengarkan sabda daripada Baginda Rasulullah, perkataan-perkataan para Aulia, para ulama tentang apa yang musti kita lakukan pada hari Jumaat itu, mungkin dahulu kita sudah mendengar tapi belum mendapatkan hidayah daripada Allah untuk mengamalkan apa yang sudah di sampaikan oleh Baginda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam, mudah-mudahan pada saat ini kita semua bisa mengamalkannya, dan bisa menjadi orang-orang yang taat, orang orang yang senantiasa mengingat Allah dalam setiap apapun keadaan yang sedang kita hadapi  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

minta doahkan, insyaallah