Pages

Minggu, 22 Desember 2024

Alquran / 99. Surah Al zalzalah / hlm. 106

Surah yang ke 99 daripada surah surah yang ada di dalam Alquran yaitu surah Al zalzalah, surah Al zalzalah yang artinya adalah keguncangan atau gempa, ini surah Madaniyyatun, di turunkan oleh Allah subhanahu wata'ala kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sesudah hijrah dari Mekkah ke Madinah ( wa Ayatuha ) dan ayat ayatnya berjumlah ( shaman ) 8 ayat 

Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda
( Iza dzulzilat taqdilu nisfal Qur'an wa qulhuwallahu Ahad taqdisu sulsal Qur'an wa qulya ayyuhhal kafirun taqdilu rub'al Qur'an akrhozahul hakim wa sohahah) Sabda Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
( Iza dzulzilat) Bermulanya surah Al zalzalah ini, menyamai dengan separuh Alquran, artinya nilai pahala yang kita baca sama nilainya dengan separuh Al Quran, dan qulhuwallahu Ahad itu menyamai dengan seperti Alquran, sedangkan qulya ayyuhhal kafirun, itu menyampai seperempat daripada Alquran 

Nah jadi artinya kalau kita membaca surah Al zalzalah ini 2 kali, berarti pahalanya sama dengan 1 khatam Alquran, kalau kul huwallahu Ahad 3 kali, sama dengan 1 kali khatam Alquran, sedangkan qulya ayyuhhal kafirun, itu 4 kali sama dengan 1 khatam Alquran, nah ini lah salah satu di antara keutamaan daripada surah Al zalzalah ini

Seorang laki laki pernah datang ke para Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ini laki laki sudah sangat tua orangnya, laki laki itu berkata wahai Rasulullah aku ini orang yang sudah sangat tua, hafalanku sudah tidak ingat langi, ingatanku menurun, lidahku sudah keras, artinya sulit sudah kalau hendak menyebutkan huruf huruf kalau lama baca Alquran, bisanya yang pendek pendek, maka beri aku amalan wahai Rasulullah yang pendek yang bisa aku amalkan 

Maka Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengajarkan kepada laki laki tua itu, ujar nabi bacalah surat Al dzalzalah, Karna ini surah kalau di baca 2 kali akan menyamai 1 kali khatam Al-Qur'an, maka laki laki tadi berkata kalau demikian wahai Rasulullah maka aku akan amalkan surat Al dzalzalah itu

Ujar nabi ( aflaharruzail) maka beruntung itu laki laki yang mengamalkan surat Al dzalzalah, nah ini lah artinya bahwa surat ini sangat patut dan sangat bagus di amalkan bagi orang orang yang sudah sangat tua, sudah uzur, mata sudah kurang untuk melihat, ingatan menurun, nah ini sangat bagus surahnya di amalkan untuk menambah pahala, selain daripada qulhuwallahu Ahad, dan kulya ayyuhhal kafirun, demikian itu lah yang sudah di ajarkan daripada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam 

artinya apabila bumi sudah di guncangkan dengan sangat berguncang, nah ini terjadi 2 kali, yng pertama tiupan malaikat Izrail, kemudian tiupan yang ke dua guncangan bumi yang sangat dahsyat, 

Apabila bumi ini di guncangkan dengan guncangan yang bersangatan, Allah subhanahu wata'ala menjelaskan apabila, berarti ini akan terjadi, namun kapan terjadinya itu guncangan bumi yang bersangatan, atau hari kiamat itu kapan terjadinya, hanya Allah subhanahu wata'ala yang mengetahui persis kapan itu terjadinya hari kiamat 

Jibril alayhissalam pernah bertanya kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ujar Jibril wahai Muhammad ( ma tassa'ah) kapan kiamat itu terjadi, Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab ( mal mas'ul bi'allama minassa'il) ujar nabi yang bertanya sama dengan yang di tanya tidak tahu, 
( Bi krhomsin la yaklamuhunna ilallah) Itu hari kiamat termasuk 5 macam perkara yang tidak tahu siapa juapun melainkan hanya Allah subhanahu wata'ala, yang lima perkara itu adalah antara lainnya 

1. Kapan hari kiamat itu terjadi, persisnya kapan, tidak tahu, Jibril sajapun tidak tahu, 
2. ( Nuzulul khroiz ) Turunnya hujan, berapa jumlah hujan yang turun itu, kalan pastinya turun itu hujan tidak akan ada orang yang tahu 
3. ( Maza taksibu Abdul khrodan) Apa yang kita kerjakan esok hari, apakah kita melakukan ibadah atau dosa, nah tidak akan ada orang yang tahu, kita dapat untung kah, rugi kah, bala atau kabar gembira, tidak ada yang tahu pastinya itu terjadi 
4. ( Ma fil arham, ) Apa yang ada di dalam kandungan seorang itu, itu anak apa laki-laki Tau perempuan, tidak ada yang tahu itu selain daripada Allah 
5. ( Bi ayyin ardin yamutu adbuh) Di mana seseorang itu meninggal dunia, nah kita semuaan ini tidak tahu di mana persisnya kita akan mati, di rumah kah di masjid kah, di dalam perjalanan kah, nah demikian itu lah termasuk kepada 5 perkara yang tidak akan tahu seorang juapun melainkan hanya Allah subhanahu wata'ala 

Seorang laki laki yang bernama Abdul wariz bin Ammar datang kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, ujar laki laki itu wahai Rasulullah 
( innam Ro'ati Hubla) Istri saya sedang mengandung 
( Fa'arkh birni maza talid) Kabarkan lah kepada saya apa yang ada di dalam kandungan itu, artinya apakah anak perempuan atau laki laki, demikianlah pertanyaannya kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam 

Kemudian pertanyaannya Yang ke 2 adalah
 ( wabiladuna jabbah fa akrh birni mata yanzilu khrois) 
Wahai Rasulullah kita ni sudah lama sekali tidak hujan, panas aja ini, bila turunnya hujan wahai Rasulullah 
( Wakod 'alimtu mata wulidtu Fa'arkh birni mata'amud)
Wahai Rasulullah saya tahu kapan di lahirkan, hari sekian tanggal sekian bulan sekalian, tahun ini, nah itu saya tahu, ya rasulallah kabarkan kepada saya tanggal berapa saya mati, ( Wakod 'alimtu ma 'amirtu liyauuma fa'akrh birni Maza 'akmalu khroda ) wahai Rasulullah saya tahu apa yang saya kerjakan hari ini, kabarkan kepada saya apa yang akan saya kerjakan besok, wa'akrh birni mata takumussa'ah) dan kabarkan wahai Rasulullah kepada saya kapan hari kiamat itu terjadi

Nah setelah mendengarkan pertanyaan daripada laki laki yang bernama Abdul wariz bin Ammar tadi maka Baginda Rasulullah pun diam, sehingga Allah subhanahu wata'ala menurunkan ayat di dalam Alquran pada surah Al Luqman, pada ayat 34 di dalam Alquran firman Allah

Bahwa lima perkara itu hanya Allah Subhanahu wa taala yang mengetahuinya, imam Al qurtubi di dalam tafsir beliau mengatakan ( famanidda'a Annahu yaklamu syai'an min hazihi, fakod Kafaro bil qur'an) barangsiapa yang menyebut atau seakan akan tahu dsripadavysng 5 ini maka dia kafir kepada Alquran, ada orang ini mengaku tahu di dalam perut ibu itu laki laki atau perempuan, macam ahli Nujum, tabib, kurang ramal, nah ini kafir kepada Alquran, berarti kafir kepada Allah 

Karna orang yang mengaku tahu terhadap yang 5 perkara tadi di katakan kafir, maka kafir juga orang orang yang mempercayainya, nah jadi kalau ada berita tentang 5 hal ini sedikitpun kita tidak boleh percaya, kalau kita percaya maka kafirlah kita dengan Alquran, siapapun yang menyampaikan tentang 5 perkara ini wajib bagi kita untuk tidak mempecayainya, 

Apabila bumi di guncangkan, guncangan yang pertama terjadinya hari kiamat seluruh gunung gunung dan gedung gedung berterbangan seluruhnya habis, maka bumi pun rata, 

Dan mengeluarkan itu bumi atas seluruh isinya, nah ini tiupan Israfil yang kedua, setelah bumi rata, ada yang mengatakan 40 tahun masanya, dan tiupan yang kedua mengguncangkan bumi sehingga mengeluarkan seluruh isinya termasuk manusia yang mati, emas, perak, dan macam macam seluruh isi yang ada di bumi keluar semuanya, 

Dan mengeluarkan bumi akan segala yang ada di dalamnya, 

Manusia keluar daripada berut bumi hidup, hari berbangkit namanya, ( ma laha ) ujar manusia ada apa ini, rumah rumah tidak ada, gedung tidak ada, rata semua, yang ada hanya mayat mayat manusia, emas perak, pernata, berhamburan semuanya, emas berkata hai manusia apakah engkau tidak menghiraukan aku lagi, berlian berkata hai manusia kenapa engkau tidak menghiraukan aku lagi, dulu engkau di dalam dunia berkelahiran, bersungguh sungguh hendak mendapatkan aku kenapa sekarang engkau biarkan aku, tidak menghiraukan diriku, 

Pada hari itu bumi ini mengabarkan, mengisahkan, menceritakan tentang apa apa yang selama ini kita kerjakan, perbuatan baik buruk yang kita kerjakan di bumi semuanya akan tampak jelas

karena dengan demikian itu sudah di wahyukan oleh Allah kepada bumi untuk mengabarkan yang demikian itu, Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda ( innal Ardo la thurkbiru yaumal kiyamah, bi kulli amalin umila alaiha ) sesungguhnya bumi itu akan bercerita dan mengabarkan pada hari kiamat dengan tiap tiap pekerjaan yang di kerjakan manusia di atas dunia

( Inna fulanan sholla fiyya, wa Hajja fiyya, wa zakka fiyya)
Fulan bin Fulan naik haji, Fulan bin Fulan itu puasa di atas aku, Fulan bin fulan sembahyang di atas aku, Fulan bin Fulan saraka, mencuri, wazana, berzina, wakafara, kafir, wazara dan dzolim fiyya di atasku ) bumi mencerita kabar kabarnya, 

Pada hari itu seluruh manusia bangkit dari kubur 
( Astata) Dengan bermacam-macam, di dalam tafsir Fatkhur Razi, menjelaskan berbagai macam manusia bangkit dari kubur itu, 

( Anna bakdohum yazhabu ilal maukib rokiban, maksiya bil Hasanah wabayatil wujuh, Ilal Munadi Yunadi baina yadaih Haza waliyullah, ) ada sebahagian manusia yang timbul dari kuburnya di sediakan tunggangan dan pakaian yang baik serta putih wajahnya, serta di depannya ada orang yang akan menuntun nya menuju Padang Mahsyar itu sambil berseru ini wali Allah, ini wali Allah, ini wali Allah, 

( Wa'akhrorun yazhabu bihim sudul wujuh, mufatan, 'uratan ma'al salasil wal aghrlal Wal munadih yunadih baina yadaih Haza 'aduwullah ) ada lagi yang lain ketika bangkit dari kuburnya mukanya hitam, tidak ada sendal, tidak ada pakaian, tidak ada tunggangan, bahwa dirinya di belenggu dengan rantai randai, bahkan ada pengawal yang berkata nah ini adalah musuh musuh Allah 

Nah demikian itu lah pengertian daripada ( ashtata) manusia bangkit daripada kuburnya dengan bermacam macam, ada juga pendapat lain daripada ulama tafsir yang mengatakan ( ashtata itu ) artinya adalah bahwa manusia tu bangkit dari kubur menuju Padang Masyar di kelompokkan bersama dengan orang orang yang dia cintai ketika berada di dalam dunia ini, manusia bangkit dari kubur berkelompok kelompok dengan dia orang yang dia cintai, dengan orang yang dia idolakan 

Nah orang yang mengidolakan Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dia akan bangkit dari kubur akan bersama sama dengan rombongan orang orang yang cinta kepada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, jadi kecintaan kita kepada seseorang mengalahkan amal kita, ada orang yang fasik, ada orang yang jahat, tapi dia ini cinta kepada orang orang yang baik maka nanti di Padang Mahsyar dia akan di kelompokkan bersama orang orang yang baik, 

Ada orang yang penuntut ilmu, ada orang yang ahli ibadah tapi dia suka mengidolakan orang kafir, atau orang fasik, atau orang yang dzolim maka di Padang Mahsyar dia akan di bangkitkan bersama mereka itu 

( Al Marhu ma'aman Ahaba Yaumal kiyamah) Ujar Baginda Rasulullah seseorang itu beserta dengan orang yang dia cintai, Pada hari itu seluruh manusia bangkit dari kubur ( Astata) Dengan bermacam-macam, berkelompok kelompok, liyurau akmalahum ? Untuk apa di bangkitkan dari kubur itu untuk di perlihatkan kepada mereka tentang seluruh amal perbuatannya,

Nah padahal Allah itu maha tahu, mampu, dan kuasa, andaikata langsung saja, masuk neraka dan syurga, tapi tidak, allah ingin memperlihatkan kepada kita apa yang sudah kita kerjakan di dalam dunia, sehingga terjadilah hisab, terjadilah timbangan amal, terjadilah perhitungan amal baik dan buruk, untuk apa? Agar kita mengetahui, oh ini perbuatanku yang menyebabkan aku celaka, inilah perbuatan yang ku lakukan sendiri sehingga menyebabkan aku beruntung di akhirat, nah jadi jelas 
(liyurau akmalahum) Agar di perlihatkan kepada mereka apa apa perbuatan yang sudah mereka lakukan sendiri 

Barangsiapa yang berbuat seberat zarrah kebaikan maka dia akan lihat balasan pahalanya, dan barangsiapa yang berbuat seberat zarrah suatu kejahatan, yang dia tidak mahu bertaubat di dalam dunia daripada kejahatan itu kemudian dia mati membawa dosa tersebut, maka dia akan melihat balasan yang akan di sediakan untuknya 

Ini ayat menurut sebahagian para ulama tafsir di turunkan kepada sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dimana sebahagian sahabat itu enggan bersedekah karna sedikit, contohnya ada orang datang hendak minta sedekah, sedangkan di rumahnya itu hanya ada beberapa biji kurma lalu dia enggan memberikan sedekah karna merasa diapun punya sedikit, merasa tidak dapat pahala karna hanya mengasi sedikit 

Maka Allah pun menjelaskan dan menurunkan ayat 

nah barangsiapa yang memberikan walaupun itu sedikit seberat zarrah maka dia akan melihat ganjarannya nanti besar di akhirat , akan di balas oleh Allah subhanahu wata'ala, nah macam ada orang hendak meminta sedekah kemudian kita beri seribu, nah ini kalau ikhlas maka dunia dan isinya tidak akan bisa mengganti pahala apa yang kita berikan seribu itu, asal ikhlas saja

Dan ada juga sebahagian sahabat daripada Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam itu ada yang mengerjakan dosa dosa kecil, dia beranggapan bahwa neraka itu hanya untuk dosa dosa besar, kalau dosa kecil tidak apa apa, maka Allah pun menurunkan ayat 

Dan siapa yang berani mengerjakan kejahatan walaupun seberat zarrah maka dia akan di perlihatkan oleh Allah apa apa yang sudah di kerjakannya itu , nah bagi orang orang yang mendapatkan kasih dan cinta daripada Allah 
Dia di akhirat nanti di panggil oleh Allah dengan tidak di ketahui oleh orang lain, sehingga Allah perlihatkan ini dosa engkau, tapi ini ku ampuni, ini dosa kecil engkau, tapi ku ampuni, sehingga dosa dosa kecil ini akan terhapus dengan perbuatan baik yang banyak pahalanya 

Tapi itu di perlihatkan dwhulu kepada kita kemudian baru Allah ampunkan, nah itu menunjukkan bahwa begitu sayangnya Allah kepada kita, nah ini dosa engkau, tanggal sekian, hari sekian, bulan sekian, detik sekian, engkau melakukan dosa kecil, tapi kata Allah aku ampunkan, nah inilah untungnya orang orang yang mendapatkan kasih sayang daripada Allah, tapi bagi orang orang yang tidak mendapatkan kasih sayang Allah, segalanya di perhitungkan oleh Allah, maka dosa sekecil apapun itu dosa pasti akan di perhitungkan oleh Allah 

Baginda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda berkaitan dengan ayat ini, ( ittakunnar wala bi sikkittamroh, famallam yajid Fabi Kalimatin toyyibah, ) ujar nabi takutlah kalian kepada neraka, hindari api neraka walaupun dengan sebelah kurma, semisalnya kita ini hanya punya sebiji kurma, ada orang hendak maka belah lah itu kurma menjadi dua bahagian, sungguh sebelah kurma itu pun bisa menjauhkan diri kita daripada api neraka, kalau kita tidak punya apa apa sama sekali , ada orang hendak meminta, ( Fabi Kalimatin toyyibah) maka ucapkan kalimat kalimat yang baik yang menyenangkan hati orang orang yang minta itu, nah itupun bisa mendapatkan ganjaran bagi kita di jauhkan Allah subhanahu wa ta'ala daripada api neraka Dan akan memberatkan timbangan kita di akhirat 

Jadi surah Al zalzalah ini merupakan satu surah yang patut kita amalkan dan di baca setiap harinya terutama bagi mereka mereka yang sudah sulit atau udzur, yang susah lagi hendak membaca Alquran yang banyak maka bacalah surah Al zalzalah ini sekurang kurangnya 2 kali sehari karna itu menempati pahalanya seperti 1 kali khatam Alquran 

Tidak ada komentar:

More Article about this Blog